BGN Bakal Sasar Santri Salaf sampai Penghuni Rumah Singgah
Ilustrasi makanan bergizi gratis (KOMPAS.COM/BAYU APRILIANO)(Fatah Akrom / KOMPAS.com)
20:32
8 Januari 2026

BGN Bakal Sasar Santri Salaf sampai Penghuni Rumah Singgah

– Badan Gizi Nasional (BGN) optimistis Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjangkau 82,9 juta penerima manfaat pada Mei 2026.

Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menyebut angka tersebut sebagai target awal pelaksanaan program.

“Insyaallah dari sisi jumlah, meskipun kita menargetkan bulan Mei, insyaallah bulan Mei 82,9 juta, ini target awal,” ujar Nanik usai meninjau pelaksanaan MBG di SMK 1 Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Nanik menjelaskan, selain target 82,9 juta penerima manfaat, MBG juga akan diperluas ke kelompok lain yang belum terjangkau. Kelompok tersebut mencakup guru dan tenaga pendidik.

Perluasan itu merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 115 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan MBG.

BGN juga akan menyasar santri pesantren salaf atau pesantren tradisional. Sebagian pesantren tersebut belum terdaftar di Kementerian Agama.

“Itu Pak Presiden ingin karena gizi ini hak anak Indonesia. Jadi di manapun hak anak Indonesia baik yang di pondok resmi misalnya yang terdaftar di Kementerian Agama maupun tidak, akan memperoleh,” ujar Nanik.

Selain santri pesantren salaf, sasaran program mencakup anak-anak di rumah singgah serta anak yang hidup di jalan dan belum tertampung di Sekolah Rakyat.

“Karena nanti mereka akan di sekolah rakyat itu juga akan memperoleh tambahan,” kata Nanik.

Sementara itu, kelompok difabel dan lanjut usia selama ini belum menerima MBG. Kedua kelompok tersebut mendapat bantuan melalui Kementerian Sosial, bukan dari BGN.

Nanik menyampaikan optimisme target 82,9 juta penerima tercapai. Hingga akhir 2025, MBG telah menjangkau 55,1 juta penerima manfaat.

BGN juga mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto agar pelaksanaan program tidak dipaksakan dan tetap mengutamakan kualitas.

“Kenapa jangan ngoyo? Supaya kualitas SDM, kemudian juga pembangunan SPPG sesuai benar-benar Juknis sehingga bisa menuju zero accident tadi. Insyaallah kita akan mencapai,” tutur Nanik.

Presiden Prabowo menargetkan MBG diterima 82,9 juta penerima manfaat dalam waktu dekat.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan Presiden meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi meningkatkan kedisiplinan prosedur pelaksanaan.

Presiden juga menyoroti masih adanya kasus pada Desember 2025.

“Bapak Presiden meminta semaksimal mungkin ini tidak boleh lagi terjadi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan,” ujar Prasetyo di Padepokan Garuda Yaksa, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

Tag:  #bakal #sasar #santri #salaf #sampai #penghuni #rumah #singgah

KOMENTAR