Nova Arianto dan Mimpi Besar Membentuk Generasi Baru Timnas Indonesia
- Pelatih Timnas U19 Indonesia, Nova Arianto menegaskan bahwa target utamanya bukan sekadar mengejar trofi di level usia muda. Baginya, yang paling penting adalah membentuk para pemain agar siap bersaing di timnas Indonesia senior.
Nova Arianto membawa visi jangka panjang untuk generasi muda sepak bola Indonesia menjelang bergulirnya ASEAN U19 Championship 2026. Turnamen ini bukan hanya soal hasil akhir, tetapi juga proses pembentukan mental dan karakter pemain.
Baca juga: Jadwal Timnas U19 Indonesia Vs Myanmar: Ujian Pertama Garuda Muda
“Kalau ditanya mengenai target pribadi, semenjak ditunjuk pertama di Timnas u17 dan, sekali lagi saya terima kasih diberi kesempatan di U20, adalah bagaimana saya ingin membentuk mental pemain, secara psikologi pemain agar pemain itu siap ke timnas Senior,” tuturnya melalui rekaman suara yang diterima Kompas.com.
Fokus pada Proses dan Mental Pemain
Menurutnya, keberhasilan seorang pelatih usia muda tidak hanya diukur melalui gelar juara. Ia justru merasa sukses ketika pemain binaannya mampu menembus level tertinggi dan menjadi tulang punggung timnas senior di masa depan.
“Saya lebih suka, sekali lagi saya lebih suka, dibilang sukses apabila ada pemain timnas U17 atau U20 yang bisa bermain di timnas senior," kata Nova Arianto.
"Karena lolos Piala Dunia, lolos Piala Asia saya kira itu hanya sebagai bagian proses, bagian proses yang dijalani oleh pemain untuk mereka bisa lebih siap nanti di timnas senior,” imbuhnya.
Baca juga: Nova Arianto Mulai Poles Taktik Timnas U19 Indonesia Jelang Piala AFF
Di ASEAN U19 2026 ini, Indonesia kembali datang dengan status juara bertahan. Namun ia tidak ingin pemain terbebani ekspektasi besar publik.
Nova Arianto memilih menanamkan pola pikir fokus dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Seperti Timnas U19 Myanmar menjadi fokus pertama, lalu Timor Leste dan Vietnam setelahnya.
“Secara pribadi, pastinya ingin menjadi yang terbaik, tetapi saya tidak ingin membebani pemain. Saya hanya minta kepada pemain bisa menang di setiap pertandingan," ujar mantan asisten pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong itu.
"Kita akan coba berikan 100 persen apa yang kita punya dan lihat kemampuan kita bisa sampai di mana.”
“Itu menjadi bahan evaluasi kami dan saya berharap pemain juga tidak terbebani dengan status kami sebagai tim juara bertahan. Di awal saya bicara lebih suka mengikuti prosesnya bagaimana fokus dengan Myanmar dan selanjutnya Timor Leste dan Vietnam,” sambungnya.
Timnas U20 Indonesia foto bersama usai menjalani latihan bersama dalam pemusatan latihan yang berlangsung di Stadion Gelora 10 November 2026, Jumat (13/2/2026) malam.
Menyinggung Kegagalan di Piala Dunia U17
Baginya, saat ini proses perkembangan pemain jauh lebih penting dibanding tekanan harus selalu menjadi juara. Ia ingin anak asuhnya berkembang secara mental, teknik, dan psikologi agar siap menghadapi tantangan yang lebih besar di level Asia.
Nova sempat menyinggung perjalanan timnas u17 Indonesia yang gagal melangkah lebih jauh di ajang sebelumnya. Namun, ia tetap optimistis generasi muda Indonesia memiliki masa depan cerah.
“Sekali lagi sebenarnya bukan ranah saya untuk berkomentar tapi di sepak bola kita tidak pernah tahu,” kata Nova Arianto.
Baca juga: Timnas U19 Indonesia Vs Myanmar, Nova Arianto Bahas Target Garuda Muda
“Saya yakin semua persiapannya sudah dipersiapkan dengan baik tetapi kita memang kurang sedikit lagi ya kita gagal."
"Tapi saya yakin ke depannya kita akan ada kualifikasi U17 di bulan September kalau tidak salah, jadi semoga di kualifikasi kita bisa lolos lagi dan menuju ke Piala Asia termasuk Piala Dunia,” pungkasnya.
Tag: #nova #arianto #mimpi #besar #membentuk #generasi #baru #timnas #indonesia