Dokter Viral Ryan Cheung Pernah Kerja 30 Jam Nonstop, Cerita Beratnya Jadi Dokter
Dokter asal Hong Kong bernama Ryan Cheung viral di media sosial china Xiaohongshu usai menangani seorang penumpang pesawat yang pingsan di tengah penerbangan. Sebelum viral karena menolong penumpang di pesawat, Ryan Cheung pernah menjalani jadwal kerja dokter yang berlangsung hingga hampir 30 jam nonstop.(https://x.com/sosmedkeras)
21:25
31 Mei 2026

Dokter Viral Ryan Cheung Pernah Kerja 30 Jam Nonstop, Cerita Beratnya Jadi Dokter

Nama Ryan Cheung belakangan ramai diperbincangkan setelah aksinya membantu penumpang yang pingsan dalam penerbangan menuju Jepang menjadi viral.

Namun jauh sebelum menjadi sorotan publik, dokter asal Hong Kong itu pernah berbicara terbuka tentang beratnya menjalani profesi sebagai tenaga medis.

Dalam wawancara yang dimuat South China Morning Post (8/11/2023), Ryan Cheung mengungkapkan bahwa beban kerja dokter muda di sistem kesehatan publik Hong Kong bisa sangat melelahkan, bahkan hingga memicu kelelahan fisik dan mental.

Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Hong Kong tersebut mengatakan dirinya pernah menjalani jadwal kerja yang berlangsung dari pagi hingga keesokan harinya.

“Di pekerjaan terakhir saya, bukan hal yang aneh bekerja dari pukul 08.00 pagi sampai pukul 14.00 atau 15.00 keesokan harinya,” kata Cheung.

Artinya, satu kali jadwal jaga bisa berlangsung hampir 30 jam tanpa jeda yang cukup.

Baca juga: Ryan Cheung Viral Setelah Selamatkan Penumpang Pingsan di Pesawat, Ternyata Juga Musisi

Pengalaman yang mengubah cara pandangnya

Cheung mengawali karier sebagai dokter setelah lulus pada 2018. Selama beberapa tahun, ia bekerja menangani pasien di rumah sakit umum, termasuk di unit gawat darurat.

Namun pengalaman berhadapan dengan pasien yang sakit kritis setiap hari membuatnya mulai mempertanyakan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Menurut Cheung, melihat kondisi pasien yang dapat berubah dalam waktu singkat membuatnya menyadari bahwa hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana.

“Saya bekerja dengan pasien yang sakit kritis sepanjang waktu. Ada orang yang tampak sehat, tetapi hidupnya bisa berubah dalam sekejap,” ujarnya.

Kesadaran tersebut kemudian mendorongnya untuk mengambil cuti panjang selama enam bulan pada 2023. Masa jeda itu menjadi titik balik dalam hidupnya.

“Saya memutuskan mengambil cuti enam bulan. Itu adalah masa paling bahagia yang saya rasakan dalam waktu yang sangat lama,” kata Cheung.

Baca juga: Hampir 1,2 Miliar Orang di Dunia Alami Gangguan Mental, Anak Muda Paling Terdampak

Burnout jadi tantangan di dunia medis

Ilustrasi dokter. Sebelum viral karena menolong penumpang di pesawat, Ryan Cheung pernah menjalani jadwal kerja dokter yang berlangsung hingga hampir 30 jam nonstop.Freepik Ilustrasi dokter. Sebelum viral karena menolong penumpang di pesawat, Ryan Cheung pernah menjalani jadwal kerja dokter yang berlangsung hingga hampir 30 jam nonstop.

Dalam wawancara tersebut, Cheung juga menyoroti tantangan yang dihadapi banyak dokter muda.

Menurut dia, bekerja semalaman dan kembali bertugas keesokan harinya bukan kondisi yang ideal, baik untuk tenaga kesehatan maupun pasien.

“Setelah bekerja sepanjang malam dan kurang tidur, saya jelas tidak berpikir sebaik atau sejernih biasanya,” ujarnya.

Ia menilai kelelahan akibat jam kerja yang panjang berpotensi memengaruhi kualitas pengambilan keputusan.

Karena itu, Cheung menilai sistem kerja yang terlalu berat dapat berdampak pada banyak pihak.

Meski demikian, ia juga mengaku pernah bekerja bersama rekan-rekan yang sangat suportif, termasuk saat bertugas di unit perawatan intensif pada masa pandemi Covid-19.

Pengalaman tersebut membuatnya tetap menghargai profesi dokter yang telah membentuk perjalanan hidupnya.

Baca juga: Bukan Cuma Hemat, Memasak di Rumah Ternyata Baik untuk Mental dan Jantung

Memilih musik tanpa meninggalkan dunia medis

Setelah masa cutinya berakhir, Cheung sempat kembali bekerja sebagai dokter sebelum akhirnya memutuskan mengejar minatnya di bidang musik.

Ia mengaku telah bermain gitar selama bertahun-tahun, tetapi baru benar-benar fokus menulis dan merekam lagu saat mengambil jeda dari pekerjaannya.

Meski memilih jalur berbeda, Cheung tidak sepenuhnya meninggalkan dunia medis.

Ia tetap berencana menjalani praktik sebagai dokter secara paruh waktu, sambil mengembangkan karier musik yang sudah lama menjadi passion-nya.

“Saya tidak bisa membayangkan mengorbankan semua hal lain hanya demi menjadi dokter,” kata Cheung.

Baginya, kedokteran dan musik bukan dua dunia yang harus dipilih salah satu. Keduanya justru menjadi bagian penting dari perjalanan hidup yang ingin terus ia jalani.

Kini, setelah namanya viral karena membantu penumpang yang pingsan di pesawat, kisah Ryan Cheung kembali menarik perhatian.

Bukan hanya karena aksi heroiknya, tetapi juga karena keberaniannya mencari keseimbangan antara profesi, kesehatan mental, dan mimpi pribadi.

Tag:  #dokter #viral #ryan #cheung #pernah #kerja #nonstop #cerita #beratnya #jadi #dokter

KOMENTAR