Arsenal Gilas Spurs 4-1, Tim Arteta Bangkit Usai 72 Jam Penuh Tekanan
- Arsenal meraih kemenangan telak 4-1 atas Tottenham Hotspur dalam derbi London Utara. The Gunners merasakan kelegaan setelah 72 jam penuh tekanan.
Duel Tottenham Hotspur vs Arsenal berlangsung di Tottenham Hotspur Stadium pada Minggu (22/2/2026) di Stadion Tottenham Hotspur.
Kemenangan Arsenal di markas Tottenham dipastikan oleh sepasang gol Eberechi Eze dan dwigol Viktor Gyokeres.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta menyatakan bahwa kemenangan di markas Tottenham tersebut terasa seperti pendongkrak motivasi bagi pasukannya yang baru saja melewati 72 jam penuh tekanan.
Patut diketahui, sebelum menggilas Tottenham, secara mengejutkan Arsenal ditahan imbang oleh juru kunci Wolverhampton Wanderers pada tengah pekan silam.
Baca juga: Igor Tudor Sebut Arsenal Tim Terbaik Dunia Usai Babat Tottenham 4-1
Mundur lagi ke belakang, Arsenal hanya mampu bermain imbang dengan Brentford. Artinya, The Gunners menuju derbi London Utara dengan modal hasil seri beruntun dalam dua partai terkini Premier League.
Karena hasil itu, Man City yang berada di peringkat dua, sempat memangkas jarak dengan Arsenal menjadi hanya dua angka.
“Saya tidak bisa lebih bangga dan lebih bahagia dari apa yang saya lihat di lapangan, terutama bagaimana kami menjalani 72 jam terakhir,” kata Arteta kepada wartawan usai laga melawan Tottenham.
“Saya menonton ulang pertandingan melawan Wolves dan tidak ada penjelasan bagaimana kami bisa berakhir imbang dalam laga itu,” ujar Arteta lagi.
Baca juga: Skor AC Milan Vs Parma 0-1: Gol Bola Mati ala Arsenal Picu Kontroversi
“Anda harus bangkit karena perasaan marah, malu, dan kecewa itu muncul bersamaan.”
“Anda tidak merasakan hal seperti itu jika ini hanya sekadar pekerjaan, karena ini adalah gairah kami dan tujuan yang kami miliki."
“Anda harus menyatukan semua orang dan proses itu menyenangkan, tetapi pada akhirnya semuanya harus ditunjukkan di lapangan dan kami tampil luar biasa,” ucapnya.
The Gunners Tunjukkan Mentalitas
Kemenangan ini juga menjadi jawaban atas keraguan yang sempat muncul terhadap mentalitas Arsenal, mengingat mereka belum meraih trofi besar sejak 2020.
Arsenal sebelumnya kerap dikritik karena gagal mempertahankan keunggulan dalam persaingan gelar melawan Manchester City pada musim 2023 dan 2024.
Namun kemenangan ketiga Arsenal dalam delapan pertandingan liga terakhir ini menunjukkan bahwa mereka tidak selalu runtuh di bawah tekanan.
“Ketika situasi berada di titik paling genting dan orang-orang mulai meragukan, Anda harus berdiri tegak,” kata Arteta.
“Kami menunjukkan siapa diri kami, tetapi itu harus dibuktikan lagi dan lagi karena ini adalah perjalanan yang naik turun,” ucap sang pelatih asal Spanyol tersebut.
Hasil ini tercatat sebagai kemenangan tandang terbesar Arsenal atas Tottenham di liga sejak tahun 1978. Kala itu, The Gunners mampu melibas Spurs 5-0.
Musim ini juga menjadi yang kedua sejak 1934-1935 di mana Arsenal memenangkan dua derbi London Utara dengan selisih tiga gol atau lebih.
Pelatih Juventus asal Kroasia Igor Tudor bereaksi di area teknis selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Juventus dan Lecce di Stadion Juventus di Turin pada 12 April 2025.
Awal Pahit Igor Tudor
Arteta bahkan ikut turun ke lapangan usai pertandingan untuk merayakan kemenangan bersama para pemain di depan pendukung Arsenal yang penuh kegirangan.
Perayaan tersebut berlangsung di stadion yang nyaris kosong karena banyak pendukung Tottenham meninggalkan tribune sebelum laga berakhir.
Di sisi lain, kekalahan telak dari Arsenal jadi pengalaman pahit, Igor Tudor, yang menjalani debut melatih Spurs di Liga Inggris, sejak ditunjuk menggantikan Thomas Frank.
“Ada jarak besar antara kedua tim, Arsenal adalah salah satu tim terbaik di dunia dan mereka terlalu kuat bagi kami saat ini,” kata Tudor.
“Kurangnya kepercayaan diri kami terlihat jelas, saya sedih dan marah, tetapi ini juga membantu kami memahami situasi sebenarnya,” ujarnya.
“Tim sedang penuh masalah dan satu-satunya kunci adalah bekerja setiap hari di latihan dengan rendah hati.”
“Obatnya adalah setiap orang bercermin dan benar-benar mencoba mengubah kebiasaan,” ujar eks pelatih Verona, Marseille, dan Juventus tersebut.
Tag: #arsenal #gilas #spurs #arteta #bangkit #usai #penuh #tekanan