Tantang ''Pembunuh Raksasa'' Bodo/Glimt, Cristian Chivu Minta Pemain Inter Ekstrawaspada
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memberikan respons bijak terkait tantangan berat yang bakal dihadapi skuadnya saat bertandang ke markas tim kejutan, Bodo/Glimt.
Laga ini diwarnai dengan kondisi cuaca ekstrem yang diprediksi mencapai minus 5 derajat Celcius.
Cristian Chivu akan memimpin pasukannya dalam duel leg pertama babak play-off 16 besar Liga Champions 2025-2026.
Pertandingan krusial tersebut dijadwalkan berlangsung di Aspmyra Stadion, Bodo, pada Kamis (19/2/2026) dini hari WIB.
Perjalanan Inter ke Norwegia bukan sekadar laga tandang biasa.
Baca juga: Wasit Inter Vs Juventus Dapat Ancaman Pembunuhan Imbas Kartu Merah Pierre Kalulu
I Nerazzurri harus beradaptasi dengan lapangan yang menggunakan rumput sintetis, sebuah kondisi yang jarang mereka temui di Serie A.
Selain faktor teknis lapangan, suhu udara yang sangat dingin di wilayah Bodo menjadi tantangan fisik tersendiri bagi La Beneamata.
Namun, ancaman terbesar justru datang dari reputasi tuan rumah.
Bodo/Glimt musim ini menjelma menjadi "pembunuh raksasa" di panggung UEFA Champions League.
Klub berjulukan Den Gule Horde ini sebelumnya sukses menumbangkan dua kekuatan besar Eropa, Manchester City dan Atletico Madrid, secara beruntun sebelum bertemu wakil Italia tersebut.
Waspada Penuh Sang Allenatore
Fakta bahwa tuan rumah mampu menundukkan tim-tim elit membuat pelatih asal Rumania ini membunyikan alarm bahaya.
Baca juga: Galatasaray Vs Juventus: Spalletti Lupakan Drama Lawan Inter, Fokus Menang di Playoff
Ia menuntut kewaspadaan tingkat tinggi dari para pemainnya karena lawan memiliki motivasi berlipat saat bermain di hadapan pendukung sendiri.
Penyerang Inter Milan, Pio Esposito, merayakan gol dalam laga akbar Serie A antara Inter Milan dan Juventus di Stadion Giuseppe Meazza pada 14 Februari 2026.
"Kami menghadapi tim yang telah mengalahkan City dan Atletico dalam dua pertandingan Liga Champions terakhir mereka," buka Chivu dikutip dari TuttoMercatoWeb.
“Mereka adalah tim yang ambisius yang telah menunjukkan kemajuan di Eropa. Kami tahu bahwa mengalahkan City dan Atletico tidak mudah, kami perlu siap secara fisik dan mental," lanjutnya.
Tak Ada Alasan Cuaca
Meskipun dihadapkan pada kendala non-teknis seperti lapangan sintetis dan cuaca beku, mantan bek tangguh ini enggan menjadikannya sebagai kambing hitam.
Inter Milan sendiri datang dengan modal impresif berupa enam kemenangan beruntun dan produktivitas 20 gol, meski lawan memiliki keunggulan kebugaran karena Liga Norwegia telah usai sejak Januari.
"Kami tidak boleh mencari alasan tentang cuaca dan kondisi lapangan, kami harus menerima intensitasnya," tambahnya.
Baca juga: Presiden Inter Beppe Marotta Serang Balik Juventus, Sindir Chiellini
Menutup pernyataannya, Cristian Chivu menekankan pentingnya menghormati perkembangan sepak bola negara lawan yang kini patut diperhitungkan di kancah internasional.
"Sepak bola Norwegia berkembang pesat, Norwegia sudah lolos ke Piala Dunia, kami harus melakukan segala upaya untuk bisa bersaing," pungkasnya.
Tag: #tantang #pembunuh #raksasa #bodoglimt #cristian #chivu #minta #pemain #inter #ekstrawaspada