3 Alasan Wonderkid PSV Sebas Ditmer Layak Jadi Rebutan Timnas Indonesia
- Sebas Ditmer memiliki garis keturunan Indonesia yang sah dari kakek pihak ayah yang lahir di Jakarta, membuatnya eligible membela Timnas Indonesia.
- Talenta Sebas diakui PSV Eindhoven dengan pemberian kontrak profesional sejak usia 15 tahun dan kini aktif bermain di kompetisi UEFA Youth League.
- Sebagai pemain versatile, Sebas Ditmer mampu bermain sama baiknya di posisi bek tengah maupun gelandang bertahan berkat postur ideal dan visi bermainnya.
Nama Sebas Ditmer belakangan ini ramai diperbincangkan oleh publik sepak bola Tanah Air sebagai salah satu aset masa depan yang potensial bagi Timnas Indonesia.
Pemain muda yang kini menimba ilmu di akademi raksasa Belanda, PSV Eindhoven, tersebut dinilai memiliki profil yang sangat sesuai dengan kebutuhan skuad Garuda.
Kehadiran talenta seperti Sebas Ditmer tentu menjadi angin segar bagi pelatih John Herdman yang tengah menyusun kerangka tim jangka panjang.
PerbesarTerungkap asal darah Indonesia Sebas Ditmer. Bek muda PSV Eindhoven ini punya kakek kelahiran Jakarta dan eligible bela Timnas Indonesia. Simak profil lengkapnya. [Dok. IG sebasditmer_]Berikut adalah tiga fakta menarik mengenai Sebas Ditmer yang membuatnya layak disebut sebagai calon bintang masa depan Timnas Indonesia.
1. Garis Keturunan Langsung dari Jakarta
Fakta paling krusial yang membuat Sebas Ditmer memenuhi syarat atau eligible untuk membela Timnas Indonesia adalah asal-usul darahnya.
Berdasarkan data yang valid, pemain kelahiran Nijmegen ini memiliki seorang kakek dari pihak ayah yang tercatat lahir di Jakarta.
Riwayat kelahiran sang kakek di ibu kota Indonesia tersebut menjadikan status Sebas sangat sah menurut statuta FIFA untuk melakukan perpindahan federasi.
Hal ini tentu memudahkan proses administrasi jika PSSI serius ingin meminang pemain kelahiran 26 Mei 2008 tersebut.
Sebas Ditmer tidak perlu menunggu proses naturalisasi istimewa yang rumit karena memiliki garis keturunan yang sangat jelas dan dekat.
2. Dikontrak Profesional Sejak Usia 15 Tahun
Kualitas teknis Sebas Ditmer sudah diakui oleh salah satu akademi sepak bola terbaik di Eropa sejak usia yang sangat belia.
Manajemen PSV Eindhoven tidak ragu menyodorkan kontrak profesional perdana kepada Sebas saat usianya baru menginjak 15 tahun.
Langkah berani klub berjuluk Rood-witten ini menunjukkan betapa besarnya potensi yang dimiliki sang pemain untuk berkembang menjadi pesepak bola top.
Kontrak profesional tersebut mengikat Sebas di PSV Eindhoven hingga tahun 2026 mendatang.
Pengalaman berkompetisi di level tinggi seperti UEFA Youth League bersama PSV U-19 semakin mematangkan mentalitas bertandingnya.
3. Bek Modern yang Bisa Main di Tengah
Sebas Ditmer dikenal sebagai tipe pemain bertahan modern yang memiliki keunggulan dalam hal fleksibilitas posisi atau versatile.
Dengan postur tubuh mencapai 1,82 meter, ia sangat kokoh saat dipercaya mengawal jantung pertahanan sebagai bek tengah.
Namun, kemampuan distribusi bola dan visi bermainnya juga memungkinkan Sebas untuk dipasang sebagai gelandang bertahan.
Fleksibilitas ini menjadi nilai tambah yang sangat vital dalam taktik sepak bola modern yang menuntut pemain belakang untuk bisa membangun serangan.
Kemampuan multiposisi ini akan memberikan banyak opsi strategi bagi pelatih Timnas Indonesia dalam meracik formasi di masa depan.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Tag: #alasan #wonderkid #sebas #ditmer #layak #jadi #rebutan #timnas #indonesia