Saran Toni Kroos terkait Situasi Real Madrid: Butuh Kekacauan di Lapangan!
- Real Madrid mengalami kesulitan musim ini dan situasinya semakin memburuk dalam seminggu terakhir.
Real Madrid menderita kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol, hasil yang mengakibatkan Xabi Alonso dipecat dari posisinya sebagai pelatih.
Beberapa hari kemudian, pelatih interim Alvaro Arbeloa juga tak bisa berbuat banyak dengan Real Madrid tersingkir dari Copa del Rey oleh tim papan bawah kasta kedua Liga Spanyol, Albacete.
Kekalahan di Piala Super tersebut telah dianalisis oleh mantan gelandang Real Madrid, Toni Kroos.
Pentingnya Kekacauan dalam Laga
Kroos berpendapat bahwa mantan klubnya kesulitan meraih kemenangan di pertandingan besar tanpa adanya unsur kekacauan.
"Saya merasa mereka butuh semacam kekacauan di lapangan untuk memenangkan jenis laga seperti ini," ujarnya di Einfach mal luppen (melalui Diario AS).
"Tidak ada yang direncanakan, terkontrol, atau rumit, tetapi lebih kepada laga yang bolak-balik. Biarkan hal-hal gila terjadi."
"Di sana mereka bisa mengeluarkan kelebihan mereka. Namun kemudian hal-hal terjadi seperti gol pertama Barcelona yang tidak seharusnya terjadi," ujarnya.
Ia juga menyinggung perkataan Xabi dalam konferensi pers yang mengutarakan bahwa laga sudah dalam kontrol.
"Tanpa bola dan bertahan, tetapi terkontrol," tutur Kroos melanjutkan.
"Tiba-tiba, Raphinha memiliki peluang bersih yang dia lewatkan. Ini saatnya untuk bernapas dan memperlambat permainan."
Interupsi Momentum Lawan
Kroos juga mengatakan bahwa Real Madrid perlu menginterupsi dinamika lawan.
Menurutnya, tim besar seperti Real Madrid tak boleh kebobolan karena memberi banyak ruang atau kehilangan bola secara ceroboh.
"Dalam momen-momen tersebut, mereka yang di depan juga harus bisa menahan bola dan tidak mengambil risiko untuk menghindari kehilangan lebih lanjut," tuturnya menambahkan.
"Saya merasa ada kurangnya perasaan untuk permainan dan apa yang diperlukan dalam setiap situasi."
Kroos juga memberikan pendapat mengenai keputusan Alonso untuk menggunakan pendekatan konservatif di final Piala Super.
"Menarik bahwa dia beradaptasi. Dia tahu bahwa situasinya tidak akan berakhir baik jika bermain satu lawan satu," ujarnya.
"Itulah sebabnya dia mencoba untuk memilih jalan yang memiliki peluang sukses terbaik, sesuatu yang sebelumnya telah berhasil untuknya di Clasico di La Liga."
Pelatih Real Madrid asal Spanyol, Xabi Alonso, bereaksi pada laga Liga Spanyol antara Elche CF dan Real Madrid CF di Stadion Martinez Valero di Elche pada 23 November 2025.
"Anda selalu bisa menang dengan cara ini, tetapi Anda akan kehilangan sebagian besar pertandingan."
"Anda bisa menang karena ada kualitas individu dalam skuad. Anda bisa melihatnya di gol Vini, tetapi saya merindukan permainan yang lebih terorganisir."
"Tim yang ingin memiliki 70 persen penguasaan bola akan kesulitan dengan 30 persen lainnya. Barcelona adalah tim yang menderita tanpa bola. Apa yang mereka lakukan? Mereka berusaha untuk mengambilnya kembali."
"Ketika mampu menjaga penguasaan bola dengan cukup seimbang, peluang untuk mengalahkan Barcelona berlipat ganda. Peluang untuk sukses ada saja jika Anda hanya akan melakukan serangan balik dengan kualitas yang ada di tim tetapi kesempatan untuk menang tipis."
Tag: #saran #toni #kroos #terkait #situasi #real #madrid #butuh #kekacauan #lapangan