Kemensos Salurkan Rp 1,83 T Bansos Reguler untuk 3 Provinsi Banjir Sumatera
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat ditemui di Kantor Kemensos, Jakarta, Jumat (13/2/2025).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)
16:42
18 Februari 2026

Kemensos Salurkan Rp 1,83 T Bansos Reguler untuk 3 Provinsi Banjir Sumatera

- Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa pihaknya telah menyalurkan bantuan sosial reguler dengan anggaran senilai Rp 1,83 triliun untuk penanganan pasca bencana Sumatera.

"Untuk tiga provinsi sudah kami salurkan sejak awal Februari. Total anggarannya adalah Rp 1.832.738.125.000, yang ditujukan kepada 1,7 juta lebih keluarga penerima manfaat untuk tiga provinsi, Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara," ujar Gus Ipul dalam rapat di DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Baca juga: Jelang Lebaran, Pemerintah Siapkan Bansos Pangan untuk 35 Juta Masyarakat Miskin

Gus Ipul menuturkan, Kemensos juga menyiapkan dukungan logistik, pembangunan dapur umum di lokasi terdampak bencana serta santunan untuk ahli waris korban meninggal dunia dan luka berat.

Bantuan sosial bidang kebencanaan tersebut disebut sebagai bansos adaptif.

"Pada masa rehabilitasi dan rekonstruksi ada santunan untuk ahli waris bagi yang meninggal dunia dan yang luka berat," tuturnya.

Baca juga: Nominal Bantuan Korban Banjir Sumatera: Stimulan Ekonomi hingga Perabotan

Bantuan jaminan hidup atau jadup juga termasuk di dalamnya.

Kemensos memberikan Rp 10.000 per orang per hari selama tiga bulan.

Selain bansos jadup, Kemensos juga menyiapkan bantuan lain bagi korban bencana yang telah menempati hunian sementara atau hunian tetap berupa dana sebesar Rp 3 juta per keluarga untuk melengkapi kebutuhan dasar isi rumah.

"Yang kedua ada jaminan hidup, isian hunian, dan tadi sudah disinggung oleh Pak Menteri Dalam Negeri, juga ada pemulihan sosial ekonomi," tambahnya.

Gus Ipul menegaskan bahwa data yang dipaparkan itu masih bersifat sementara dan akan disesuaikan dengan data tunggal yang ditetapkan pemerintah.

Data sementara hanya digunakan sebagai pedoman awal dalam pengajuan anggaran.

"Jadi ada 513 sudah naik menjadi 562 misalnya, itu adalah data untuk ahli waris. Kemudian 133 ribu lebih adalah KK penerima isi hunian dan bantuan stimulan ekonomi," ujarnya.

Total kebutuhan anggaran bantuan sosial

Kemudian, Gus Ipul menyampaikan total kebutuhan anggaran bantuan sosial untuk percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera mencapai Rp 2 triliun.

Sebagian anggaran telah tersedia melalui kebijakan Rincian Output Direktif khusus Presiden.

"Anggaran kami yang kita butuhkan nanti semuanya itu Rp 2 triliun lebih, Rp 600 miliar lebih di antaranya sudah siap dengan menggunakan RO (Rincian Output) khusus direktif Presiden. Terima kasih dukungan bantuan dari Pak Mensesneg," tutur Gus Ipul.

Tag:  #kemensos #salurkan #bansos #reguler #untuk #provinsi #banjir #sumatera

KOMENTAR