Kecam Israel, Perancis Minta Dewan Keamanan PBB Adakan Pertemuan Darurat
Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot berpidato dalam konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang solusi dua negara bagi Israel dan Palestina di markas besar PBB pada 28 Juli 2025 di New York. Barrot pada Sabtu (30/8/2025) desak AS batalkan penolakan visa anggota Otoritas Palestina yang ingin hadir di Sidang Umum PBB pada September.(AFP/TIMOTHY A. CLARY)
22:36
31 Mei 2026

Kecam Israel, Perancis Minta Dewan Keamanan PBB Adakan Pertemuan Darurat

- Prancis telah meminta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadakan pertemuan darurat untuk membahas masalah di Lebanon.

Permohonan tersebut muncul setelah pasukan Israel memperluas operasi darat mereka dan merebut Kastil Beaufort yang bersejarah di Lebanon selatan.

“Saya telah meminta pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB,” kata Menteri Luar Negeri Perancis Jean-Noel Barrot dilansir Anadolu, Minggu (31/5/2026).

Baca juga: Militer Indonesia-Perancis Mesra, Latihan Bersama di Misi Pegasus 2026

“Karena meskipun kami mengakui hak Israel, seperti hak semua negara, untuk membela diri, tidak ada yang dapat membenarkan kelanjutan operasi militer Israel di Lebanon dan pendudukan wilayah Lebanon yang semakin dalam,” lanjutnya.

Barrot menggambarkan operasi militer Israel di Lebanon sebagai hal yang sangat mengkhawatirkan dan menyebut tindakan Israel sama sebagai kesalahan besar.

Untuk itu, Paris meminta pertemuan darurat untuk membahas situasi tersebut yang berfokus pada operasi militer Israel di Lebanon.

Baca juga: Aktivis GSF Dicegat dan Diculik, Perancis Mau Gugat Israel

Perancis khawatir ketegangan regional meningkat

Pernyataan Barrot mencerminkan meningkatnya kekhawatiran Perancis atas meningkatnya ketegangan regional seiring berlanjutnya aktivitas militer Israel di luar perbatasannya dengan Lebanon.

Barrot juga mendesak Iran dan Amerika Serikat untuk mencapai kesepakatan guna meredakan ketegangan, dengan mengatakan “situasi ini tidak dapat dipertahankan.”

“Konsekuensi dari blokade Selat Hormuz dirasakan setiap hari, di pompa bensin, dan secara lebih umum melalui dampaknya pada ekonomi global dan ekonomi Prancis,” ujar Barrot.

Dia menambahkan rencana misi yang bertujuan untuk menjaga kebebasan navigasi melalui Selat Hormuz masih dalam pertimbangan.

Pekerjaan perencanaan yang sudah berjalan dan diskusi yang sedang berlangsung dengan Teheran dan Washington.

Baca juga: Tegas, Perancis Larang Masuk Menteri Israel Usai Aktivisnya Ditangkap

Israel duduki Kastil Beaufort di Lebanon

Ilustrasi tentara Israel. Militer Israel menunggangi tank di dekat perbatasan Jalur Gaza, Palestina, pada 31 Desember 2023 saat perang Israel-Hamas.AFP/MENAHEM KAHANA Ilustrasi tentara Israel. Militer Israel menunggangi tank di dekat perbatasan Jalur Gaza, Palestina, pada 31 Desember 2023 saat perang Israel-Hamas.

Sebelumnya, pasukan Israel merebut kastil abad pertengahan Beaufort di Lebanon Selatan pada Minggu (31/5/2026), menurut laporan AFP.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan perebutan kastil tersebut menandai pergeseran dramatis dalam kampanye Israel melawan Hizbullah.

"Hari ini, kita kembali ke Beaufort dengan cara yang berbeda. Kita kembali bersatu, bertekad, dan lebih kuat dari sebelumnya," kata Netanyahu dalam pernyataan video.

"Perebutan Beaufort adalah tahapan dramatis dan perubahan dramatis dalam kebijakan yang kami pimpin. Kami telah menghancurkan tembok ketakutan. Kami mengambil inisiatif, kami beroperasi di semua lini, di Suriah, di Gaza, di Lebanon," sambungnya.

Tag:  #kecam #israel #perancis #minta #dewan #keamanan #adakan #pertemuan #darurat

KOMENTAR