Doa Franka Franklin Temani Nadiem Makarim Jalani Masa Sulit
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) dalam program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek Nadiem Makarim (kanan) memeluk istrinya Franka Franklin Makarim (kiri) seusai mengikuti sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (13/5/2026). Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Nadiem Makarim hukuman penjara selama 18 tahun serta denda Rp1 miliar subsider 190 hari pidana kurungan, selain itu Nadiem juga dituntut membayar ua
18:00
14 Mei 2026

Doa Franka Franklin Temani Nadiem Makarim Jalani Masa Sulit

- Ujian kehidupan tengah menghampiri keluarga Nadiem Makarim dalam wujud yang berlapis.

Pada Rabu (13/5/2026), mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tersebut, tidak hanya harus duduk mendengarkan pembacaan tuntutan pidana selama 18 tahun penjara terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook.

Pada hari yang sama, ia juga terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk segera mendapatkan penanganan medis.

Baca juga: Cara Istri Nadiem Makarim Berbagi Waktu Antara Keluarga dan Kesibukan

Rentetan peristiwa yang sangat menguras tenaga dan emosi ini direspons secara mendalam oleh sang istri, Franka Franklin Makarim.

Melalui sebuah unggahan di media sosial, Franka membagikan kepingan perasaannya saat mendampingi sang suami melewati salah satu titik paling krusial dalam hidup mereka.

"Kemarin hari dimulai di pengadilan. Malam tadi, Nadiem masuk ke meja operasi untuk kelima kalinya," ujar Franka, mengutip akun Instagramnya pada Kamis (14/5/2026).

Keteguhan hati sang istri dan dukungan publik yang berlimpah

Menjadi jangkar kekuatan suami

Tuntutan pidana yang sangat tinggi tersebut membawa pukulan psikologis tersendiri. Nadiem sempat mengungkapkan rasa kecewa dan sakit hatinya seusai persidangan.

Ia merasa bahwa dedikasi dan pengabdiannya dibalas dengan tuntutan yang begitu berat oleh negara.

Meski diselimuti kekecewaan, ia tetap bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran para pendukung yang membuatnya tidak merasa berjuang sendirian menghadapi panjangnya proses peradilan.

Sebagai pendamping hidup, Franka memilih untuk tidak membiarkan energinya habis berputar di pusaran perkara hukum tersebut.

"Saya tidak akan berbicara tentang tuntutan yang mereka bacakan," kata Franka.

Baginya, memberikan kasih sayang dan perlindungan emosional adalah prioritas yang tidak bisa ditunda. Ia ingin memastikan sang suami merasakan dukungan riil dari orang-orang terdekatnya, termasuk dirinya.

Baca juga: Kata Desainer soal Gaya Berpakaian Kasual ala Nadiem Makarim

"Yang saya tahu, saya ada di sini, kami semua tetap disini. Dan ia, dengan segala yang sedang ditanggungnya, tidak sendiri," ucap Franka.

Kesetiaan ini pada akhirnya menjadi tameng moral bagi Nadiem di tengah badai masalah yang menghantam karir dan hidupnya.

Franka Franklin Makarim menemani sang suami, Nadiem Makarim, menjalani operasi kelima fistula, setelah pembacaan tuntutan 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook, Rabu (13/5/2026)dok. Instagram @frankamakarim Franka Franklin Makarim menemani sang suami, Nadiem Makarim, menjalani operasi kelima fistula, setelah pembacaan tuntutan 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook, Rabu (13/5/2026)

Bertarung melawan penyakit

Seolah beban pikiran dari meja hijau belum cukup, Nadiem harus segera menghadapi kenyataan terkait kondisi fisiknya yang anjlok.

Tepat setelah tuntutan 18 tahun itu selesai dibacakan, ia harus bergegas menuju rumah sakit untuk mendapatkan tindakan kedaruratan.

"Di antara dua momen itu, kami hanya bisa berdoa," ungkap sang istri.

Masa transisi yang berjalan cepat dari tegangnya ruang pengadilan menuju dinginnya ruang bedah, dihabiskan keluarga dengan memanjatkan doa dan harapan.

Baca juga: Mengenal Fistula Perianal, Penyakit yang Dialami Nadiem Makarim hingga Operasi 5 Kali

Nadiem diketahui tengah berjuang melawan fistula perianal, sebuah kondisi infeksi yang memicu terbentuknya saluran abnormal di area ujung usus bagian bawah.

Tindakan medis ini tidak datang tiba-tiba, melainkan merupakan rentetan dari beberapa operasi yang telah dan harus dijalani demi memulihkan kebugarannya.

Harapan untuk ketegaran batin

Himpitan tekanan dari ranah hukum dan kesehatan yang saling berkaitan ini tentu menuntut ketahanan mental yang tidak biasa.

Franka sangat menyadari bahwa proses penyembuhan sang suami akan membutuhkan lebih dari sekadar intervensi alat bedah dan obat-obatan.

Oleh karena itu, ia mengetuk pintu simpati publik untuk ikut mengirimkan dukungan spiritual.

"Yang kami doakan bukan hanya untuk kesembuhannya. Saya mohon doa untuk keteguhan. Bagi kami, bagi semua yang berjuang di tempat yang sama, bagi mereka yang masih menunggu keadilan menemukan jalannya," tutur Franka.

Nadiem Makarim tiba di Pengadilan Tipikor Jakarta untuk menjalani sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook, Senin (11/5/2026). Dalam persidangan, Nadiem mengaku masih menjalani perawatan dan akan segera menjalani operasi.KOMPAS.com/Fristin Intan Sulistyowati Nadiem Makarim tiba di Pengadilan Tipikor Jakarta untuk menjalani sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook, Senin (11/5/2026). Dalam persidangan, Nadiem mengaku masih menjalani perawatan dan akan segera menjalani operasi.

Dukungan dari banyak figur publik

Teks yang Franka unggah beberapa jam lalu ini menuai dukungan dari beragam lapisan masyarakat, mulai dari sipil hingga figur publik. Ada beberapa nama yang mendoakan Nadiem dan Franka melalui kolom komentar.

Pertama adalah aktris Maudy Ayunda yang memberi dukungan dalam bahasa Inggris, "We are with you @frankamakarim @nadiemmakarim". Komentarnya disukai oleh lebih dari 6.000 pengguna Instagram.

Ada juga dukungan dari dr. Mesty Ariotedjo, Sp.A, MPH, selaku dokter spesialis anak kondang yang juga kakak dari mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (2023-2025) Dito Ariotedjo.

"Semoga diberi kesembuhan segera Kak @nadiemmakarim dan Tuhan terangi langkah selaluu, mudahkan, dan buka kebenaran. Peluk kakak hebat @frankamakarim," tulis dr. Mesty.

Figur publik lainnya yang juga menyerukan dukungan adalah Prilly Latuconsina, Rossa, Nessie Judge, Mika Tambayong, Jenny Jusuf, Baila dari grup musi No Na, Marsha Timothy, Angelina Sondakh, dan Citra Scholastika.

Bahkan, anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Partai Golkar, sekaligus mantan istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya alias Ibu Cinta, juga menyuarakan doanya untuk Nadiem dan Franka.

"Doa saya untuk mas nadiem dan bu franka. Semoga Allah, Tuhan Yang Maha Esa, menguatkan, menyembuhkan dan memberi jalan keluar dari setiap kesempitan," tulis dia.

Baca juga: Nadiem, Harvard, Tuntutan 18 Tahun, dan Birokrasi yang Tak Ia Pahami

Tag:  #franka #franklin #temani #nadiem #makarim #jalani #masa #sulit

KOMENTAR