Persebaya Diuji Masalah Kebugaran, Tavares Sebut Pemain Ciptakan Keajaiban
Pemain Persebaya Surabaya Mihailo Perovic (kiri) dan Leo Lelis selebrasi usai mencetak gol yang kemudian dianulir oleh wasit pada laga pekan ke-19 Super League 2025-2026 melawan Dewa United yang berakhir dengan skor 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (1/2/2026).(KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU)
10:58
11 Februari 2026

Persebaya Diuji Masalah Kebugaran, Tavares Sebut Pemain Ciptakan Keajaiban

- Selama masa persiapan menuju pekan ke-21 Super league 2025-2026, Persebaya Surabaya dihadapkan pada persoalan kondisi fisik pemain yang belum sepenuhnya ideal.

Performa Persebaya sejatinya mulai menunjukkan tren positif usai meraih kemenangan atas Bali United pada pekan sebelumnya.

“Saat ini, kami memiliki beberapa masalah dengan pemain yang terkena diare, beberapa pemain yang terkena virus, dan beberapa pemain lainnya cedera,” kata pelatih Persebaya, Bernardo Tavares.

Situasi tersebut membuat persiapan Persebaya berjalan dengan kehati-hatian ekstra jelang laga pekan ke-21 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (14/2/2026) malam.

Baca juga: Titik Balik Persebaya, Tavares Pilih Menyerang ketimbang Bertahan

Nasib Malik dan Perovic Masih Abu-Abu

Kondisi pemain yang fluktuatif memaksa tim pelatih mengubah prioritas latihan.

Tavares menegaskan, fokus utama bukan semata taktik, melainkan memastikan siapa saja pemain yang benar-benar siap tampil.

"Juga mencoba memperbaiki beberapa hal yang menurut kami penting, hal-hal yang kurang baik yang kami lakukan di pertandingan terakhir, hal-hal yang menurut kami perlu ditingkatkan sebagai tim,” imbuhnya.

Termasuk perhatian terhadap kondisi dua penyerang Persebaya, Malik Risaldi dan Mihailo Perovic.

Keduanya mengalami cedera saat menghadapi Bali United pada pekan ke-20, hingga kini masih berada dalam pemantauan tim medis.

Baca juga: Persebaya Menang di Bali, Pesan Tavares untuk Percaya pada Mimpi

“Kami enggak tahu, tunggu saja, apakah keduanya bisa pulih cepat atau tidak,” kata Tavares, pelatih berlisensi UEFA Pro itu.

Ketidakpastian tersebut membuatnya belum berani menghitung kekuatan tim secara pasti.

“Kalau tidak latihan bersama, di sini cedera atau sakit tidak tahu berapa pemain lagi yang kami miliki,” sambungnya.

Pekan ke-17 Super League 2025-2026 melawan Malut United menjadi laga debut pelatih baru Persebaya Surabaya Bernardo Tavares yang berakhir dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (10/1/2026) sore.KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU Pekan ke-17 Super League 2025-2026 melawan Malut United menjadi laga debut pelatih baru Persebaya Surabaya Bernardo Tavares yang berakhir dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (10/1/2026) sore.

Tavares Soroti Sikap Pemain di Tengah Keterbatasan

Sementara itu di tengah berbagai kendala, ia justru menyoroti sikap para pemain yang dinilainya menunjukkan mentalitas positif.

Di sisi lain, Tavares menolak anggapan yang menilai dirinya sebagai sosok yang mengubah tim secara instan.

“Saya hanya menempatkan para pemain dan para pemainlah yang menciptakan keajaiban. Mereka adalah senimannya,” kata Bernardo Tavares.

Menurutnya, kemenangan atas Bali United juga tidak lepas dari pengorbanan para pemain yang tetap tampil maksimal meski tidak dalam kondisi terbaik.

Bahkan, beberapa pemain harus tampil di posisi yang tidak biasa.

Baca juga: Tavares Minta Persebaya Main Lebih Cepat: Jangan Jadi Tukang Pos

“Mereka menunjukkan sikap dan semangat yang baik, bahkan mengorbankan diri di pertandingan terakhir karena banyak pemain dari tim kami tidak dalam kondisi 100%,” ujar pelatih asal Portugal itu.

“Banyak pemain bermain di posisi yang tidak biasa dan mereka berusaha melakukan yang terbaik, dan ketika kami melihat para pemain berusaha melakukan yang terbaik, kami melihat sikap yang baik, kemungkinan kami untuk meraih kesuksesan sangat besar,” pungkasnya.

Saat ini, klub berjuluk Bajul Ijo itu menempati posisi ke-5 klasemen sementara Super League dengan perolehan 35 poin.

Poin tersebut bersumber dari sembilan kemenangan, delapan hasil imbang, dan tiga kekalahan.

Tag:  #persebaya #diuji #masalah #kebugaran #tavares #sebut #pemain #ciptakan #keajaiban

KOMENTAR