Kenapa Mawar Merah Banyak Dicari Saat Hari Valentine?
Ilustrasi mawar mewah. (Freepik)
20:30
13 Februari 2026

Kenapa Mawar Merah Banyak Dicari Saat Hari Valentine?

- Setiap tanggal 14 Februari, suasana romantis terasa di mana-mana. Restoran dipenuhi pasangan, toko cokelat ramai pengunjung, dan satu hal yang hampir selalu hadir, yakni buket mawar merah.

Mulai dari rangkaian sederhana hingga bouquet mewah, bunga ini seolah menjadi “bahasa cinta” yang paling universal. Menariknya, popularitas mawar merah di Hari Valentine bukan sekadar tren modern, melainkan hasil perjalanan panjang sejarah, mitologi, psikologi warna, hingga budaya pop yang terus berkembang.

1. Jejak Mitologi Kuno yang Romantis

Kisah mawar merah sebagai simbol cinta sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Dalam mitologi Yunani, bunga ini erat dikaitkan dengan Aphrodite, dewi cinta dan kecantikan. Salah satu legenda menyebutkan bahwa mawar merah tumbuh dari darah kekasihnya, Adonis, yang meninggal tragis.

Sejak saat itu, mawar merah dianggap melambangkan cinta sejati, gairah, dan pengorbanan. Kisah romantis ini terus diwariskan hingga menjadi bagian dari budaya modern.

2. Warna Merah dan Psikologi Emosi

Bukan hanya bunganya, warna merah memiliki makna psikologis yang kuat. Merah identik dengan energi, keberanian, dan emosi mendalam. Dalam konteks hubungan romantis, warna ini merepresentasikan cinta yang intens dan penuh gairah.

Memberikan mawar merah pun terasa seperti cara paling jelas untuk mengatakan “aku mencintaimu” tanpa harus mengucapkan banyak kata.

3. Tradisi Bahasa Bunga yang Elegan

Pada era Victoria, muncul tradisi floriography atau bahasa bunga. Setiap bunga dan warna memiliki pesan tersendiri. Mawar merah dikenal sebagai simbol cinta romantis yang kuat, sementara warna lain memiliki arti berbeda seperti persahabatan atau ketulusan.

Tradisi ini membuat pemberian bunga terasa lebih personal dan bermakna, layaknya pesan rahasia yang hanya dipahami oleh pemberi dan penerima.

4. Ikon Romantis dalam Seni dan Sastra

Mawar merah juga kerap muncul dalam puisi, novel, hingga lukisan sebagai metafora cinta. Banyak karya seni klasik menggunakan mawar sebagai simbol keindahan dan kerinduan. Representasi ini membuat citra mawar merah semakin melekat dalam imajinasi kolektif tentang romantisme.

5. Tradisi Modern yang Mendunia

Seiring waktu, mawar merah berkembang menjadi simbol Valentine yang paling dikenal secara global. Memberikan buket mawar dianggap sebagai gestur klasik yang aman, romantis, dan bermakna. Tidak heran jika setiap Februari, permintaan bunga ini melonjak drastis di berbagai negara.

6. Filosofi Indah di Balik Duri

Mawar bukan hanya indah, tetapi juga memiliki duri. Filosofi ini sering diibaratkan seperti hubungan cinta yang indah, namun membutuhkan perjuangan dan komitmen. Simbolisme sederhana ini membuat mawar merah terasa semakin relevan sebagai lambang cinta sejati.

Popularitas mawar merah saat Valentine bukan sekadar kebiasaan tahunan. Ia adalah simbol yang terbentuk dari sejarah panjang, kisah mitologi, makna psikologis, hingga budaya modern.

Tak heran jika setiap Hari Valentine tiba, mawar merah tetap menjadi pilihan utama untuk menyampaikan perasaan dari hati ke hati. (*)

 

Editor: Nurul Adriyana Salbiah

Tag:  #kenapa #mawar #merah #banyak #dicari #saat #hari #valentine

KOMENTAR