Android Hadirkan Fitur Antimaling Canggih, HP Curian Kini Makin Sulit Dibobol
- Android merilis fitur antimaling baru pada Android 16 untuk mempersulit akses ilegal dan mempermudah pengamanan jarak jauh.
- Peningkatan meliputi perluasan Penguncian Otentikasi Gagal dan Pemeriksaan Identitas wajib biometrik pada tindakan sensitif.
- Fitur Kunci Jarak Jauh ditingkatkan melalui android.com/lock, sementara Brasil mengaktifkan perlindungan pencurian secara *default*.
Android resmi menyiapkan serangkaian fitur antimaling terbaru yang dirancang untuk mempersulit akses ilegal, meminimalkan risiko setelah ponsel dicuri, serta mempercepat proses pengamanan dari jarak jauh.
Pembaruan ini menjadi respons atas tren kejahatan yang kian mengkhawatirkan. Pencurian ponsel kini tak lagi sekadar soal kehilangan perangkat, tetapi juga pintu masuk ke penipuan finansial dan pencurian data pribadi.
Dalam hitungan menit, ponsel yang jatuh ke tangan yang salah bisa membuka akses ke aplikasi perbankan, kata sandi tersimpan, hingga informasi sensitif pemiliknya.
Google menegaskan, fitur-fitur anyar ini dirancang agar perangkat Android semakin sulit dibuka paksa, tidak mudah disalahgunakan, dan tetap bisa diamankan meski sudah berada jauh dari pemiliknya.
Sebagian besar fitur keamanan baru ini akan tersedia di perangkat dengan Android 16 ke atas. Salah satu peningkatan penting adalah perluasan Penguncian Otentikasi Gagal.
Fitur yang pertama kali hadir di Android 15 ini akan otomatis mengunci layar jika terjadi terlalu banyak percobaan membuka kunci yang gagal.
PerbesarFitur Antimaling. [Google]Kini, pengguna diberi kontrol penuh lewat tombol aktif/nonaktif khusus di menu pengaturan, sebagaimana melansir dari laman Gizmochina, Kamis (29/1/2026).
Android juga memperluas fungsi Pemeriksaan Identitas. Fitur ini mewajibkan autentikasi biometrik untuk tindakan sensitif saat pengguna berada di luar lokasi tepercaya.
Sejak diperkenalkan awal 2025, Google kemudian memperluasnya ke seluruh aplikasi dan fitur yang menggunakan sistem Permintaan Biometrik Android.
Dampaknya, aplikasi perbankan pihak ketiga hingga Google Password Manager otomatis meminta verifikasi biometrik dalam kondisi tertentu.
Tak hanya itu, Android turut memperketat perlindungan terhadap upaya menebak kunci layar. Sistem kini akan memperpanjang waktu penguncian jika terjadi kegagalan berulang saat memasukkan PIN, pola, atau kata sandi.
Menariknya, kesalahan yang sama dan berulang tidak lagi dihitung agar pengguna sah terhindar dari penguncian tidak sengaja.
Dari sisi pemulihan, fitur Kunci Jarak Jauh juga mendapat peningkatan. Melalui android.com/lock, pengguna kini dapat mengunci ponsel yang hilang atau dicuri dengan tambahan tantangan keamanan opsional.
Langkah ini memastikan bahwa permintaan penguncian benar-benar dilakukan oleh pemilik sah perangkat. Pembaruan ini tersedia untuk perangkat Android 10 ke atas.
Sementara itu, di Brasil, Google melangkah lebih jauh dengan mengaktifkan perlindungan pencurian secara default pada perangkat Android baru.
Kunci Deteksi Pencurian dan Kunci Jarak Jauh langsung aktif sejak proses pengaturan awal. Kunci Deteksi Pencurian bahkan memanfaatkan AI di dalam perangkat untuk mengenali aksi pencurian cepat, seperti modus ambil lalu kabur dan secara otomatis mengunci layar dalam hitungan detik.
Tag: #android #hadirkan #fitur #antimaling #canggih #curian #kini #makin #sulit #dibobol