Cegah FOMO, Indodax Gencarkan Literasi Kripto
Ilustrasi aset kripto, kripto.(UNSPLASH/ART RACHEN)
22:20
14 Februari 2026

Cegah FOMO, Indodax Gencarkan Literasi Kripto

Industri aset digital, kripto, dan teknologi blockchain berkomitmen untuk terus mendorong literasi agar masyarakat tidak mudah terjebak pada fenomena ikut-ikutan atau Fear of Missing Out (FOMO).

Salah satu upaya tersebut dilakukan oleh platform investasi kripto PT Indodax Nasional Indonesia (Indodax).

Dengan lebih dari 9,8 juta anggota, Indodax secara aktif dan konsisten mendorong literasi aset digital, kripto, dan teknologi blockchain di Indonesia sejak berdiri pada 2014.

Baca juga: Jumlah Investor Kripto RI 20,19 Juta, INDODAX Catat Transaksi Rp 201 Triliun

CEO INDODAX William Sutanto.DOK. INDODAX CEO INDODAX William Sutanto.

Upaya tersebut dijalankan melalui Indodax Academy, kanal edukasi yang membahas berbagai topik seputar blockchain, bitcoin, mining, hingga aset kripto lainnya.

Melalui program ini, Indodax membangun pemahaman publik terhadap teknologi yang menjadi fondasi industri kripto, sekaligus memperkenalkan pentingnya pendekatan Do Your Own Research (DYOR) dalam mengambil keputusan.

CEO Indodax William Sutanto mengatakan, dengan pemahaman yang lebih menyeluruh, pengguna diharapkan mampu menilai risiko, memahami produk, dan mengambil keputusan secara lebih rasional.

“Lewat Indodax Academy dan berbagai program pengembangan talenta, kami ingin membantu masyarakat memahami kripto dan teknologi blockchain secara lebih utuh, termasuk risiko yang ada, sehingga keputusan yang diambil bisa lebih matang dan bertanggung jawab,” ucap William dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/2/2036).

Baca juga: Pasar Kripto Bergejolak, Harga Bitcoin Terkoreksi ke 66.000 Dollar AS

Bangun industri berkelanjutan

Langkah dan upaya tersebut menjadikan Indodax sebagai salah satu dari 26 perusahaan penerima penghargaan Fortune Indonesia Change the World 2025.

Ilustrasi aset kripto. Aturan pajak kripto baru resmi berlaku mulai 1 Agustus 2025.PEXELS/RDNE STOCK PROJECT Ilustrasi aset kripto. Aturan pajak kripto baru resmi berlaku mulai 1 Agustus 2025.

Pengakuan ini diberikan kepada perusahaan yang dinilai memiliki dampak nyata melalui kegiatan bisnis dan inisiatif yang dijalankan secara berkelanjutan.

William menyebut penghargaan tersebut menjadi pengingat atas peran dan komitmen Indodax dalam menyediakan platform exchange sekaligus membangun industri yang berkelanjutan.

Selain edukasi publik, Fortune Indonesia juga menyoroti program literasi Web3 Developer yang dijalankan Indodax.

Baca juga: Pasar Kripto Memerah, Harga Bitcoin Turun 2,5 Persen dalam Sehari

Program ini berfokus pada pelatihan dan mentoring bagi developer lokal agar memiliki keterampilan teknis yang relevan dengan kebutuhan ekosistem Web3.

Menurut William, pengembangan talenta lokal menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem kripto yang berkelanjutan di Indonesia.

“Kami percaya pertumbuhan industri ini tidak hanya ditopang oleh jumlah pengguna, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang memahami teknologinya secara mendalam,” tambahnya.

Melalui kombinasi edukasi publik dan pengembangan talenta, Indodax menyatakan komitmennya untuk membangun ekosistem kripto yang lebih inklusif, sehat, dan berkelanjutan, dengan basis pemahaman yang kuat serta dukungan sumber daya manusia yang kompeten.

Tag:  #cegah #fomo #indodax #gencarkan #literasi #kripto

KOMENTAR