Berat Badan Turun Lebih dari 90 Kg, Pria Ini Ubah Hidup Lewat Hot Yoga dan Angkat Beban
Ilustrasi olahraga. Dari bobot hampir 182 kg hingga hidup lebih sehat, Eddie Adegeye membagikan perjalanan diet realistis yang dimulai dari rasa takut kehilangan hidup.(Freepik)
14:10
6 Februari 2026

Berat Badan Turun Lebih dari 90 Kg, Pria Ini Ubah Hidup Lewat Hot Yoga dan Angkat Beban

Seorang pria asal Minneapolis, Amerika Serikat, Eddie Adegeye, berhasil menurunkan lebih dari 90 kilogram berat badan setelah mengubah total gaya hidupnya melalui kombinasi hot yoga dan latihan angkat beban.

Perjalanan diet tersebut dimulai ketika angka timbangan menunjukkan berat badannya menyentuh sekitar 182 kg pada 2018.

Dorongan terbesar datang dari kekhawatiran sang ibu akan risiko penyakit serius akibat obesitas. Kini, setelah bertahun-tahun proses bertahap, berat badannya turun hingga sekitar 89 kg.

Baca juga: Cerita Luke Combs Turun Berat Badan 13 Kg, Diet demi Kesehatan dan Anak

Titik balik saat berat badan tembus 180 kg

Adegeye mengungkapkan bahwa sejak kecil ia selalu menjadi yang paling besar di antara teman-temannya, meski aktif mengikuti berbagai olahraga. Namun, aktivitas fisik tersebut tidak diimbangi dengan pola makan yang sehat.

Kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji dalam porsi besar dan gaya hidup sedentari membuat berat badannya terus meningkat.

Sebagai keturunan Nigeria, ia juga terbiasa mengonsumsi makanan keluarga yang kaya karbohidrat dan lemak. Situasi memburuk saat masa kuliah, ketika aktivitas fisik hampir tidak ada dan makanan selalu dipesan secara daring.

Kekhawatiran keluarga menjadi pemicu utama perubahan. Adegeye menyebut kakeknya meninggal akibat komplikasi diabetes, dan ibunya takut ia mengalami nasib serupa.

“Saya mulai merasa takut sendiri. Saya tahu, kalau tidak berubah, hidup saya benar-benar terancam,” ujarnya seperti dikutip dari Business Insider.

Baca juga: Jelang Pernikahan, Pasangan Ini Berhasil Turun Berat Badan 43 Kilogram dan Kejutkan Tamu Undangan

Memulai dari rasa takut ke rutinitas baru

Ilustrasi yoga. Dari bobot hampir 182 kg hingga hidup lebih sehat, Eddie Adegeye membagikan perjalanan diet realistis yang dimulai dari rasa takut kehilangan hidup.SHUTTERSTOCK Ilustrasi yoga. Dari bobot hampir 182 kg hingga hidup lebih sehat, Eddie Adegeye membagikan perjalanan diet realistis yang dimulai dari rasa takut kehilangan hidup.

Pada usia 24 tahun, Adegeye memulai perjalanan dietnya. Ia mengaku sempat merasa minder datang ke gym dan hanya berlatih saat pengunjung sepi.

Angkat beban terasa menakutkan karena takut salah teknik, sementara yoga awalnya terasa tidak masuk akal baginya.

Namun, setelah mencoba kelas yoga lain, ia mulai menikmati fleksibilitas gerakan dan latihan pernapasan. Rutinitas kemudian bertambah dengan jalan kaki jarak jauh, yang perlahan membangun kebiasaan aktif.

Dalam fase awal ini, ia berhasil menurunkan sekitar 36 kg hanya dengan konsistensi berolahraga setiap hari, bahkan hingga dua kali sehari sebelum dan sesudah bekerja.

Baca juga: Diet Keto Bantu Turunkan Berat Badan, tapi Studi Ungkap Risiko Tersembunyi

Hot yoga dan angkat beban jadi kunci

Setelah sempat mundur saat pandemi, Adegeye kembali disiplin pada akhir 2021. Ia mulai rutin mengikuti hot yoga di ruangan bersuhu tinggi dan memadukannya dengan sauna.

Latihan ini kemudian dikombinasikan dengan angkat beban berat, yang justru membuatnya merasa lebih percaya diri. Ia bahkan mulai mengikuti kompetisi ketahanan fisik yang melibatkan angkat beban.

“Saya tidak pernah membayangkan bisa melakukan headstand di yoga. Sekarang itu jadi hal biasa,” katanya.

Mengatur pola makan tanpa diet ekstrem

Soal pola makan, Adegeye tidak langsung mengubah semuanya. Ia baru fokus pada asupan setelah rutinitas olahraga terbentuk. Prinsipnya sederhana: menjaga defisit kalori tanpa menghilangkan makanan yang disukai.

Ia kerap memilih makanan bernutrisi tinggi seperti menu dari restoran cepat saji yang bisa dikontrol porsinya. Baginya, makanan tersebut tetap memberi rasa kenyang sekaligus mengingatkan pada masakan ibunya.

Hasilnya signifikan. Dari berat awal sekitar 182 kg, berat badannya kini stabil di kisaran 89 kg. Total penurunan mencapai lebih dari 93 kg, atau lebih dari setengah berat badan awalnya. Ukuran pakaian pun berubah drastis, dari kaus 4XL menjadi ukuran M.

Baca juga: Dokter Ini Berhasil Turunkan Berat Badan 57 Kg dalam 18 Bulan Tanpa Obat

Lebih sehat, lebih percaya diri

Adegeye mengaku kini tidak lagi dihantui ketakutan akan diabetes. Energi meningkat, kepercayaan diri tumbuh, dan hubungan sosial pun membaik karena gym menjadi ruang pertemanan baru baginya.

“Yang paling penting, saya sekarang menghargai diri saya sendiri. Kalau saya bisa melakukannya, siapa pun bisa,” ujarnya.

Baca juga: Cara Sopir Truk Ini Berhasil Turun Berat Badan 34 Kg Tanpa Diet Ketat

Tag:  #berat #badan #turun #lebih #dari #pria #ubah #hidup #lewat #yoga #angkat #beban

KOMENTAR