Kekayaan Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang Pilih Jadi Petani Ketimbang Menteri Kepolisian
Pernyataan sang Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kini memancing diskusi hangat di tengah-tengah publik.
Bahkan karena pernyataan tersebut, kekayaan Kapolri Listyo Sigit Prabowo menjadi informasi yang dicari-cari.
Listyo sempat melontarkan protesnya terhadap wacana dibentuknya Menteri Kepolisian.
Melalui Kementerian Kepolisian, Kepolisian Republik Indonesia atau Polri akan dinaungi oleh seorang menteri.
Wacana tersebut sontak ditentang oleh sang Kapolri. Ia mengaku sempat ditawari posisi menjadi Menteri Polri, namun ia tolak mentah-mentah.
"Bahkan ada beberapa orang yang menyampaikan ke saya lewat WhatsApp, 'Mau tidak Pak Kapolri jadi Menteri Kepolisian?'," ujar Listyo dalam Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI di Gedung Parlemen, Jakarta, pada hari Senin (26/1/2026).
Listyo bahkan berseloroh bahwa ia lebih baik menjadi seorang petani ketimbang harus duduk di kementerian.
Sampai-sampai, Listyo menegaskan akan mundur dari Korps Bhayangkara jika wancana Menteri Kepolisian diberikan lampu hijau.
"Kalaupun saya yang menjadi Menteri Kepolisian, saya lebih baik menjadi petani saja," lanjut Listyo.
"Apabila ada pilihan, apakah polisi tetap berada di bawah Presiden atau ada Menteri Kepolisian, saya memilih Kapolri-nya saja yang dicopot. Saya kira itu sikap saya," tegasnya.
Lantas kembali ke pertanyaan, berapa banyak kekayaan Listyo Sigit yang tentang usulan jadi Menteri Kepolisian.
Kekayaan Kapolri Listyo Sigit Prabowo versi LHKPN
Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru yang dirilis KPK pada Maret 2024 mengungkap profil finansial terkini Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Berdasarkan pelaporan periodik tahun 2023, total aset jenderal bintang empat ini menyentuh angka Rp13,13 miliar.
Angka tersebut menunjukkan grafik kenaikan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Berkaca pada periode 2022, kekayaan mantan ajudan eks Presiden RI Jokowi ini berada di level Rp10,67 miliar.
Kenaikan tersebut menjadi petunjuk bahwa terdapat pertumbuhan aset milik Listyo sekitar Rp2,5 miliar dalam kurun waktu satu tahun.
Lonjakan kekayaan ini rupanya dipicu oleh penebalan pada kekayaan berjenis kas dan setara kas.
Jika pada 2022 simpanan tunai Listyo Sigit berada di angka Rp2,8 miliar, nominal tersebut melonjak drastis menjadi Rp5,33 miliar pada laporan terbaru.
Berikut adalah rincian aset yang dimiliki oleh sosok pria nomor satu di kepolisian ini.
- Tanah dan Bangunan: Rp6,15 miliar (Aset terbesar)
- Kas dan Setara Kas: Rp5,33 miliar
- Harta Bergerak Lainnya: Rp975 juta
- Alat Transportasi dan Mesin: Rp670 juta
Menariknya, di tengah kepemilikan aset miliaran rupiah tersebut, lulusan Akpol 1991 ini tercatat bersih dari utang.
Tidak ada beban liabilitas yang dilaporkan, sehingga nilai total kekayaannya bersifat murni tanpa ada beban yang harus ia bayarkan.
Rekam jejak Listyo Sigit Prabowo: Tegas mundur kalau wacana Menteri Kepolisian terwujud
Sikap keras Jenderal Listyo Sigit yang memilih melepas jabatan ketimbang tunduk pada Kementerian Polri tak terlepas dari rekam jejak kariernya.
Karier cemerlangnya yang melesat cepat sering kali menempatkannya pada pusaran pengambilan keputusan krusial, mulai dari pengungkapan kasus besar hingga reformasi internal di tubuh kepolisian.
Adapun semenjak ia lulus dari Akademi Kepolisian angkatan 1991, Listyo Sigit banyak menjabat posisi strategis di badan kepolisian.
Berikut adalah rincian rekam jejak karier Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, mulai dari penugasan di wilayah hingga puncak pimpinan korps Bhayangkara.
- Kapolresta Surakarta (2011)
- Kasubdit II Dittipidum Bareskrim Polri (2012)
- Dirreskrimum Polda Sulawesi Tenggara (2013)
- Kapolda Banten (2016)
- Kadiv Propam Polri (2018)
- Kabareskrim Polri (2019)
- Kapolri (2021–Sekarang)
Selain beberapa jabatan tersebut, Listyo Sigit juga setia mendampingi Joko Widodo (Jokowi) sebagai Ajudan Presiden.
Kontributor : Armand Ilham
Tag: #kekayaan #kapolri #listyo #sigit #prabowo #yang #pilih #jadi #petani #ketimbang #menteri #kepolisian