Phu Quoc, Pulau di Vietnam yang Gantikan Bali Sebagai Pulau Terindah Se-Asia
Ilustrasi Vietnam - Sebuah pantai di Pulau Phu Quoc, Vietnam.(SHUTTERSTOCK / By DeltaOFF)
21:07
27 Desember 2025

Phu Quoc, Pulau di Vietnam yang Gantikan Bali Sebagai Pulau Terindah Se-Asia

Pulau Dewata tidak lagi menjadi favorit turis asing. Setidaknya, bagi sebagian besar pembaca majalah Amerika Serikat (AS), Conde Nast Traveler.

Berdasarkan penghargaan tahunan Readers' Choice Awards kategori Pulau Terindah 2025 oleh Conde Nast Traveler, Phu Quoc di Vietnam menduduki posisi pertama Top Islands: Readers' Choice Awards 2025.

"Sebagai destinasi yang sedang naik daun di Asia, Phu Quoc memiliki semua ciri khas pantai berpasir putih tropis—dan nuansa ketenangan yang sesungguhnya," tulis situs resmi Conde Nast Traveler pada Senin (27/10/2025).

Phu Quoc menyabet peringkat pertama Pulau Terindah 2025 di Asia dengan skor 95,51, menggeser Bali yang berulang kali berada di posisi tersebut.

Sementara itu, Bali berada di posisi keenam dalam kategori Pulau Terindah 2025 di Asia dengan skor 89,84.

Adapun peringkat kedua hingga kelima diisi oleh Langkawi (Malaysia), Koh Samui (Thailand), Boracay (Filipina), dan Palawan (Filipina).

Peringkat ini disusun berdasarkan suara para pembaca Conde Nast Traveler. Tahun ini, 757.109 suara berpartisipasi dalam Readers’ Choice Awards ke-38.

Mereka memilih kategori negara, pulau, kota, hotel, hingga destinasi spa terbaik di seluruh dunia yang dikelompokkan berdasarkan benua masing-masing.

Daya tarik Phu Quoc di Vietnam

Tahun ini menjadi kali pertama Phu Quoc menyabet gelar Pulau Terbaik se-Asia oleh Conde Nast Traveler.

Phu Quoc yang berada di provinsi Kien Giang disebut-sebut menjadi harapan baru pariwisata Vietnam tahun ini, seperti dikutip VN Express.

Phu Quoc kedatangan sekitar 1,2 juta turis asing sepanjang Januari hingga September 2025, meningkat 65,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Angka tersebut bahkan melampaui target kunjungan turis asing sebesar satu juta pada tahun ini.

Berdasarkan data Departemen Pariwisata Provinsi An Giang, jumlah kunjungan turis ke Phu Quoc tercatat lebih dari 6,5 juta orang, termasuk turis domestik, yang berarti melampaui jumlah kunjungan 5,9 juta turis pada tahun lalu.

Sama halnya dengan Bali, Phu Quoc juga menawarkan keindahan alam bagi para pelancong.

Bagi turis asing yang mendarat di kota Ho Chi Minh, bisa melanjutkan perjalanan jalur udara menuju Phu Quoc selama sekitar satu jam.

Begitu tiba di Phu Quoc, wisatawan dapat melihat luasnya bagian tengah dan uatra pulau ini yang diisi dengan perkebunan lada hitam

Turis berkesempatan menyaksikan proses panen rempah ini secara langsung di kebun seluas lebih dari 950 hektar.

Selain itu, di ujung selatan pulau utama terdapat kepulauan An Thoi,yakni kumpulan 15 pulau kecil yang lebih terpencil dengan perbukitan terjal dan perairan yang dipenuhi terumbu karang. Keindahan alam ini dapat dijelajahi dengan snorkeling.

Mengapa Bali tidak lagi menjadi pulau terindah?

Ilustrasi wisata Bali.DOK KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF Ilustrasi wisata Bali.Bali telah berkali-kali menduduki peringkat pertama dalam kategori pulau terindah se-Asia oleh Conde Nast Traveler

Selain jumlah suara yang menurun cukup drastis, situs tersebut tidak menulis alasan Bali tak lagi menjadi pulau terindah di Asia.

Padahal, Bali digambarkan sebagai pulau nyaris sempurna, alam dan spiritualitas bisa bersatu di bawah sinar matahari.

Conde Nast Traveler menulis Bali sebagai salah satu destinasi yang identik dengan overtourism, di mana banyak wisatawan dari berbagai penjuru dunia, berwisata ke pulau ini.

"Pulau ini sayangnya telah menjadi identik dengan konsep pariwisata berlebihan, tetapi masih ada tempat-tempat harta karun budaya tersembunyi dan permata yang belum ditemukan, bila kamu tahu cara mencarinya," tulis situs tersebut.

Belum lama ini, warganet bahkan membagikan pengalaman sepinya wisata di Bali menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali I Wayan Sumarajaya, puncak kunjungan turis ke Bali biasanya terjadi pada akhir Desember.

"Seperti tahun-tahun sebelumnya, bulan November sampai pertengahan Desember adalah low season," kata Wayan dikutip dari Kompas.com, Sabtu (27/12/2025).

Padahal, menurut Ketua Asosiasi Agen Tur dan Perjalanan Indonesia (ASITA) Bali, I Putu Winastra, saat ini Bali memang sedang mengalami penurunan kunjungan turis.

Putu menjelaskan, ada beberapa faktor penyebab terjadinya penurunan kunjungan wisatawan ke Bali jelang libur Natal dan Tahun Baru saat ini.

Faktor pertama adallah pasar wisatawan Eropa Barat yang memang tidak terlalu banyak bepergian saat Natal dan Tahun Baru.

Mereka dinilai lebih banyak berkumpul bersama keluarga di rumah, sementara wisatawan pasar Eropa Timur yang memang melakukan perjalanan karena di daerah asal mereka sedang musim dingin.

Selanjutnya, adanya pemberitaan negatif terkait destinasi di Bali yang belakangan dinilai sangat masif di media sosial, juga berdampak pada kondisi wisata Bali saat ini.

“Saya juga melihat bahwa pemberitaan terhadap Bali sebagai destinasi sangat masif sekali di media sosial. Terutama hal-hal yang negatif, pemberitaan terkait dengan banjir, kemudian sampah, kemacetan, dan overtourism,” kata Putu.

Sama halnya dengan Kadispar Bali, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, juga membantah isu Bali yang sepi dari kunjungan wisatawan selama periode libur akhir tahun.

“Bali tidak sepi, tetap ramai. Hanya ada penurunan sedikit saja sekitar 2 persen,” kata Widiyanti, seperti dilansir Antara, Sabtu (27/12/2025).

Widiyanti mengatakan bahwa penurunan kunjungan hanya terjadi dari sisi wisatawan nusantara.

Meski tak disebutkan jumlahnya, ia membeberkan faktor cuaca yang kurang baik membuat wisatawan nusantara memilih untuk berwisata ke destinasi lain yang ada di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat dan Yogyakarta.

Dari seluruh daerah yang disebutkan, Widiyanti menyoroti banyak wisatawan nusantara pergi ke Yogyakarta.

Di sisi lain kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali tetap meningkat. Berdasarkan data yang ia paparkan sejauh ini sudah ada 6,8 juta kunjungan. Angka itu sudah cukup mendekati jumlah yang ditargetkan yakni tujuh juta kunjungan.

Tag:  #quoc #pulau #vietnam #yang #gantikan #bali #sebagai #pulau #terindah #asia

KOMENTAR