Padukan Warisan dan Budaya, AC Milan Rilis Kit Keempat Bareng PUMA x Slam Jam
AC Milan secara resmi meluncurkan seragam keempat mereka untuk musim 2025-2026, menambah pilihan gaya baru bagi para penggemar dan kolektor merchandise klub.(Dok. AC Milan)
16:29
25 Februari 2026

Padukan Warisan dan Budaya, AC Milan Rilis Kit Keempat Bareng PUMA x Slam Jam

Klub Liga Italia (Serie A), AC Milan, secara resmi mengumumkan peluncuran seragam keempat mereka untuk musim 2025-2026.

Melalui kolaborasi bersama perusahaan olahraga global Puma dan pionir Budaya asal Italia, Slam Jam, koleksi ini telah menjalani debut perdananya di lapangan saat laga kontra Parma pada Minggu lalu.

Langkah inovatif ini merupakan upaya AC Milan dalam menginterpretasikan kembali identitas Rossoneri melalui sudut pandang modern.

Koleksi ini tidak hanya menonjolkan estetika, tetapi juga merayakan peran vital para suporter serta posisi klub sebagai ikon global yang menghubungkan dunia olahraga dengan tren gaya hidup masa kini.

Desain Kit Keempat ini mengusung konsep utama bertajuk “Benvenuti all'Inferno”, sebuah narasi yang menggabungkan sejarah klub dengan elemen Budaya kontemporer.

Baca juga: Eks Bintang AC Milan Bawa Bodo/Glimt Depak Inter: Rasanya Luar Biasa

Visual utama seragam ini berpusat pada ikon setan legendaris yang terinspirasi dari sketsa orisinal desainer ternama, Bruno Prosdocimi.

Tema “Inferno” berusaha menangkap esensi kekuatan AC Milan saat intensitas stadion mencapai puncaknya, menciptakan kesatuan antara pemain dan pendukung.

Sosok iblis tersebut ditampilkan secara berani di bagian depan dan belakang jersey, bahkan tersembunyi secara detail pada lapisan dalam untuk edisi terbatas sebagai simbol kebanggaan dan persatuan.

Detail Estetika dan Teknologi Berkelanjutan

Koleksi eksklusif ini mencakup berbagai item mulai dari jersey, jaket, hingga aksesori yang mencerminkan atmosfer emosional San Siro.

Tersedia dalam dua pilihan warna utama, yakni merah tua yang ikonik serta perak elegan yang merepresentasikan karakter desain Slam Jam, seragam ini tetap mempertahankan lambang tradisional merah dan hitam yang menjadi ciri khas klub.

Dari sisi teknis, seragam ini dilengkapi teknologi dryCELL dari Puma untuk memastikan kenyamanan pemain.

Baca juga: AC Milan Murka, 4 Keputusan Wasit Disorot, Termasuk Insiden Gigi Copot

Selain itu, terdapat inisiatif ramah lingkungan melalui program RE:FIBRE yang menggunakan setidaknya 95 persen limbah tekstil daur ulang untuk versi pemain, serta 90 persen bahan daur ulang untuk edisi terbatas.

Klub Liga Italia, AC Milan, berkolaborasi dengan PUMA dan Slam Jam untuk merilis kit keempat musim 2025-2026.Dok. AC Milan Klub Liga Italia, AC Milan, berkolaborasi dengan PUMA dan Slam Jam untuk merilis kit keempat musim 2025-2026.

Visi Para Kolaborator

Maikel Oettle selaku Chief Revenue Officer AC Milan menyatakan bahwa koleksi ini merupakan bentuk penghormatan bagi komunitas global.

"Kit Keempat adalah perayaan kebanggaan Rossoneri, dibuat pertama dan terutama untuk para penggemar yang hidup dan bernapas dengan warna-warna ini setiap hari," jelas Oettle.

"Ini mewakili titik temu alami antara sepak bola, mode, dan budaya. Dikembangkan bersama PUMA dan Slam Jam, setiap detail, mulai dari lambang klub bersejarah, mencerminkan identitas, passion, dan rasa kebersamaan yang mendalam."

"Lebih dari sekadar seragam, ini adalah penghormatan kepada komunitas Rossoneri global kami," lanjutnya.

Sementara itu, Marco Mueller dari PUMA menambahkan bahwa detail halus dalam koleksi ini akan sangat berkesan bagi para penggemar.

“Milan adalah klub—dan kota—yang identik dengan mode. Bekerja sama kembali dengan Slam Jam untuk menciptakan koleksi yang terasa sama uniknya di lapangan seperti di tribun penonton adalah sesuatu yang benar-benar kami nantikan," timpal Mueller.

"Dari warna ikonik dan tema berani hingga detail halus seperti wajah gargoyle tersembunyi di lapisan dalam jersey edisi terbatas, perhatian terhadap detail di seluruh koleksi inilah yang kami yakini akan benar-benar terhubung dengan para penggemar dan pemain.”

Baca juga: Parma Cetak Gol Kontroversial, Asisten Pelatih AC Milan Enggan Salahkan Wasit

Luca Benini, pendiri Slam Jam, turut mengekspresikan kebanggaannya atas proyek kreatif ini.

“Kesempatan untuk melayani tim yang kami cintai dengan visi kreatif kami adalah pencapaian seumur hidup yang kami sangat bangga dengannya,” tutur Luca Benini.

Tag:  #padukan #warisan #budaya #milan #rilis #keempat #bareng #puma #slam

KOMENTAR