10 Akses Tol Palembang–Bakauheni yang Sering Dilalui Wisatawan, Catat Sebelum Road Trip
- Perjalanan darat dari Palembang menuju Bakauheni, atau sebaliknya, kini bukan lagi cerita tentang jalur panjang yang melelahkan.
Kehadiran Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) membuat mobilitas antardaerah di Sumatera Selatan dan Lampung jauh lebih cepat, nyaman, dan terukur.
Tak heran, rute Palembang–Bakauheni menjadi salah satu jalur favorit wisatawan, terutama saat musim liburan, mudik, atau akhir pekan panjang.
Bagi pelancong yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, atau wisatawan dari Jawa yang ingin menjelajah Lampung hingga Palembang, memahami akses gerbang tol (GT) menjadi kunci perjalanan yang lancar.
Di sepanjang rute ini terdapat sekitar 18 gerbang tol, namun hanya beberapa yang paling sering digunakan dan menjadi akses utama wisatawan.
Berikut ini 10 akses tol Palembang–Bakauheni yang paling sering dilalui wisatawan, lengkap dengan fungsi strategisnya, agar perjalananmu lebih terencana dan efisien.
1. Gerbang Tol Bakauheni Selatan
GT Bakauheni Selatan bisa dibilang sebagai gerbang utama Sumatera bagi wisatawan dari Pulau Jawa.
Gerbang ini terhubung langsung dengan Pelabuhan Bakauheni, pintu penyeberangan tersibuk di Indonesia.
Saat musim liburan, arus kendaraan di titik ini meningkat signifikan, terutama kendaraan pribadi dan bus wisata.
Bagi wisatawan, gerbang ini bukan sekadar pintu tol, melainkan awal petualangan di Sumatera atau akhir perjalanan panjang dari Palembang dan sekitarnya.
2. Gerbang Tol Kalianda
Gerbang Tol Kalianda menjadi akses favorit wisatawan yang ingin singgah menikmati pesona pantai Lampung Selatan.
Dari sini, pelancong dapat menuju kawasan wisata seperti Pantai Marina, Pantai Embe, hingga spot wisata keluarga di sekitar Kalianda.
Letaknya yang strategis membuat GT Kalianda sering digunakan untuk perjalanan santai, tidak hanya lintas provinsi, tetapi juga wisata lokal.
3. Gerbang Tol Sidomulyo
GT Sidomulyo melayani wilayah Lampung Selatan bagian tengah. Meski tidak sepopuler Kalianda, gerbang ini cukup sering dilalui wisatawan yang ingin menghindari kepadatan atau memiliki tujuan spesifik di wilayah Sidomulyo dan sekitarnya.
Gerbang ini juga kerap menjadi jalur alternatif bagi pengendara yang ingin mengatur waktu tempuh lebih fleksibel.
4. Gerbang Tol Kotabaru
Bagi wisatawan yang hendak menuju Bandar Lampung, GT Kotabaru adalah salah satu akses terpenting.
Lokasinya dekat dengan pusat pemerintahan Provinsi Lampung dan kawasan pendidikan seperti Institut Teknologi Sumatera (ITERA).
Tak sedikit pelancong yang memanfaatkan gerbang ini untuk singgah kuliner, menginap, atau menjelajah destinasi urban di Bandar Lampung sebelum melanjutkan perjalanan.
5. Gerbang Tol Terbanggi Besar
GT Terbanggi Besar merupakan simpul krusial di JTTS. Di titik ini, ruas Bakauheni–Terbanggi Besar bertemu dengan ruas Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung.
Karena itu, gerbang ini kerap menjadi titik transit, tempat istirahat, atau penentu arah perjalanan.
Bagi wisatawan jarak jauh, Terbanggi Besar sering dijadikan patokan tengah perjalanan sebelum melanjutkan ke Sumatera Selatan.
6. Gerbang Tol Gunung Sugih
Gerbang ini melayani akses menuju Gunung Sugih, ibu kota Kabupaten Lampung Tengah. Wisatawan yang ingin menjelajah wilayah tengah Lampung atau menuju destinasi-destinasi lokal di Lampung Tengah biasanya keluar melalui GT Gunung Sugih.
Selain itu, area sekitar gerbang ini relatif tenang, cocok bagi pengendara yang ingin menghindari kepadatan jalur utama.
7. Gerbang Tol Lambu Kibang
GT Lambu Kibang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Tulang Bawang Barat dan Kabupaten Mesuji.
Meski tidak selalu ramai, gerbang ini cukup penting sebagai akses lintas wilayah dan jalur distribusi kendaraan dari dan menuju Sumatera Selatan.
Wisatawan yang melakukan perjalanan panjang sering melewati gerbang ini tanpa disadari sebagai bagian dari lintasan antardaerah.
8. Gerbang Tol Pematang Panggang
Memasuki Sumatera Selatan, GT Pematang Panggang menjadi penanda transisi wilayah dari Lampung.
Gerbang ini sering dilalui wisatawan yang melakukan perjalanan non-stop dari Bakauheni menuju Palembang atau sebaliknya.
Banyak pengendara menjadikan kawasan ini sebagai titik cek kondisi kendaraan sebelum melanjutkan perjalanan yang lebih panjang.
9. Gerbang Tol Kayu Agung
GT Kayu Agung merupakan salah satu akses vital di Sumatera Selatan. Gerbang ini menghubungkan ruas tol dari Lampung dengan ruas Kayu Agung–Palembang.
Selain itu, akses ini juga memudahkan wisatawan menuju pusat Kota Kayu Agung. Kota ini kerap menjadi lokasi singgah untuk beristirahat, mengisi bahan bakar, atau sekadar menikmati kuliner lokal.
10. Gerbang Tol Keramasan
GT Keramasan adalah salah satu pintu masuk utama menuju Kota Palembang. Tak heran jika gerbang ini sangat ramai, terutama saat arus libur panjang, mudik, atau akhir pekan.
Bagi wisatawan, Keramasan menjadi akses strategis menuju pusat kota, destinasi wisata Sungai Musi, Jembatan Ampera, hingga kawasan kuliner khas Palembang.
Perjalanan Lebih Singkat, Perencanaan Lebih Matang
Keberadaan gerbang-gerbang tol ini terbukti memangkas waktu tempuh Palembang–Bakauheni secara signifikan.
Jika sebelumnya perjalanan darat bisa memakan waktu seharian, kini rute tersebut dapat ditempuh sekitar 3,5 hingga 6 jam, tergantung kondisi lalu lintas dan cuaca.
Namun, meski tol membuat perjalanan lebih cepat, perencanaan perjalanan tetap menjadi kunci.
Mengetahui akses gerbang tol yang akan dilalui membantu wisatawan mengatur waktu istirahat, memilih jalur terbaik, dan menghindari kepadatan.
Dengan memahami 10 akses tol Palembang–Bakauheni yang sering dilalui wisatawan ini, perjalanan lintas Sumatera tak hanya lebih efisien, tetapi juga lebih nyaman dan menyenangkan.
Cocok bagi kamu yang sedang menyiapkan road trip keluarga, perjalanan wisata, atau sekadar lintas provinsi tanpa ribet.
Tag: #akses #palembangbakauheni #yang #sering #dilalui #wisatawan #catat #sebelum #road #trip