6 Manfaat Biji Delima yang Jarang Diketahui Orang
Buah delima dikenal rendah kalori, tinggi serat, dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Karena tidak mengandung banyak kalori atau lemak, buah ini dapat dimasukkan ke dalam rencana diet pengelolaan berat badan.
Ternyata, biji delima kaya nutrisi penting dan menawarkan banyak manfaat kesehatan.
Faktanya biji delima kaya akan antioksidan, khususnya punicalagin dan antosianin, yang membantu melawan stres oksidatif, mengurangi peradangan, dan melindungi sel dari kerusakan.
Dilansir healthshots, berikut enam manfaat kesehatan dari biji delima yang jarang diketahui orang.
- Kaya antioksidan
Biji delima kaya akan antioksidan, khususnya polifenol yang bantu melindungi sel dari kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas.
Tidak hanya itu, antioksidan juga bantu melawan penyakit kronis seperti diabetes, masalah kesehatan jantung, dan kanker.
- Meningkatkan pencernaan
Biji delima baik untuk pencernaan yang sehat karena kandungan serat dan efek anti-inflamasi.
Serat membantu mengatur pergerakan usus, mencegah sembelit, dan menjaga mikrobioma usus yang sehat.
Sifat anti-inflamasinya dapat membantu mengatasi masalah pencernaan.
- Meningkatkan kesehatan jantung
Mengonsumsi biji delima juga dapat meningkatkan kesehatan kardiovaskular dengan mengurangi kadar kolesterol, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan fungsi pembuluh darah.
Kandungan antioksidan, khususnya punicalagin dan antosianin, serta sifat anti-inflamasi mengurangi stres oksidatif dan peradangan pada sistem kardiovaskular.
- Baik untuk kulit
Delima memiliki banyak manfaat untuk kulit. Buah ini bantu meningkatkan kesehatan kulit dengan mengurangi kerutan, mencegah kulit terbakar sinar matahari dan kerusakan, mengurangi jerawat, meningkatkan produksi kolagen, dan mendetoksifikasi kulit.
Kandungan antioksidannya bermanfaat dalam mengurangi risiko penuaan dini.
- Mengurangi risiko kanker
Biji delima kaya akan beberapa senyawa, seperti asam ellagic dan antosianin, yang memiliki sifat antikanker.
Senyawa-senyawa ini menghambat pertumbuhan sel kanker dan mendorong apoptosis, suatu proses di mana tubuh secara alami menghilangkan sel-sel yang rusak atau berbahaya.
- Meningkatkan kekebalan tubuh
Biji delima merupakan sumber vitamin dan mineral yang baik, termasuk vitamin C, vitamin K, kalium, dan folat.
Vitamin C mendukung sistem kekebalan tubuh yang kuat, sedangkan vitamin K penting untuk kesehatan tulang dan pembekuan darah.
Kemudian, kalium membantu mengatur tekanan darah serta folat sangat penting untuk sintesis DNA dan perbaikan sel.
Mengonsumsi biji delima selama musim flu dan pilek dapat membantu Anda tetap sehat.