Anak Usaha DOID Kantongi Kontrak Tambang dengan Adaro hingga 2030
Ilustrasi tambang. (SHUTTERSTOCK/PARILOV)
11:52
23 Februari 2026

Anak Usaha DOID Kantongi Kontrak Tambang dengan Adaro hingga 2030

PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), anak perusahaan utama PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) menandatangani kontrak jangka panjang dengan PT Adaro Indonesia untuk melanjutkan operasional di Tambang Tutupan Selatan, Tanjung Tabalong, Kalimantan Selatan.

Kontrak tersebut berlaku mulai 1 April 2026 hingga 31 Desember 2030.

Dengan penandatanganan ini, BUMA mengamankan keberlanjutan operasional di Tambang Tutupan Selatan hingga akhir 2030.

Baca juga: Anak Usaha DOID di Australia Menangkan Sengketa Perjanjian Kontrak Pertambangan

Ilustrasi batu bara.SHUTTERSTOCK/SMALL SMILES Ilustrasi batu bara.

Berdasarkan kontrak tersebut dan mengacu pada syarat serta ketentuan yang berlaku sebagaimana tercantum di dalamnya, BUMA diperkirakan akan menghasilkan overburden removal sekitar 239 juta bank cubic meter (bcm) dan memproduksi 44 juta ton batu bara.

Volume tersebut setara dengan rata-rata tahunan masing-masing sebesar 50,5 juta bcm untuk overburden removal dan 9,3 juta ton batu bara.

Perseroan menyebutkan, kontrak ini semakin memperkuat kemitraan jangka panjang antara BUMA dan Adaro Indonesia yang telah terjalin selama lebih dari 20 tahun.

Selain itu, kerja sama ini dinilai memperkokoh basis pendapatan berdasarkan kontrak Grup serta meningkatkan visibilitas kinerja keuangan jangka panjang.

Baca juga: Anak Usaha DOID Perpanjang Kontrak Tambang di Australia hingga 2030

Direktur Utama BUMA Ronald Sutardja mengatakan, perpanjangan kontrak tersebut mencerminkan konsistensi kinerja operasional perusahaan.

“Kami dengan bangga mengumumkan perpanjangan kontrak yang signifikan ini dengan Adaro Indonesia, salah satu mitra jangka panjang kami yang berharga," ujar Ronald dalam siaran pers, Senin (23/2/2026).

Ilustrasi batu bara, pertambangan batu bara.PIXABAY/ANATOLY STAFICHUK Ilustrasi batu bara, pertambangan batu bara.

Ronald menyebut, perpanjangan kontrak ini mencerminkan konsistensi kinerja operasional BUMA, serta kapabilitas kami dalam mengelola operasi pertambangan yang kompleks secara teknis dengan standar keselamatan dan keandalan yang tinggi.

"Kontrak ini memperkuat visibilitas pendapatan kami sekaligus menegaskan posisi BUMA sebagai mitra jasa pertambangan tepercaya di Indonesia,” kata dia.

Baca juga: BUMA Internasional (DOID) Catat Pemulihan Kinerja Keuangan hingga Kuartal III 2025

Program pemberdayaan masyarakat

Sejalan dengan kegiatan operasionalnya di wilayah Tabalong, BUMA menyatakan berkomitmen memberdayakan masyarakat melalui berbagai program yang berfokus pada pendidikan, kesehatan, perlindungan lingkungan, serta sosial dan budaya.

Sejumlah inisiatif yang dijalankan antara lain lokakarya keterampilan komputer JIKAMAKA, Youth Broadcasting Class untuk pengembangan industri kreatif, program lingkungan Kampung Iklim, serta dukungan bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) setempat.

Ronald menambahkan, kemitraan dengan Adaro Indonesia tidak hanya mencakup aspek operasional, tetapi juga penciptaan nilai bersama bagi masyarakat sekitar.

"Kemitraan kami dengan Adaro Indonesia tidak hanya terbatas pada pencapaian kinerja operasional, tetapi juga pada penciptaan nilai bersama bagi masyarakat sekitar," terangnya.

Baca juga: Anak Usaha DOID Lunasi Senior Notes 2026 212,25 Juta Dollar AS Lebih Awal

"Kami bangga atas dampak sosial positif yang telah kami bangun bersama dan kami akan terus berinvestasi untuk mendukung kesejahteraan jangka panjang komunitas," imbuh Ronald.

Tag:  #anak #usaha #doid #kantongi #kontrak #tambang #dengan #adaro #hingga #2030

KOMENTAR