Berencana Beli Rumah? Perhatikan Cara Baca Site Plan bagi Pemula
Ilustrasi rumah baru.(pexels.com/binyamin mellish)
22:09
19 Februari 2026

Berencana Beli Rumah? Perhatikan Cara Baca Site Plan bagi Pemula

- Membeli rumah di kawasan perumahan umumnya tidak hanya melihat show unit (bangunan contoh), tetapi juga site plan (dokumen rencana tapak).

Dokumen ini menjadi acuan tata letak keseluruhan proyek, mulai dari posisi rumah, jalan, hingga fasilitas umum.

Oleh karena itu, dengan memahami dokumen rencana tapak, maka calon pembeli rumah bisa mengetahui lingkungan hunian yang akan ditempati dalam jangka panjang.

Apa Itu Site Plan?

Dalam panduan perencanaan perumahan yang diterbitkan US Department of Housing and Urban Development, site plan dijelaskan sebagai gambar yang menunjukkan tata letak bangunan, akses jalan, utilitas, drainase, serta ruang terbuka dalam suatu kawasan hunian.

Dokumen ini digunakan untuk memastikan pembangunan sesuai dengan regulasi zonasi dan kebutuhan infrastruktur.

Baca juga: Mau Beli Rumah Seken, Pikirkan Dulu Hal Ini

Dosen Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Gadjah Mada (UGM) Sri Maryati mengatakan, site plan membantu masyarakat memahami struktur ruang kawasan sebelum membeli rumah.

Site plan memberikan gambaran menyeluruh mengenai fungsi lahan, jaringan jalan, dan fasilitas sehingga pembeli dapat menilai kualitas lingkungan dan potensi perkembangan kawasan,” ujar Sri dari publikasi akademik tentang Perencanaan Permukiman, yang dikutip Kompas.com, Kamis (19/2/2026).

Menurut dia, pemahaman terhadap site plan juga penting untuk menghindari kesalahan memilih lokasi rumah yang berdekatan dengan area berisiko seperti saluran utama atau zona komersial padat.

Cara Baca Site Plan Perumahan bagi Pemula

Mengacu pada Peraturan Menteri (Permen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 05/PRT/M/2016 Tahun 2016, berikut ini sejumlah hal yang perlu diperhatikan saat baca site plan perumahan.

1. Cermati Pembagian Kavling dan Tipe Rumah

Setiap blok dan nomor kavling menunjukkan ukuran lahan serta tipe bangunan yang direncanakan.

Melalui site plan, pembeli dapat melihat apakah unit berada di hook, dekat fasilitas umum, atau berada di bagian dalam kawasan.

Perencanaan kavling ini merupakan bagian dari desain arsitektur kawasan yang minimal memuat gambar situasi atau site plan sebagai dokumen teknis.

2. Perhatikan Jaringan Utilitas

Jaringan drainase, saluran air, listrik, dan ruang terbuka merupakan elemen penting dalam site plan karena berkaitan dengan kelayakan hunian dan pengendalian lingkungan.

Perencanaan utilitas menjadi bagian dari rencana teknis bangunan dan kawasan yang wajib disiapkan sejak tahap perencanaan.

3. Cek Kesesuaian dengan Rencana Tata Ruang

Pengembangan perumahan harus mengacu pada rencana tata ruang wilayah (RTRW) dan rencana detail tata ruang (RDTR) yang ditetapkan pemerintah daerah.

Baca juga: Harga Naik Tiap Tahun, Kapan Waktu Terbaik Membeli Rumah?

Dokumen perencanaan kawasan, seperti RTBL, digunakan untuk mengendalikan pemanfaatan ruang dan memastikan fungsi lahan sesuai peruntukan.

Selain itu, pembangunan juga harus berada di atas lahan berstatus “clean and clear” atau bebas sengketa untuk menjamin kepastian hukum bagi pembeli.

4. Identifikasi Fasilitas Umum dan Fasilitas Sosial

Dikutip dari Jurnal Universitas Padjajaran berjudul Analisis Proses Penyerahan Infrastruktur Perumahan, Fasilitas, dan Utilitas yang Telah Diimplementasikan di Indonesia, site plan biasanya menampilkan lokasi taman, tempat ibadah, area komersial, hingga ruang terbuka hijau.

Keberadaan fasilitas ini menjadi bagian dari prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) yang nantinya diserahkan kepada pemerintah daerah untuk pengelolaan.

5. Perhatikan Orientasi dan Akses Masuk Kawasan

Sementara dikutip dari Jurnal Universitas Ciputra berjudul Analisis Rencana Tapak Berdasarkan Kriteria Terukur dan Tidak Terukur untuk Pengembangan Perumahan Menurut Penilaian Investor, site plan selalu dilengkapi penunjuk arah mata angin.

Informasi ini penting untuk mengetahui orientasi rumah terhadap sinar matahari maupun arah jalan utama. Posisi dekat gerbang biasanya lebih mudah diakses, namun berpotensi lebih ramai.

Selain itu, jaringan jalan lingkungan harus tergambar jelas karena menjadi bagian dari prasarana dasar perumahan yang wajib disediakan pengembang.

Tag:  #berencana #beli #rumah #perhatikan #cara #baca #site #plan #bagi #pemula

KOMENTAR