Harga Nintendo Switch 2 Terancam Naik di 2026, Krisis RAM Akibat Ledakan AI Jadi Biang Keladi
Nintendo Switch 2. (Nintendo)
10:48
18 Februari 2026

Harga Nintendo Switch 2 Terancam Naik di 2026, Krisis RAM Akibat Ledakan AI Jadi Biang Keladi

Baca 10 detik
  • Nintendo Switch 2 yang meluncur 2025 berpotensi mengalami kenaikan harga pada 2026 akibat krisis pasokan RAM global.
  • Krisis pasokan DRAM dipicu investasi besar industri kecerdasan buatan (AI) oleh perusahaan teknologi besar dunia.
  • Produsen seperti Nintendo kini harus bersaing mendapatkan sisa kapasitas memori, berbeda dengan peluncuran awal Switch 2.

Kabar kurang sedap datang bagi calon pembeli Nintendo Switch 2. Konsol generasi terbaru ini disebut-sebut berpotensi mengalami kenaikan harga pada 2026.

Bukan karena penjualannya lesu, melainkan akibat krisis pasokan RAM global yang dipicu ledakan investasi kecerdasan buatan (AI).

Mengutip laporan terbaru Bloomberg dilansir dari laman Gizmochina, Rabu (18/2/2026), Nintendo tengah mengkaji ulang strategi harga Switch 2 seiring melonjaknya biaya memori dunia.

Padahal, konsol yang meluncur pada 2025 itu dibanderol relatif kompetitif di kisaran 449,99 dolar AS atau sekitar Rp7,5 jutaan.

Ironisnya, potensi kenaikan harga ini sama sekali bukan karena minim peminat.

Switch 2 justru mencetak start impresif dengan penjualan lebih dari 17 juta unit yang melampaui performa Nintendo Switch generasi pertama di periode awal peluncuran.

RAM Jadi “Emas Baru” di Era AI

Akar masalahnya terletak pada RAM, khususnya DRAM, yang kini menjadi komoditas panas dalam perlombaan teknologi AI.

Raksasa teknologi seperti Meta, Microsoft, Alphabet, dan Amazon mengucurkan ratusan miliar dolar untuk membangun pusat data AI. Investasi itu menyerap akselerator Nvidia yang sarat memori berkapasitas besar.

Sebagai gambaran, satu rak server AI dapat menghabiskan RAM setara ribuan smartphone.

Tak heran, permintaan memori meroket tajam hingga memicu fenomena yang oleh analis dijuluki “RAMmageddon”.

Bloomberg mencatat, harga salah satu jenis DRAM bahkan melonjak hingga 75 persen hanya dalam satu bulan.

Produsen Konsumen Kian Terjepit

Di sisi pasokan, produsen chip memori seperti Samsung, SK Hynix, dan Micron kini lebih memprioritaskan memori bandwidth tinggi untuk kebutuhan AI.

Akibatnya, produsen elektronik konsumen, termasuk pembuat konsol game, harus berebut sisa kapasitas DRAM yang semakin terbatas.

Nintendo pun bukan satu-satunya yang terdampak. Sony dikabarkan mempertimbangkan penundaan PlayStation 6 hingga 2028 atau 2029.

Ilustrasi chip. [Freepik] PerbesarIlustrasi chip. [Freepik]

Microsoft telah menaikkan harga Xbox, sementara PS5 juga mengalami penyesuaian harga tahun lalu. Bahkan Apple dan Tesla sudah mengingatkan investor soal tekanan margin akibat kelangkaan memori.

Nintendo Masih Menahan Diri

Presiden Nintendo, Shuntaro Furukawa, sebelumnya menegaskan kepada para pemegang saham bahwa belum ada rencana kenaikan harga dalam waktu dekat.

Namun, ia juga tidak sepenuhnya menutup kemungkinan tersebut jika tekanan biaya terus berlanjut.

Jika harga memori bertahan tinggi, Nintendo berpotensi tak punya banyak pilihan selain menyesuaikan banderol Switch 2 demi menjaga margin keuntungan. Dengan peluncuran yang terjadi tepat sebelum krisis memori mencapai puncaknya, Switch 2 bisa jadi menjadi konsol “terakhir” di era harga relatif terjangkau.

Bila laporan Bloomberg ini terbukti akurat, satu hal patut dicatat: era menunggu diskon konsol tampaknya kian berisiko.

Editor: Dythia Novianty

Tag:  #harga #nintendo #switch #terancam #naik #2026 #krisis #akibat #ledakan #jadi #biang #keladi

KOMENTAR