Kenapa Posisi Meteran Listrik Dibuat Tinggi? Ternyata Ini Alasannya
Tinggi meteran listrik dari lantai tak boleh sembarangan di mana disebutkan bahwa standar tinggi meteran listrik antara 1,4 sampai 1,7 meter.(Muhammad Idris/Money.kompas.com)
21:45
14 Februari 2026

Kenapa Posisi Meteran Listrik Dibuat Tinggi? Ternyata Ini Alasannya

Jika Anda memperhatikan bagian depan rumah, meteran listrik PLN hampir selalu dipasang lebih tinggi dari permukaan tanah.

Letaknya jarang sejajar mata, bahkan terkadang di atas kepala pada umumnya. Ternyata, posisi tersebut bukan tanpa alasan.

Penentuan tinggi meteran listrik dari lantai memang mengikuti standar kelistrikan setempat demi alasan keamanan dan kemudahan operasional.

Dalam praktik umum instalasi, standar tinggi meteran listrik berada di kisaran 1,4 meter hingga 1,7 meter dari permukaan tanah atau lantai jadi.

Standar tinggi ideal meteran listrik ini juga berlaku di Indonesia yang menyesuaikan dengan Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL).

Baca juga: Kenapa Saklar Dipasang di Dekat Pintu? Ternyata Ada Alasannya

Rentang ini dianggap ideal karena mempertimbangkan aspek keselamatan, kenyamanan pembacaan, serta perlindungan perangkat dari risiko lingkungan.

Alasan di balik standar tinggi meteran listrik

Mengutip Dreamfly Electrics, salah satu fungsi utama meteran listrik adalah mencatat pemakaian energi pelanggan. Karena itu, posisinya harus memudahkan petugas perusahaan listrik maupun pemilik rumah untuk membaca angka kWh secara akurat.

Jika terlalu rendah, pembacaan menjadi tidak nyaman karena harus membungkuk. Sebaliknya, jika terlalu tinggi, petugas perlu menjinjit atau menggunakan alat bantu.

Dengan tinggi sekitar 1,4–1,7 meter, posisi layar meteran sejajar dengan pandangan orang dewasa pada umumnya.

Meteran listrik dipasang di bagian luar atau semi-terbuka, sehingga berpotensi terkena hujan deras, cipratan air, atau bahkan genangan saat banjir.

Dengan posisi yang lebih tinggi, maka risiko terendam air bisa diminimalkan, bagian dalam kotak meteran tetap kering, dan komponen listrik terlindungi dari kelembapan berlebih yang dapat menyebabkan korsleting.

Baca juga: Saklar Berbunyi Klik Saat Ditekan, Apa Artinya?

Perlindungan dari air sangat penting karena instalasi listrik yang lembap bisa meningkatkan risiko kerusakan hingga kebakaran.

Selain itu, meteran listrik tidak hanya dibaca, tetapi juga perlu dirawat, diperiksa, atau diganti secara berkala.

Ketinggian yang proporsional memudahkan teknisi untuk membuka kotak meter, melakukan pengecekan kabel, hingga mengganti unit jika diperlukan.

Jika dipasang terlalu rendah atau terlalu tinggi, proses ini akan menyulitkan dan berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan kerja.

Faktor keamanan

Penempatan meteran juga mempertimbangkan aspek perlindungan fisik. Posisi yang terlalu rendah lebih rentan terhadap benturan kendaraan, tersenggol aktivitas harian, sampai ulah iseng atau vandalisme.

Dengan pemasangan di ketinggian ideal, perangkat lebih aman dari gangguan eksternal yang dapat merusak sistem atau membahayakan penghuni rumah.

Meski ada standar umum tinggi meteran listrik dari lantai setinggi 1,4–1,7 meter, setiap pemilik bangunan bisa memiliki ketentuan teknis tersendiri. Karena itu, saat membangun atau merenovasi rumah, sebaiknya berkonsultasi dengan pihak PLN atau instansi terkait.

Baca juga: Mengapa Rumah yang Tinggi Perlu Diberi Penangkal Petir?

Tag:  #kenapa #posisi #meteran #listrik #dibuat #tinggi #ternyata #alasannya

KOMENTAR