Mau Beli Rumah Seken, Pikirkan Dulu Hal Ini
- Membeli rumah seken kerap menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian dengan harga lebih terjangkau di lokasi yang sudah berkembang.
Dibanding rumah baru, rumah seken umumnya berada di kawasan dengan kondisi infrastruktur lebih matang.
Selain itu, juga akses transportasi sudah jelas, serta dekat dengan fasilitas umum seperti sekolah, pasar, maupun pusat layanan kesehatan.
Kondisi lingkungan yang sudah terbentuk juga membuat calon pembeli dapat menilai langsung suasana permukiman, tingkat keamanan, hingga aktivitas sosial di sekitarnya sebelum memutuskan membeli.
Pertimbangan Beli Rumah Seken
1. Pastikan Status Sertifikat
Hal pertama yang harus dicek adalah kelengkapan dokumen legalitas, terutama sertifikat rumah.
Baca juga: Ekonomi Tak Pasti, KPR Rumah Seken Malah Makin Moncer
Calon pembeli perlu memastikan apakah sertifikat sudah berada di tangan penjual atau masih berada di bank karena rumah tersebut dalam status kredit.
"Harus dipastikan dengan bank tidak ada tunggakan, atau juga dipastikan bisa di-hand over, atau dilunasi dulu, baru buka KPR baru," kata Bambang, seperti dikutip Kompas.com, Rabu (18/2/2026).
2. Periksa Struktur Bangunan
Kondisi fisik rumah juga tak kalah penting. Menurut Bambang, calon pembeli perlu mengetahui tipe fondasi dan struktur rumah secara menyeluruh.
Bahkan, jika memungkinkan, mintalah gambar kerja struktur bangunan dari pemilik sebelumnya.
Hal ini penting, terutama jika pembeli memiliki rencana renovasi atau penambahan lantai di masa depan.
"Kita juga harus tahu tipe fondasi sampai dengan struktur bangunan," ujarnya.
3. Tinjau Lingkungan dan Latar Belakang Penjual
Bambang menyarankan agar calon pembeli juga memerhatikan kondisi lingkungan rumah. Selain kenyamanan dan keamanan, penting juga mencari tahu latar belakang penjual.
Baca juga: Harga Rumah Seken di Denpasar Melesat Paling Tinggi
"Dengan lingkungan, jika bisa, juga coba cari tahu kondisi penjual apakah ada hal-hal yang perlu kita tahu," ucap Bambang.
4. Gunakan Hasil Survei untuk Negosiasi
Temuan kerusakan dari survei dapat menjadi dasar untuk menegosiasikan harga atau meminta penjual melakukan perbaikan terlebih dahulu.
Melansir Homemove, riset yang menunjukkan laporan inspeksi dengan biayanya relatif kecil dapat mengungkap kebutuhan perbaikan bernilai jauh lebih besar, sehingga memperkuat posisi tawar-menawar pembeli.