Kata-kata Jean-Paul van Gastel Usai Hasil Persik Vs PSIM 2-2
- Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, mengungkapkan bahwa hasil imbang 2-2 melawan Persik Kediri merupakan pencapaian terbaik bagi timnya.
PSIM Yogyakarta asuhan Jean-Paul van Gastel membawa pulang hasil seri meski sempat dua kali tertinggal dari tim tuan rumah, Persik Kediri.
Laga Super League 2025-2026 Persik Kediri vs PSIM Yogyakarta dilangsungkan di Stadion Gelora Joko Samudro, Jumat (13/2/2026).
“Kami tidak berada dalam posisi yang baik, jadi saat kehilangan bola kami tidak sebaik biasanya,” ujar Jean-Paul van Gastel dalam konferensi pers usai pertandingan Persik vs PSIM di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur.
Baca juga: Hasil Persik Vs PSIM 2-2: Vidal Ukir Brace, Laskar Mataram Bawa Pulang 1 Poin
Van Gastel berpendapat bahwa laga berlangsung dengan taktik yang baik dari kedua tim.
“Kediri bermain sangat baik di babak pertama dan kami sedikit kesulitan mencegah rotasi yang mereka lakukan,” jelasnya.
Dia menyatakan bahwa timnya mampu merespons situasi dengan baik, berhasil bangkit setiap kali tertinggal, dan akhirnya mendapatkan satu poin dari pertandingan tersebut.
“Dua kali kami tertinggal dan tim saya bisa bangkit, jadi itu hal positif,” tambahnya.
Pesepak bola PSIM Yogyakarta Ezequiel Vidal (tengah) berusaha melewati adangan pesepak bola Persija Jakarta Maxwell (kanan) dalam pertandingan lanjutan Super League 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (28/11/2025). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/app/YU
Hasil yang Adil
Van Gastel menilai bahwa skor mbang ini adalah hasil yang adil bagi kedua tim, mengingat ketatnya pertandingan hingga akhir.
“Secara keseluruhan, bagi kami satu poin adalah hasil maksimal,” tegasnya.
Pemain PSIM, Jop van der Avert, juga menambahkan bahwa timnya telah melakukan pendekatan yang pas dalam duel kontra Persik.
“Kami melakukan hal yang benar secara taktis, tetapi di awal kami kesulitan saat menguasai bola untuk membuat pilihan yang tepat,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa hal positif dari pertandingan ini adalah mental tim yang mampu bangkit dua kali untuk menyamakan kedudukan.
Pemain Baru PSIM Perlu Adaptasi
Pemain asal Belanda yang baru saja mengukir debut bersama PSIM ini mengatakan bahwa dirinya masih perlu beradaptasi dengan karakteristik sepak bola di Indonesia.
“Meskipun sebelumnya saya sudah banyak menonton pertandingan karena banyak teman saya yang bermain di Liga Indonesia,” tuturnya.
“Ini pertandingan pertama, jadi saya perlu membiasakan diri dengan sepak bola Indonesia,” tambah Jop.
Dia juga menilai bahwa kompetisi sepak bola Indonesia terus berkembang, yang membuatnya senang untuk bermain dan bergabung dengan PSIM.
“Saya pikir liganya berkembang, itu hal yang sangat bagus, dan saya senang berada di sini,” pungkasnya.
Tag: #kata #kata #jean #paul #gastel #usai #hasil #persik #psim