Punya 5 Pemain Muslim, Van Persie Sesuaikan Jadwal Feyenoord di Bulan Ramadhan
Pelatih kepala Feyenoord asal Belanda, Robin van Persie, bereaksi bersama para pemainnya setelah kalah dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Inter Milan dan Feyenoord Rotterdam di Stadion San Siro di Milan, pada 11 Maret 2025.(AFP/PIERO CRUCIATTI)
21:37
22 Februari 2026

Punya 5 Pemain Muslim, Van Persie Sesuaikan Jadwal Feyenoord di Bulan Ramadhan

– Pelatih Feyenoord, Robin van Persie, mengonfirmasi bahwa klubnya menerapkan penyesuaian khusus untuk mendukung pemain Muslim yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Hal tersebut disampaikan Van Persie menjelang pertandingan Liga Belanda melawan Telstar pada Minggu (22/2/2026) atau Senin dini hari WIB.

Ia menegaskan bahwa klub menyesuaikan program latihan tanpa mengurangi standar performa di tengah padatnya jadwal musim.

“Para pemain yang berpuasa selama Ramadhan diperbolehkan datang lebih lambat ke latihan," ujar Van Persie dikutp dari Voetbal Primeur.

"Kami menyesuaikan jadwal mereka yang berbeda dari pemain lain, dan bekerja sama di dalam klub untuk memastikan performa mereka tetap berada di level terbaik."

“Kami memahami bahwa berpuasa sepanjang hari bukan hal yang mudah.”

Baca juga: Cerita Alaaeddine dan Shayne Pattynama Jalani Ramadhan Pertama di Indonesia

Penyesuaian Latihan dan Beban Fisik

Van Persie menjelaskan bahwa staf pelatih memberikan fleksibilitas kepada pemain yang berpuasa, termasuk kemungkinan meninggalkan latihan lebih awal untuk kebutuhan keluarga.

Selain itu, program latihan individu disesuaikan agar beban fisik tetap terkontrol.

Klub menilai puasa dari terbit hingga terbenam matahari merupakan tantangan fisik besar bagi atlet profesional.

Skuad Feyenoord saat ini memiliki sejumlah pemain Muslim, di antaranya Oussama Targhalline (Maroko), Anis Hadj Moussa, Ramiz Zerrouki, serta Ayoub Ouarghi (Maroko).

Baca juga: Persib Ubah Jadwal Latihan Selama Ramadhan, Bojan Hodak Ungkap Alasannya

Liga Belanda Izinkan Jeda Saat Matahari Terbenam

Di luar latihan, Eredivisie juga memberikan kebijakan khusus selama Ramadhan.

Wasit dapat memberikan jeda singkat pada momen bola keluar dari lapangan pertama setelah matahari terbenam.

Pada waktu tersebut, pemain yang berpuasa diizinkan untuk minum atau mengonsumsi nutrisi dengan cepat di pinggir lapangan sebelum pertandingan dilanjutkan.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendukung kebutuhan religius pemain tanpa mengganggu jalannya kompetisi.

Tag:  #punya #pemain #muslim #persie #sesuaikan #jadwal #feyenoord #bulan #ramadhan

KOMENTAR