Gampang Cari Ruang di Lahan Sempit, Ini Cara Kerja Fitur Parkir Otomatis pada Lepas L8
Fitur parkir otomatis dioperasikan di mobil Lepas L8. (Istimewa)
13:32
14 Februari 2026

Gampang Cari Ruang di Lahan Sempit, Ini Cara Kerja Fitur Parkir Otomatis pada Lepas L8

 

 

-Kemacetan dan keterbatasan lahan parkir jadi persoalan klasik di kota besar. Di pusat perbelanjaan dan gedung perkantoran saat jam sibuk, cari ruang parkir merupakan tantangan.

Jarak antar kendaraan yang sangat rapat membuat pengemudi ekstra hati-hati supaya pintu tak membentur mobil sebelah. Mobilitas di perkotaan yang makin padat membuat teknologi bantuan parkir makin relevan.

Salah satu model yang usung teknologi itu adalah Lepas L8, SUV dengan dua sistem parkir semi-otomatis: Remote Parking Assist (RPA) dan Automatic Parking Assist (APA). Sistem itu dirancang membantu manuver di ruang sempit dengan presisi sensor dan kontrol elektronik.

"Teknologi ini bukan hanya tentang kemudahan, tetapi juga tentang menghadirkan rasa percaya diri dalam setiap perjalanan," ujar Arga Simanjuntak, Head of Marketing Lepas Indonesia di arena IIMS 2026.

Remote Parking Assist: Mobil Bisa Parkir Tanpa Pengemudi di Dalam

Remote Parking Assist memungkinkan kendaraan bergerak masuk atau keluar slot parkir tanpa pengemudi di balik kemudi. Sensor jarak memindai ruang parkir dan menghitung sudut serta jarak manuver secara otomatis.

Skenario umum adalah saat tersedia slot, tapi ruang kiri dan kanan terlalu sempit untuk membuka pintu. Setelah sistem mendeteksi area lewat layar infotainment, pengemudi keluar dan kendalikan menggunakan smart key dari jarak tertentu.

Mobil bergerak maju atau mundur perlahan hingga posisi parkir dianggap presisi oleh sistem. Fitur ini berguna saat mobil sudah terparkir terlalu rapat supaya pengemudi tak kesulitan membuka pintu.

Alih-alih membuka pintu di ruang sempit, pengemudi aktifkan RPA untuk mengeluarkan mobil beberapa meter dulu. Setelah ruang cukup lega, pengemudi baru masuk ke kabin.

Dari sisi teknis, sistem pakai sensor ultrasonik di sekeliling bodi dan modul kontrol elektronik untuk atur akselerasi serta arah gerak. Kecepatan saat fitur aktif dibuat sangat rendah demi keamanan. Pengemudi wajib pantau kondisi sekitar proses berlangsung.

Automatic Parking Assist: Setir Dikendalikan Sistem

Beda dengan RPA, Automatic Parking Assist dipakai saat pengemudi tetap berada di dalam kabin. Sistem bantu parkir paralel dan tegak lurus dengan kendalikan setir otomatis.

Proses dimulai saat mobil melaju perlahan di area parkir. Sensor memindai ruang tersedia dan notifikasi muncul di layar jika ada slot cukup. Pengemudi pilih jenis parkir, lalu sistem putar setir sesuai sudut yang dihitung.

Dalam beberapa kondisi, pengemudi tetap kontrol pedal rem atau gas sesuai instruksi layar. Jadi, sistem jadi asisten manuver, bukan pengganti penuh kendali manusia.

Teknologi seperti APA sebelumnya banyak ada pada kendaraan premium. Kini, kehadiran di Lepas L8 tunjukkan fitur parkir otomatis makin meluas ke segmen yang lebih terjangkau.

Salah satu manfaat utama fitur parkir otomatis adalah mengurangi potensi gesekan ringan di area parkir padat. Manuver manual kurang presisi kerap sebabkan baret di bumper atau spion.

Bantuan sensor dan kalkulasi sudut akurat tekan risiko tersebut. Indikator visual seperti lampu hazard dan pergerakan spion otomatis jadi sinyal sistem aktif atau parkir selesai.

Ini beri konfirmasi tambahan ke pengguna sebelum meninggalkan mobil. Meski demikian, fitur ini punya batasan. Sensor bisa terpengaruh kondisi, seperti objek kecil atau permukaan sulit terdeteksi.

Karena itu, pengemudi tetap pegang tanggung jawab utama memastikan lingkungan aman sebelum dan selama sistem bekerja. (*)

 

Editor: Dinarsa Kurniawan

Tag:  #gampang #cari #ruang #lahan #sempit #cara #kerja #fitur #parkir #otomatis #pada #lepas

KOMENTAR