6 Tips Puasa Bagi Penderita Maag, Ibadah Tetap Lancar
Ilustrasi buka puasa (Freepik)
15:18
18 Februari 2026

6 Tips Puasa Bagi Penderita Maag, Ibadah Tetap Lancar

Baca 10 detik
  • Jangan lewatkan sahur dengan karbohidrat kompleks agar lambung tetap terjaga stabil.
  • Hindari langsung tidur setelah sahur demi mencegah kenaikan asam lambung berbahaya.
  • Pilih makanan rendah lemak dan kelola stres untuk menjaga kesehatan lambung.

Menjalani ibadah puasa bagi penderita maag sering kali mendatangkan kekhawatiran tersendiri. Perubahan pola makan yang drastis dan perut yang kosong selama belasan jam berisiko memicu naiknya asam lambung atau rasa perih yang mengganggu kenyamanan beribadah.

Namun, dengan manajemen yang tepat, penderita gangguan lambung sebenarnya tetap bisa berpuasa dengan lancar tanpa harus merasakan drama di area perut.

Kuncinya terletak pada kedisiplinan dalam memilih jenis asupan dan mengatur waktu istirahat. Puasa bahkan bisa menjadi momen bagi saluran pencernaan untuk beristirahat sejenak, asalkan Anda tidak melakukan kesalahan umum saat sahur maupun berbuka.

Berikut adalah 6 tips praktis agar lambung tetap bersahabat selama Ramadan 2026 ini.

1. Jangan Melewatkan Sahur

Sahur adalah fondasi utama bagi lambung Anda. Melewatkan sahur berarti membiarkan perut kosong dalam waktu yang terlalu lama, yang akan memicu produksi asam lambung berlebih.

Pilih karbohidrat kompleks seperti gandum atau nasi merah agar energi dilepaskan secara perlahan dan perut terasa kenyang lebih lama.

2. Jangan Langsung Tidur Setelah Sahur

Rasa kantuk banyak dialami setelah makan sahur. Hindari tidur setelah makan karena dapat memicu maag. Mengutip situs resmi Kementerian Kesehatan, kamu bisa tidur pada posisi setengah duduk dengan kepala dan bahu lebih tinggi dari perut jika kantuk benar-benar tidak dapat dihindari. Kamu juga bisa menumpuk bantal untuk menyangga kepala dan bahu.

3. Hindari Makan Pedas, Asam, dan Berlemak

Gorengan, makanan super pedas, dan buah yang asam memang menggoda saat berbuka, tetapi ketiganya adalah pemicu utama iritasi lambung.

Lemak jenuh pada gorengan memperlambat proses pencernaan yang justru membebani kerja lambung setelah beristirahat seharian. Makanan pedas juga bisa menyebabkan sakit perut sehingga asam lambung naik.

4. Berbuka Secara Bertahap

Balas dendam dengan menyantap porsi besar saat berbuka puasa adalah kesalahan fatal. Mulailah dengan air hangat dan sedikit makanan ringan yang tidak memicu gas. Berikan jeda sekitar 20–30 menit sebelum masuk ke menu utama agar lambung tidak kaget.

Dikutip dari situs Kemenkes, makanan yang terlalu banyak justru bisa memberi tekanan pada lambung sehingga asam lambung naik.

5. Konsumsi Makanan yang Tepat

Bagi penderita maag, penting untuk mengonsumsi makanan yang tepat, seperti oatmeal atau nasi. Karbohidrat dapat mengurangi risiko maag karena dapat menyerap asam lambung.

Kamu bisa makan daging rendah lemak seperti ayam atau ikan, buah pir, apel, dan pisang. Selain itu, perhatikan cara pengelolaan makanan.

6. Kelola Stres dengan Baik

Sakit maag sering kali dipicu oleh faktor psikis. Manfaatkan momen ibadah Ramadan untuk menenangkan pikiran. Stres yang terkendali akan membantu menjaga produksi asam lambung tetap stabil meskipun Anda sedang tidak mengonsumsi apa pun.

Editor: Agatha Vidya Nariswari

Tag:  #tips #puasa #bagi #penderita #maag #ibadah #tetap #lancar

KOMENTAR