46 Dapur SPPG Gapembi Salurkan 60.000 Porsi Makanan untuk Korban Banjir di Sumbar
Di tengah upaya penanganan banjir yang melanda Kota Padang, para relawan Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Gapembi) melakukan distribusi bantuan makanan ke berbagai posko darurat.
Namun, di antara ratusan relawan yang terjun sejak hari pertama bencana, sebagian turut menjadi korban di wilayah tempat tinggal masing-masing.
Situasi itu mendorong Gapembi menyalurkan bantuan dana sebesar Rp 100 juta bagi para relawan MBG anggota Gapembi yang terdampak banjir dan bencana alam lain.
Ilustrasi makan bergizi gratis (MBG).
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis pada Sabtu (29/11/2025) di Dapur MBG Rangkiang Mini Soccer Padang.
“Relawan kita bekerja tanpa pamrih, bahkan ketika keluarga mereka sendiri ada yang terdampak. Bantuan ini adalah wujud solidaritas kami kepada mereka,” kata Ketua Umum DPP Gapembi Alven Stony dalam siaran pers.
Sementara itu, Ketua Gapembi Sumatera Barat Agung Adhitia Lingga menambahkan, dukungan tersebut menjadi penting bagi relawan yang sudah berjaga sejak hari pertama banjir terjadi.
“Bencana besar seperti ini tidak hanya menuntut kesiapan fisik, tapi juga mental. Bantuan ini memberi mereka tenaga tambahan,” ujarnya.
Penyaluran 60.000 porsi makanan untuk warga terdampak
Dua hari sebelum penyerahan bantuan untuk relawan, Gapembi Sumatera Barat bersama Pemerintah Kota Padang telah menyalurkan 60.000 porsi makanan bergizi untuk 27.433 warga terdampak banjir, banjir bandang, dan longsor di sembilan kecamatan.
Musibah yang dipicu hujan ekstrem sejak Selasa (25/11/2025) menyebabkan ribuan rumah terendam dan jalur utama di Lubuk Minturun tertutup material lumpur.
BANJIR SUMBAR: Foto udara anak-anak berada di antara potongan kayu gelondongan yang bertumpuk di pantai Air Tawar, Padang, Sumatera Barat, Jumat (28/11/2025). Sampah kayu gelondongan itu menumpuk di sepanjang pantai Padang pasca banjir bandang beberapa hari terakhir.
Kecamatan Koto Tangah, Nanggalo, dan Pauh tercatat sebagai wilayah dengan kerusakan paling parah.
Pada Kamis (27/11/2025), Wali Kota Padang Fadly Amran menginstruksikan pemanfaatan dapur Satuan Penyedia Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai dapur umum darurat.
Sekolah sedang diliburkan sehingga kapasitas dapur dapat digunakan sepenuhnya untuk keperluan warga yang mengungsi.
“Makanan yang biasanya disiapkan untuk siswa kini kami fokuskan untuk pengungsi,” kata Fadly.
Menindaklanjuti instruksi tersebut, Gapembi Sumatera Barat menggerakkan 46 dapur SPPG serta dapur anggota Gapembi. Tim relawan mulai memasak sejak pagi hari dan menyiapkan menu bergizi dengan standar penyajian yang sama seperti untuk siswa sekolah.
Makanan kemudian didistribusikan ke posko-posko pengungsian di sembilan kecamatan terdampak.
“Yang kami pikirkan sederhana: warga butuh makan, dan kami punya kemampuan menyediakan makanan bergizi dalam jumlah besar,” ujar Agung.
Sejumlah pejabat yang memantau penyaluran bantuan menyampaikan bahwa makanan siap saji tersebut sangat membantu warga, terutama mereka yang belum dapat memasak akibat rumah terendam atau akses listrik belum pulih.
Tag: #dapur #sppg #gapembi #salurkan #60000 #porsi #makanan #untuk #korban #banjir #sumbar