Harga Bitcoin Turun 1,19 Persen, Altcoin Ikut Melemah
- Harga aset kripto bergerak bervariasi dengan kecenderungan melemah dalam perdagangan 24 jam terakhir.
Tekanan jual kembali menekan Bitcoin (BTC), yang masih menjadi barometer utama pasar kripto global.
Berdasarkan data CoinMarketCap Kamis (8/1/2025), harga Bitcoin berada di level 91.302,87 dollar AS, turun 1,19 persen.
Pergerakan Bitcoin selama 24 jam berlangsung fluktuatif.
Harga sempat menyentuh angka terendah di kisaran 90.601,80 dollar AS dan level tertinggi di 93.033,09 dollar AS.
Meski melemah secara harian, performa Bitcoin masih relatif positif dalam jangka menengah.
Dalam sepekan terakhir, harga Bitcoin tercatat menguat 4,06 persen, dan masih naik 1,27 persen dalam 30 hari.
Namun jika ditarik lebih panjang, BTC masih terkoreksi 25,04 persen dalam 90 hari terakhir.
Dari sisi fundamental, kapitalisasi pasar Bitcoin mencapai Rp 1,82 triliun, dengan volume transaksi harian sekitar Rp 40,77 miliar.
Dominasi Bitcoin atas total pasar kripto global mencapai 58,23 persen.
Tekanan jual juga menjalar ke mayoritas aset kripto papan atas.
Ethereum melemah 2,41 persen ke level 3.170,29 dollar AS.
XRP turun 3,48 persen ke 2,181 dollar AS, sementara BNB terkoreksi 0,39 persen ke 902,63 dollar AS.
Solana (SOL) juga ikut melemah 1,63 persen ke posisi 136,97 dollar AS.
Sejumlah altcoin lain seperti Cardano (ADA), Dogecoin (DOGE), Chainlink (LINK), hingga Litecoin (LTC) turut bergerak di zona merah.
Di sisi lain, beberapa aset kripto justru mencatatkan penguatan terbatas.
TRON (TRX) menguat 1,24 persen, UNUS SED LEO (LEO) naik 2,55 persen, dan Bitcoin Cash (BCH) bertambah 0,39 persen.