Cukupi Kebutuhan Antioksidan untuk Cegah Penuaan Dini
- Dalam dunia kecantikan modern, penuaan kulit tidak lagi hanya dipahami sebagai soal usia, tetapi juga soal paparan harian yang tak terlihat, salah satunya stres oksidatif.
Stres oksidatif adalah kondisi ketika jumlah radikal bebas di dalam tubuh lebih banyak daripada kemampuan tubuh untuk menetralisirnya dengan antioksidan.
Polusi, sinar matahari, asap rokok, kurang tidur, hingga tekanan hidup dapat memicu terbentuknya radikal bebas yang merusak sel-sel kulit dari dalam, mempercepat munculnya garis halus, kusam, dan hilangnya elastisitas.
“Menua memang tidak bisa dihindari, tetapi cara kita menua adalah pilihan. Dengan jadwal padat, stres, kurang tidur, serta paparan matahari, tanda penuaan tetap bisa muncul meski sudah rutin melakukan perawatan,” kata aktris dan presenter Melaney Ricardo.
Baca juga: Jenis Makanan Pemicu Radikal Bebas yang Wajib Dibatasi
Melaney mengatakan, selain penggunaan produk skincare, ia sangat meyakini pentingnya perawatan kulit dari dalam. Ia melakukannya dengan mengonsumsi suplemen yang mengandung antioksidan.
“Selama rutin mengonsumsi ASTRIA, membantu menjaga kulit tetap awet muda dan mengurangi jerawat," tuturnya di acara “Unlocking Ocean’s ULTRA Self Love: Inovasi Anti-Aging Terkini” yang diadakan oleh Landson di Jakarta beberapa waktu lalu.
Perawatan kulit holistik
Dalam kesempatan tersebut, Landson memperkenalkan ASTRIA ULTRA sebagai suplemen dengan kandungan antioksidan astaxanthin dosis 12 miligram, melengkapi varian sebelumnya 4 mg dan 6 mg. Produk ini diposisikan untuk kondisi kulit tertentu yang membutuhkan dukungan antioksidan lebih tinggi dengan rekomendasi tenaga medis.
“Kami percaya perawatan diri harus bersifat menyeluruh. Perlindungan dari dalam dan perawatan dari luar perlu berjalan beriringan untuk mendukung kesehatan kulit secara optimal,” ujar President Director PT Pertiwi Agung (Landson), Fera Damayanti.
Baca juga: Wortel Mini Bisa Jadi Camilan Sumber Antioksidan
Skin Talk ?Unlocking Ocean?s ULTRA Self Love: Inovasi Anti-Aging Terkini? yang diadakan oleh Landson di Jakarta (12/2/2026).
Ketua Umum Perdoski Jakarta dr. M. Akbar Wedyadhana Sp.D.V.E, FINSDV, FAADV menjelaskan, bahwa astaxanthin termasuk antioksidan yang paling banyak diteliti dalam kaitannya dengan stres oksidatif, peradangan, serta penuaan kulit.
“Pada sejumlah studi, dosis 12 miligram menunjukkan efek yang lebih cepat terlihat pada parameter seperti kekenyalan kulit dan kerutan dibandingkan dosis yang lebih rendah. Namun, penggunaannya tetap harus disesuaikan dengan kondisi individu dan melalui konsultasi dokter,” kata dr. Akbar.
Baca juga: Tanda Penuaan di Wajah yang Sering Terlewat dan Hal yang Mempercepat
Sementara itu, untuk perawatan dari luar, Landson juga memperkenalkan skincare La Plante yang berasal dari Korea Selatan dengan teknologi Biolledle dan kandungan Vegan-PDRN.
Bioleedle™? merupakan microspicule yang dilapisi asam hialuronat untuk kelembaban kulit dan dirancang untuk membantu meningkatkan penyerapan bahan aktif secara topikal. Teknologi ini bekerja dengan menciptakan jalur mikro pada permukaan kulit, sehingga penghantaran Vegan-PDRN dapat berlangsung lebih efektif ke lapisan kulit yang dituju, dengan tujuan mendukung proses regenerasi kulit secara optimal.
“Pendekatan ini menawarkan kenyamanan penggunaan sekaligus inovasi sistem delivery yang mendukung efektivitas bahan aktif, sehingga perawatan topikal dapat bekerja lebih maksimal,” jelas dr. Litya Ayu Kanya Anindya Sp.D.V.E. di acara yang sama.
Baca juga: 6 Manfaat Retinol untuk Wajah, Lawan Penuaan hingga Samarkan Flek Hitam
Tag: #cukupi #kebutuhan #antioksidan #untuk #cegah #penuaan #dini