Anthropic Rilis Cloude Sonnet 4.6, Model AI Murah Kelas Flagship
Anthropic merilis model AI terbaru bernama Claude Opus 4.5. Model ini diklaim sebagai model AI terbaik di dunia yang mampu menangani berbagai kebutuhan coding, agen, dan penggunaan komputer secara keseluruhan.(Anthropic)
11:30
18 Februari 2026

Anthropic Rilis Cloude Sonnet 4.6, Model AI Murah Kelas Flagship

- Perusahaan kecerdasan buatan (AI) asal Amerika Serikat, Anthropic, merilis model AI terbaru bernama Claude Sonnet 4.6.

Model ini diluncurkan hanya sekitar dua pekan setelah Anthropic merilis model AI andalannya, Claude Opus 4.6.

Claude Sonnet 4.6 diposisikan sebagai model AI kelas menengah, berada satu tingkat di bawah Opus 4.6. Kendati demikian, Sonnet 4.6 diklaim mampu menghadirkan performa setara flagship, tetapi dengan biaya yang jauh lebih terjangkau. 

Sudah menjadi rahasia umum bahwa AI dengan kemampuan penalaran kompleks dan coding tingkat lanjut biasanya dibanderol dengan harga mahal, sementara model yang lebih terjangkau memiliki keterbatasan kemampuan. 

Baca juga: Anthropic Rilis AI Analisis Keuangan Claude Opus 4.6, Wall Street Geger

Nah, Claude Sonnet 4.6 sendiri dirancang untuk menghapus kompromi tersebut. Anthropic disebut tetap mempertahankan harga 3 dollar AS (sekitar Rp 50.596) per satu juta token. Harga ini sama seperti versi sebelumnya, padahal kemampuannya sudah ditingkatkan. 

Adapun dengan banderol harga tersebut, biaya untuk menjalankan AI berkinerja tinggi kini diklaim lima kali lebih murah.

Bagi perusahaan yang menjalankan jutaan tugas otomatisasi setiap hari, efisiensi ini dinilai sangat krusial. 

Peningkatan pada fitur "computer use" 

Anthropic menyebut, salah satu peningkatan terbesar pada Sonnet 4.6 terletak pada fitur "computer use".

Fitur ini memungkinkan AI melihat tampilan layar, menggerakkan kursor, serta mengetik dan menavigasi aplikasi layaknya pengguna manusia. 

Saat pertama kali diperkenalkan pada akhir 2024, kemampuan Sonnet 4.6 masih bersifat eksperimental dan belum sepenuhnya mulus. Kini, Anthropic menyebut model AI ini telah mencapai tingkat kemahiran yang mendekati manusia. 

Dalam pengujian yang mengukur kemampuan AI dalam menavigasi aplikasi web dan desktop, Sonnet 4.6 mencetak skor sebanyak 72,5 persen. Angka tersebut naik signifikan dari 61,4 persen pada versi sebelumnya.

Peningkatan kinerja pada Sonnet 4.6 pun dinilai cukup krusial untuk mengotomatisasi tugas-tugas "legacy", seperti sistem basis data lama atau portal asuransi yang belum memiliki API modern.

Kemampuan Sonnet 4.6 bahkan dinilai nyaris menyamai performa model Claude Opus 4.6 yang dibanderol dengan harga lebih mahal, yakni 5 dollar AS (sekitar Rp 84.390) per satu juta token. 

Baca juga: Anthropic Rilis Claude Opus 4.5, Model AI Khusus Coding dan Tugas Komputer

Performa coding dan penalaran jangka panjang

Di kalangan pengembang (developer), Claude dikenal sebagai salah satu alat AI favorit untuk pengkodean. Kini, Sonnet 4.6 hadir dan semakin memperkuat reputasi tersebut. 

Melalui pengujian penggunaan nyata, pengembang disebut lebih memilih hasil keluaran Sonnet 4.6 sebanyak 70 persen dibandingkan model AI generasi sebelumnya.

Model AI terbaru ini dinilai lebih konsisten dalam mengikuti instruksi kompleks dan tidak mudah mengalami penurunan performa saat diminta mengerjakan tugas panjang. 

Kemampuan penalaran jangka panjang Sonnet 4.6 turut diuji dalam simulasi bisnis bernama "Vending-Bench". Pada simulasi tersebut, AI ini mampu menjalankan sebuah bisnis selama satu tahun simulasi penuh. 

Dalam simulasi tersebut, Sonnet 4.6 tercatat menerapkan strategi investasi agresif pada 10 bulan pertama untuk membangun kapasitas. Setelah itu, model ini beralih fokus untuk memaksimalkan keuntungan. 

Hasilnya, Sonnet 4.5 mengakhiri simulasi dengan saldo lebih dari dua kali lipat dibandingkan model sebelumnya. Capaian ini menunjukkan kemampuan Sonnet 4.6 dalam merencakan strategi jangka panjang hingga skala bulan. 

Konsistensi jadi nilai plus

Anthropic dikenal konsisten dalam merilis pembaruan model AI-nya secara berkala. Perusahaan ini tercatat menjalankan siklus rilis setiap empat bulan sekali untuk meningkatkan kemampuan model-modelnya. 

Baca juga: Rishi Sunak, Mantan PM Inggris Kini Jadi Karyawan Microsoft dan Anthropic

Konsistensi tersebut dinilai menjadi keunggulan Anthropic karena mampu memberi kepastian bagi CTO dan pengembang dalam menyusun peta jalan teknologi mereka.

Dengan jadwal pembaruan yang relatif terprediksi, peningkatan model dapat direncanakan sejak awal. 

Adapun saat ini, Claude Sonnet 4.6 sudah ditetapkan sebagai model default dan dapat digunakan oleh seluruh pengguna Claude, termasuk pengguna pada tier gratis, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Android Headlines.

Tag:  #anthropic #rilis #cloude #sonnet #model #murah #kelas #flagship

KOMENTAR