Analisis Alessandro Del Piero Usai Juventus dan Atalanta Tumbang: Tak Ada Peluang untuk Comeback
Gelandang Juventus, Manuel Locatelli, bereaksi pada laga leg pertama play-off babak knockout Liga Champions UEFA antara Galatasaray SK dan Juventus FC di Rams Park, Istanbul, pada 17 Februari 2026.(AFP/OZAN KOSE)
10:32
18 Februari 2026

Analisis Alessandro Del Piero Usai Juventus dan Atalanta Tumbang: Tak Ada Peluang untuk Comeback

Nasib klub Italia, Juventus, berada di ujung tanduk setelah menelan hasil minor pada leg pertama babak play-off menuju 16 besar Liga Champions 2025-2026.

Legenda hidup klub, Alessandro Del Piero, bahkan meyakini bahwa wakil-wakil Serie A saat ini tengah menghadapi krisis besar di panggung antarklub paling bergengsi tersebut.

Kekalahan telak yang dialami Juventus saat bertandang ke Turki menjadi indikator kuat rapuhnya performa tim-tim Italia di Liga Champions 2025-2026.

Sejauh ini, Serie A terancam kehilangan mayoritas wakilnya bahkan sebelum kompetisi memasuki fase gugur yang sebenarnya.

Pada Selasa (17/2/2026), dua tim Italia yang berjuang di babak play-off, yakni Juve dan Atalanta, harus pulang dengan tangan hampa.

Baca juga: Sorotan Del Piero ke Pemain Juventus usai Ambruk di Markas Galatasaray

Si Nyonya Tua dipaksa menyerah dengan skor telak 2-5 dari tuan rumah Galatasaray.

Di tempat lain, La Dea juga tidak berdaya setelah ditekuk Borussia Dortmund dengan skor 0-2.

Kondisi ini memperpanjang luka bagi sepak bola Italia. Sebelumnya, Napoli sudah lebih dulu tersingkir di fase liga setelah hanya mampu bertengger di posisi ke-30 klasemen.

Praktis, beban berat kini berada di pundak Inter Milan yang masih akan bertanding di babak yang sama.

Pesimisme Alessandro Del Piero

Meskipun masih ada leg kedua yang akan dimainkan pada 25 Februari mendatang, Alessandro Del Piero meragukan adanya keajaiban bagi mantan timnya maupun klub asal Bergamo tersebut.

Berbicara di studio Sky Sport, peraih trofi UEFA Champions League 1996 itu memberikan analisis yang cukup pedas.

Baca juga: Hasil Lengkap Liga Champions 2025-2026: Juventus Kalah dari Galatasaray, PSG dan Real Madrid Menang

"Apakah Juventus dan Atalanta bisa membalikkan keadaan? Tidak," katanya saat memberikan komentar di studio Sky Sport.

Momen selebrasi gol Davinson Sanchez dengan rekan satu timnya dalam laga playoff Liga Champions Galatasaray vs Juventus FC di Rams Park di Istanbul pada 17 Februari 2026. (Foto oleh OZAN KOSE / AFP)AFP/OZAN KOSE Momen selebrasi gol Davinson Sanchez dengan rekan satu timnya dalam laga playoff Liga Champions Galatasaray vs Juventus FC di Rams Park di Istanbul pada 17 Februari 2026. (Foto oleh OZAN KOSE / AFP)

Del Piero melihat ada masalah mendasar yang dialami kedua klub, terutama terkait masa transisi kepelatihan yang sedang berjalan.

"Mungkin dari apa yang kita lihat malam ini, Atalanta punya peluang lebih besar, juga karena defisit gol mereka lebih sedikit," tegas Del Piero.

"Tetapi, sepertinya ini takdir yang sama-sama didapatkan dua tim yang membagi trauma ketika mereka sama-sama mengganti pelatih."

"Ada isu-isu yang harus dilalui tim. Beberapa pertandngan ke depan akan menentukan siapa yang membuat langkah tepat atau apakah ini adalah tahun transisi buat kedua tim," imbuhnya.

Tantangan Statistik dan Sejarah

Prediksi suram yang dilontarkan sang legenda didukung oleh data statistik UEFA sejak dihapusnya aturan gol tandang pada musim 2021-2022.

Tercatat, sekitar 80 persen tim yang berhasil memenangi leg pertama di fase gugur selalu sukses melaju ke babak berikutnya.

Hal ini tentu menjadi tembok besar bagi Juventus yang harus mengejar selisih tiga gol di leg kedua nanti.

Baca juga: Alessandro Bastoni Akui Sengaja Diving saat Lawan Juventus: Saya Melebih-lebihkan Sentuhan

Jika ramalan sang legenda terbukti benar, maka Italia harus bersiap menerima kenyataan pahit hanya menyisakan satu atau bahkan tanpa wakil sama sekali di babak 16 besar, tergantung pada hasil yang akan diraih Inter Milan.

Tag:  #analisis #alessandro #piero #usai #juventus #atalanta #tumbang #peluang #untuk #comeback

KOMENTAR