Jangan Sampai Salah! Ini 5 Cara Mudah Tahu Ban Mobil Kamu Sudah Kedaluwarsa atau Belum
Ilustrasi ban mobil. (Freepik)
06:28
27 Januari 2026

Jangan Sampai Salah! Ini 5 Cara Mudah Tahu Ban Mobil Kamu Sudah Kedaluwarsa atau Belum

- Banyak pemilik mobil mengira ban hanya perlu diganti kalau sudah botak. Padahal, meski tapaknya masih tebal, ban mobil bisa saja sudah kedaluwarsa dan berisiko membahayakan keselamatan. Masalahnya, tanda-tanda ban tua sering kali tidak disadari karena terlihat “masih layak pakai”.

Umumnya, ban mobil memiliki masa pakai sekitar 5-6 tahun, tergantung cara pemakaian dan kondisi penyimpanan. Bahkan ban yang jarang dipakai pun tetap bisa mengalami penurunan kualitas akibat faktor usia dan lingkungan.

Supaya kamu tidak salah langkah, berikut 5 cara mudah untuk mengetahui apakah ban mobil kamu masih aman atau sudah waktunya diganti seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!

1. Cek Kode DOT pada Dinding Ban

Cara paling akurat untuk mengetahui usia ban adalah dengan memeriksa kode DOT (Department of Transportation). Kode ini biasanya tercetak di bagian samping atau dinding ban, meski kadang hanya ada di satu sisi saja.

Kode DOT terdiri dari kombinasi huruf dan angka, tetapi bagian terpentingnya adalah empat digit terakhir. Dua angka pertama menunjukkan minggu produksi, sedangkan dua angka terakhir menunjukkan tahun pembuatan.

Contohnya, jika tertulis DOT 2026, artinya ban tersebut diproduksi pada minggu ke-20 tahun 2026. Dari sini, kamu bisa langsung menghitung apakah usia ban sudah mendekati atau melewati batas aman pemakaian.

2. Perhatikan Informasi Kedaluwarsa dari Pabrikan

Beberapa merek ban kini sudah semakin transparan dengan mencantumkan informasi masa pakai atau rekomendasi penggantian langsung pada produk atau kemasannya. Jika ban kamu memiliki keterangan semacam ini, tentu akan jauh lebih mudah untuk menentukan kapan ban sebaiknya diganti.

Meski begitu, tetap penting untuk tidak hanya bergantung pada tulisan tersebut. Kondisi pemakaian dan lingkungan tetap berpengaruh besar terhadap umur ban, jadi sebaiknya informasi dari pabrikan dijadikan panduan awal saja.

3. Amati Kondisi Ban Secara Visual

Selain usia, kondisi fisik ban juga sangat menentukan kelayakan pakai. Kamu bisa mulai dengan mengecek apakah terdapat retakan kecil, benjolan, permukaan yang mengeras, telapak ban yang mulai halus, atau bentuk ban yang tidak normal.

Perlu diingat, ban yang usianya masih muda pun bisa cepat rusak jika sering melewati jalan rusak, membawa beban berlebih, atau tekanan anginnya tidak sesuai. Jika kamu menemukan tanda-tanda kerusakan tersebut, sebaiknya ban segera diganti meskipun usianya belum mencapai lima tahun.

4. Rasakan Perubahan Kinerja Saat Berkendara

Ban yang sudah menua biasanya akan menunjukkan penurunan performa. Kamu mungkin merasakan getaran berlebih di kemudi, mobil terasa kurang stabil saat menikung, atau muncul suara dengungan yang tidak biasa saat melaju.

Selain itu, ban tua juga cenderung kurang responsif saat pengereman, terutama di jalan basah. Jika kamu merasa jarak pengereman semakin panjang atau mobil mudah tergelincir, jangan anggap sepele. Itu bisa menjadi tanda bahwa kondisi ban sudah tidak optimal dan perlu segera diperiksa.

5. Konsultasikan ke Bengkel atau Ahli Ban

Jika kamu masih ragu menilai kondisi ban sendiri, langkah paling aman adalah membawa mobil ke bengkel, terutama bengkel resmi atau spesialis ban. Teknisi berpengalaman biasanya bisa langsung mengetahui apakah ban masih layak pakai atau sudah harus diganti.

Dengan pengecekan profesional, kamu tidak hanya lebih tenang, tapi juga bisa mencegah risiko kecelakaan akibat ban yang sudah kedaluwarsa tanpa disadari.

 

Editor: Sabik Aji Taufan

Tag:  #jangan #sampai #salah #cara #mudah #tahu #mobil #kamu #sudah #kedaluwarsa #atau #belum

KOMENTAR