Dapat Kapal Induk Gratis dari Italia, Kemhan: Tidak Ada Skema Feedback
- Karo Infohan Setjen Kementerian Pertahanan RI, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan, tidak ada skema timbal balik atau feedback setelah Indonesia menerima Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Italia.
“Skemanya hibah G2G (government to government) sebagai bagian dari kerja sama pertahanan bilateral; tidak ada skema feedback spesifik di luar mekanisme resmi yang berlaku,” tegas Rico saat dikonfirmasi, Rabu (18/2/2026).
Di sisi lain, Kementerian Pertahanan dan TNI telah menyiapkan prajurit yang akan mengawaki Kapal Induk Giuseppe Garibaldi.
Baca juga: Pemerintah Siapkan Anggaran untuk Retrofit-Kesiapan Operasional Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
“Sementara pola penugasan dan kemungkinan keterlibatan matra lain masih dimatangkan oleh TNI AL sesuai kebutuhan operasi,” tegas dia.
Adapun meski tidak ada biaya pembelian, Indonesia tetap menyiapkan anggaran untuk sejumlah modifikasi sebelum kapal berusia 40 tahun tersebut dapat dioperasikan.
Skema hibah membuat pemerintah tidak perlu membayar harga kapal sebagaimana transaksi komersial.
“Terkait Giuseppe Garibaldi, benar bahwa kapal tersebut berada dalam skema hibah dari Pemerintah Italia, sehingga tidak ada biaya pembelian kapal dalam konteks transaksi komersial,” ujar Rico.
Baca juga: TNI Dapat Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Gratis dari Italia
Namun demikian, lanjut Rico, alokasi anggaran tetap dibutuhkan untuk proses retrofit atau penyesuaian.
Rico menjelaskan, penyesuaian akan dilakukan setelah administrasi hibah rampung sesuai ketentuan. Penyesuaian tersebut mencakup sistem kapal, standar keselamatan, hingga kebutuhan operasional TNI AL.
“Pemerintah Indonesia tetap perlu menyiapkan anggaran untuk kebutuhan retrofit, penyesuaian sistem, sertifikasi keselamatan, serta kesiapan operasional agar kapal dapat digunakan sesuai kebutuhan TNI AL,” jelas Rico.
Sebelumnya, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan kapal induk pertama milik Indonesia buatan Italia, Giuseppe Garibaldi ditargetkan tiba di Indonesia sebelum HUT TNI pada 5 Oktober 2026.
Baca juga: Spesifikasi dan Fakta Giuseppe Garibaldi, Kapal Induk Pertama RI Hibah Italia
"Untuk Garibaldi, masih dalam proses ya. Harapannya bisa sampai di Indonesia sebelum HUT TNI," kata Ali di Jakarta, disiarkan ANTARA, Kamis (12/2/2026).
Ia menjelaskan, hingga kini Kementerian Pertahanan masih melakukan negosiasi dengan galangan kapal Italia, Fincantieri, yang memproduksi kapal induk ini.
Proses negosiasi ini juga melibatkan Angkatan Laut Italia yang sebelumnya menggunakan kapal tersebut.
Spesifikasi Giuseppe Garibaldi
Untuk diketahui, kapal induk ini memiliki kesamaan dengan dua KRI baru milik TNI AL yakni KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321, yakni sama-sama dibuat oleh perusahaan asal Italia Fincantieri.
Kapal induk dengan panjang 180,2 meter ini dilengkapi dengan mesin penggerak super yang dapat menggerakkan kapal dengan kecepatan 30 knot atau 56 kilometer per jam.
Kapal pengangkut pesawat tempur ini juga dilengkapi beberapa radar jamming hingga senjata seperti peluncur oktupel Mk.29 untuk rudal antipesawat Sea Sparrow / Selenia Aspide, Oto Melara Kembar 40L70 DARDO, 324 mm tabung torpedo rangkap tiga dan Otomat Mk 2 SSM.
Tag: #dapat #kapal #induk #gratis #dari #italia #kemhan #tidak #skema #feedback