Serasa Bernostalgia Lawan Ash Barty, Iga Swiatek Puji Janice Tjen Usai Menang di Qatar Open 2026
Iga Swiatek merasa permainan dan pukulan Janice Tjen ada kemiripan dengan Ash Barty, mantan petenis nomor satu dunia asal Australia. (Dok. WTA/Iga Swiatek)
10:26
11 Februari 2026

Serasa Bernostalgia Lawan Ash Barty, Iga Swiatek Puji Janice Tjen Usai Menang di Qatar Open 2026

–Petenis nomor dua dunia, Iga Swiatek memberikan pujian kepada Janice Tjen usai meraih kemenangan di Qatar Open 2026. Dia mengaku merasa bernostalgia dengan Ash Barty saat menghadapi jagoan Indonesia tersebut.

Iga Swiatek mengawali perjuangan di Qatar Open 2026 dengan meyakinkan. Petenis asal Polandia itu sukses menaklukkan Janice Tjen di Center Court Khalifa International Tennis Complex, Doha, Qatar pada Selasa (10/2) malam.

Pemilik tiga gelar Qatar Open itu menang 6-0 dan 6-3 atas Janice Tjen. Iga Swiatek semakin memperpanjang rekor kemenangan beruntun di pertandingan pembuka turnamen WTA 1000 menjadi 32 kalk. Terakhir kali dia kalah di pertandingan pembuka turnamen WTA 1000 terjadi di Cincinnati pada 2021 melawan Ons Jabeur.

”Selalu menyenangkan untuk memulai turnamen dengan cara yang solid dan saya siap untuk setiap pertandingan,” kata Swiatek ketika ditanya tentang rentetan kemenangan ini, dipetik dari laman resmi WTA.

”Saya pikir itulah alasannya. Saya tidak menganggap enteng apa pun, jadi bahkan babak pertama atau kedua, saya menganggapnya sebagai pertandingan yang sangat penting dan sebagai tantangan. Jadi saya siap untuk itu sejak awal,” tambah dia.

Dominasi Iga Swiatek atas Janice Tjen memang tak terbantahkan. Dia tampil nyaris tanpa celah pada set pertama dan sukses mendikte permainan lawannya yang berusia 23 tahun tersebut.

Forehand spin jadi salah satu pukulan senjata Swiatek pada set pertama. Serangan itu jadi momok untuk seorang Janice Tjen sehingga kemenangan telak bisa didapat.

Pun begitu, Iga Swiatek tak merasa besar kepala dengan kemenangan telak ini. Dia tetap memberikan pujian kepada Janice Tjen, yang dirasa olehnya mirip dengan Ashleigh Barty secara permainan.

Barty adalah mantan petenis nomor satu dunia asal Australia. Iga Swiatek pernah menghadapinya dua kali pada 2021 dan 2022, sebelum Barty memutuskan pensiun. Hasilnya Iga Swiatek selalu menelan kekalahan.

”Hari ini, saya perlu beradaptasi dengan ritme yang berbeda. Saya merasa pilihan-pilihan yang dia buat (Tjen) mirip dengan pilihan Ash Barty. Itu adalah nostalgia yang menyenangkan,” ujar Swiatek soal Janice.

Selanjutnya, Iga Swiatek akan menghadapi mantan pemain peringkat 10 besar Daria Kasatkina, di babak 16 besar Qatar Open 2026. Kasatkina dari Australia meraih kemenangan 6-4, 6-0 atas unggulan ke-16, Elise Mertens dari Belgia, pada hari yang sama.

Swiatek unggul dalam rekor pertemuan 6-1 atas Kasatkina dan telah memenangkan enam pertemuan terakhir mereka tanpa kehilangan satu set pun. Namun, dia enggan menganggap enteng pertandingan babak ketiga.

”Sejujurnya, saya mencoba untuk tidak memikirkan rekor pertemuan karena setiap pertandingan adalah cerita yang berbeda. Dia bisa datang ke pertandingan dengan perasaan bahwa dia tidak akan rugi apa pun,” kata Iga Swiatek.

”Ada berbagai cara pertandingan bisa berjalan, dan saya tidak akan mengatakan bahwa fokus pada hasil terakhir memberikan banyak keuntungan. Saya lebih suka tetap siap menghadapi tantangan dan tidak terlalu memikirkan hasil sebelumnya,” imbuh dia.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah

Tag:  #serasa #bernostalgia #lawan #barty #swiatek #puji #janice #tjen #usai #menang #qatar #open #2026

KOMENTAR