Sebuah Kapal Dibajak di Dekat Selat Hormuz, Langsung Menuju Iran
- Sebuah kapal di lepas pantai UEA dekat Selat Hormuz telah dibajak oleh kelompok tak dikenal dan kini menuju perairan Iran, menurut laporan AFP, Kamis (14/5/2026).
“Kapal tersebut dibajak oleh personel yang tidak berwenang saat berlabuh 38 mil laut (70 kilometer) timur laut Fujairah, dan kini menuju perairan teritorial Iran", kata pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris.
Baca juga: Armada Nyamuk Iran Bikin AS Kewalahan di Selat Hormuz
Beberapa kapal telah diserang di atau dekat jalur air utama tersebut sejak Iran dan Amerika Serikat (AS) terus melanjutkan blokade.
Pada Minggu (10/5/2026), Korea Selatan mengatakan sebuah kapal kargo telah ditabrak oleh pesawat tak dikenal di Hormuz.
Sementara Qatar melaporkan, sebuah kapal kargo yang tiba di perairan negara itu dari Abu Dhabi ditabrak oleh drone.
Baca juga: Kapal China Lolos Blokade AS di Selat Hormuz, Amerika Melunak?
Konflik di Selat Hormuz
Sejak perang Iran pecah pada 28 Februari, Teheran telah memblokir lalu lintas melalui Selat Hormuz, yang biasanya mengangkut seperlima pengiriman minyak dan LNG dunia, sebagai respons atas serangan gabungan AS dan Israel.
Gencatan senjata disepakati pada 8 April melalui mediasi Pakistan untuk membuka pintu negosiasi menuju perdamaian.
Namun, pembicaraan antara Washington dan Teheran di Pakistan pada 11 April 2026 gagal menemui kesepakatan, menyebabkan konfrontasi di Selat Hormuz semakin memanas.
Baca juga: Iran Yakin Raup Untung Besar jika Berhasil Kuasai Selat Hormuz
Personel Angkatan Laut Amerika Serikat saat berjaga di kapal USS Monterey (CG 61) yang sedang transit di Selat Hormuz pada 3 Juni 2021.
Militer AS kemudian menerapkan blokade lalu lintas maritim untuk kapal-kapal yang menuju dan dari pelabuhan Iran pada 13 April.
Empat hari kemudian, Israel dan Lebanon menyepakati gencatan senjata selama 10 hari. Di hari yang sama Iran mengumumkan membuka Selat Hormuz menyusul kesepakatan itu.
Jalur air vital tersebut terbuka untuk semua kapal komersial selama periode gencatan senjata tersebut. Langkah ini mendapat pujian Presiden AS Donald Trump.
Baca juga: Blokade Selat Hormuz Dapat Memperburuk Kondisi Kelaparan Global
Namun, Trump menekankan blokade angkatan lautnya terhadap pelabuhan Iran di sepanjang selat tersebut tetap berlanjut.
Merespons hal itu, pada 18 April 2026, Teheran kembali menutup Selat Hormuz akibat AS kukuh memblokade jalur laut tersebut.
Saat ini, kedua pihak tengah bertukar proposal untuk mengakhiri perang, setelah gencatan senjata diperpanjang oleh Trump tanpa batas waktu yang ditentukan.
Tag: #sebuah #kapal #dibajak #dekat #selat #hormuz #langsung #menuju #iran