Cukup 20 Menit, Sinergi PLN, MEBI, dan Huawei Percepat Pengisian Mobil Listrik
SPKLU Center Signature berkapasitas 400 kW di Scientia Garden, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang. Fasilitas ultra fast charging yang mengusung teknologi split charger dengan liquid cooling system yang memungkinkan proses pengisian daya kendaraan listrik berlangsung lebih cepat dan efisien. (DOK. Humas PLN)
17:00
18 Februari 2026

Cukup 20 Menit, Sinergi PLN, MEBI, dan Huawei Percepat Pengisian Mobil Listrik

– Pengisian daya mobil listrik (electric vehicle/EV) kini bisa dilakukan hanya dalam 20 menit.

Inovasi tersebut dihadirkan melalui kolaborasi PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN, PT Mega Energi Biru Indonesia (MEBI), dan Huawei Digital Power Indonesia lewat peresmian ZORA Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Signature di kawasan Scientia, Summarecon Gading Serpong, Sabtu (14/2/2026).

Infrastruktur berdaya 480 kilowatt (kW) ini menjadi unit ultra fast charging pertama di Indonesia yang dilengkapi fitur split charging dan teknologi pendingin cairan (liquid cooling system).

Untuk pengisian dari state of charge (SoC) 10 persen ke 80 persen, kategori ultra fast charging hanya memerlukan waktu 20 menit, sedangkan medium charging sekitar 50 menit.

Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN Edwin Nugraha Putra mengatakan, kolaborasi itu menjadi langkah konkret mempercepat transformasi kendaraan listrik sekaligus mendukung dekarbonisasi sektor transportasi.

“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa dengan bergandengan tangan, arah transformasi kendaraan listrik dalam mendukung dekarbonisasi di sektor transportasi bukan mustahil untuk kita wujudkan,” ujar mewakili Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (18/2/2026).

Ia menambahkan, penggunaan kendaraan listrik tidak hanya rendah emisi, tetapi juga membantu menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) yang sebagian besar masih diperoleh dari impor.

Teknologi Huawei FusionCharge memungkinkan penyaluran energi secara fleksibel dari jaringan listrik utama, sekaligus terintegrasi dengan sistem penyimpanan baterai (battery energy storage system). Sistem ini juga dirancang agar tetap optimal dalam berbagai kondisi cuaca.

SPKLU Signature ZORA terdiri dari 12 konektor DC ultra fast charging dan satu konektor AC medium charging. Fasilitas ini ditujukan untuk melayani area dengan lalu lintas tinggi serta kebutuhan pengisian cepat.

Selain menghadirkan kecepatan, lokasi tersebut dilengkapi area tunggu yang nyaman, sehingga bertransformasi dari sekadar titik pengisian menjadi destination charging and lifestyle hub untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.

Edwin menyebut kehadiran SPKLU Signature ZORA sebagai bagian dari transformasi layanan PLN yang berorientasi pada kebutuhan pengguna.

“Kami tidak hanya menyediakan tempat pengisian daya, tetapi menghadirkan ekosistem gaya hidup baru bagi pengguna EV,” katanya.

Dengan dukungan teknologi ultra-fast charging dan integrasi artificial intelligence (AI), PLN berupaya memastikan transisi menuju mobilitas hijau berlangsung lebih cerdas dan tanpa hambatan.

Layanan itu juga diperkuat fitur electric vehicle digital services (EVDS) di aplikasi PLN Mobile.

Melalui Trip Planner, pengguna dapat merencanakan rute berdasarkan lokasi SPKLU, sementara AntreEV membantu pengaturan antrean secara transparan.

Hingga Desember 2025, PLN bersama mitra telah mengoperasikan 4.655 unit SPKLU di seluruh Indonesia. Kolaborasi strategis akan terus diperluas untuk memastikan ketersediaan infrastruktur sejalan dengan pertumbuhan kendaraan listrik di Tanah Air.

Pengoperasian SPKLU tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN dan mitra dalam mendukung pemerintah menghadirkan pengisian daya yang andal, cepat, dan nyaman bagi pengguna mobil listrik di Indonesia.

Tag:  #cukup #menit #sinergi #mebi #huawei #percepat #pengisian #mobil #listrik

KOMENTAR