WiFi Rumah Bisa “Melihat” Orang Tanpa Kamera, Begini Temuan Peneliti
Kumpulan foto sinyal WiFi(Digital Ethereal)
11:03
1 Juni 2026

WiFi Rumah Bisa “Melihat” Orang Tanpa Kamera, Begini Temuan Peneliti

– Router WiFi yang ada di rumah, kantor, atau kafe ternyata bisa berubah fungsi menjadi alat mata-mata, tanpa modifikasi apa pun.

Temuan mengejutkan ini datang dari para peneliti di Karlsruhe Institute of Technology (KIT), Jerman, yang berhasil mengidentifikasi identitas seseorang hanya dari sinyal WiFi dengan tingkat akurasi mencapai 99,5 persen.

Hasil penelitian mereka dipresentasikan di konferensi keamanan siber bergengsi ACM Conference on Computer and Communications Security pada akhir 2025 lalu.

Teknik pengintaian ini memanfaatkan metode yang dikenal sebagai WiFi sensing.

Pada dasarnya, saat sinyal radio seperti WiFi menyebar dan merambat di sebuah ruangan, sinyal tersebut akan berinteraksi dengan benda dan manusia di sekitarnya.

Sinyal ini bisa memantul, menyebar, atau diserap oleh objek di sekelilingnya.

Dengan menganalisis perbedaan antara ekspektasi perilaku sinyal dengan sinyal yang benar-benar diterima, peneliti bisa menebak dengan akurat detail lingkungan fisik di lokasi tersebut.

"Dengan mengamati rambatan gelombang radio, kami dapat membuat citra (gambar) dari lingkungan dan orang-orang yang hadir di sana," ujar Thorsten Strufe, profesor KIT sekaligus salah satu penulis studi ini.

Strufe menganalogikan cara kerja sistem ini mirip dengan kamera pengawas biasa. Bedanya, teknologi ini menggunakan gelombang radio alih-alih gelombang cahaya untuk mengenali targetnya.

Salah satu celah utama yang dimanfaatkan metode ini berasal dari fitur beamforming yang pertama kali diperkenalkan pada teknologi WiFi 5.

Fitur ini awalnya dirancang agar router WiFi bisa mengarahkan sinyal secara lebih efisien ke perangkat yang terhubung. Untuk melakukan itu, perangkat akan terus mengirimkan data umpan balik kepada router.

Sayangnya, data umpan balik inilah yang ternyata tidak dienkripsi. Data tersebut bisa diakses secara bebas tanpa memerlukan perangkat keras khusus, atau bahkan tanpa harus terhubung langsung ke jaringan WiFi tersebut.

Metode ini bahkan tetap bisa mengidentifikasi seseorang yang sama sekali tidak membawa gadget, asalkan orang tersebut berjalan melintasi jangkauan sinyal jaringan.

Para peneliti KIT kemudian melatih model machine learning untuk menganalisis data BFI tersebut, dan mengenali seseorang hanya dari cara mereka berjalan di dalam jangkauan sinyal WiFi.

Setelah model dilatih, proses identifikasi seseorang hanya butuh waktu beberapa detik.

Dengan kata lain, yang dilacak bukan perangkat yang dibawa seseorang, melainkan pola tubuhnya saat mengubah rambatan sinyal WiFi.

Baca juga: Peringatan Google ke Pengguna HP Android, Jangan Pakai WiFi Publik

Ubah router jadi alat mata-mata

Dalam proses pengujian, para peneliti mengumpulkan rekaman sinyal WiFi dari hampir 200 partisipan. Para peserta diminta berjalan melintasi medan sinyal WiFi dengan berbagai gaya berjalan yang berbeda.

Penulis studi, Julian Todt, memperingatkan bahwa teknologi ini berpotensi mengubah setiap router menjadi alat mata-mata massal.

Sebagai gambaran, jika Anda rutin melewati sebuah kafe yang mengoperasikan jaringan WiFi, identitas Anda bisa dikenali di sana tanpa Anda sadari.

"Anda bisa dikenali di kemudian hari, misalnya oleh pihak berwenang atau perusahaan," tegas Todt.

Sebelumnya, pengintaian serupa juga pernah dilakukan menggunakan metode lawas bernama Channel State Information (CSI). Metode ini mengukur bagaimana sinyal radio berubah saat melintasi ruangan dan memantul ke dinding atau manusia.

Namun, metode CSI jauh lebih sulit diakses karena membutuhkan modifikasi firmware. Selain itu, tingkat akurasi pengenalan identitas gaya berjalan CSI hanya mentok di angka 82,4 persen.

Melihat ancaman fatal ini, para peneliti kini mendesak IEEE selaku organisasi penentu standar industri untuk segera bertindak.

Mereka menuntut penyertaan sistem perlindungan privasi yang jauh lebih kuat pada standar 802.11bf mendatang, yakni standar baru yang ditujukan khusus untuk mengatur aplikasi WiFi sensing, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Gizmodo.

Standar 802.11bf ini memang dirancang khusus untuk meregulasi aplikasi WiFi sensing.

Tag:  #wifi #rumah #bisa #melihat #orang #tanpa #kamera #begini #temuan #peneliti

KOMENTAR