8 Benda di Dalam Kehidupan Rumah Tangga yang Dianggap sebagai Simbol Kemewahan, Padahal Justru Mudah Terbaca Statusnya
Ilustrasi pajangan dinding. (Freepik)
15:32
21 Januari 2026

8 Benda di Dalam Kehidupan Rumah Tangga yang Dianggap sebagai Simbol Kemewahan, Padahal Justru Mudah Terbaca Statusnya

JawaPos.Com - Keinginan menampilkan kemewahan dalam rumah sering kali muncul secara alami. 

Banyak orang percaya bahwa benda tertentu mampu mencerminkan status sosial dan keberhasilan hidup. 

Namun, seiring perubahan zaman dan selera, simbol kemewahan tidak lagi sesederhana harga mahal atau tampilan mencolok.

Beberapa benda rumah tangga justru membuat status sosial pemiliknya mudah terbaca. 

Alih-alih memberi kesan elegan, pilihan ini terkadang memunculkan kesan berlebihan, kurang matang, atau sekadar mengikuti tren lama. 

Dilansir dari Geediting, inilah delapan benda rumah tangga yang kerap dianggap simbol kemewahan, tetapi kini justru memberi sinyal yang mudah dikenali.

1. Sofa Kulit Besar dengan Tampilan Mengilap

Sofa kulit berukuran besar sering diasosiasikan dengan kemapanan. Warna gelap, permukaan mengilap, dan desain berat membuatnya tampak dominan di ruang tamu.

Namun, pilihan ini kini sering terbaca sebagai kemewahan yang dipaksakan. 

Dalam desain interior modern, kenyamanan dan proporsi lebih dihargai dibanding kesan megah semata. 

Sofa yang terlalu mencolok justru membuat ruang terasa kaku dan kurang personal.

2. Lemari Pajangan Penuh Barang Pajang Mahal

Lemari kaca berisi pajangan kristal, piala, atau suvenir mahal dahulu menjadi simbol kebanggaan. 

Barang-barang ini ditata rapi untuk menunjukkan pencapaian dan selera tinggi.

Saat ini, gaya tersebut kerap dianggap usang. Ruang yang terlalu penuh pajangan memberi kesan ingin menunjukkan sesuatu secara berlebihan, bukan menciptakan kenyamanan visual atau makna personal.

3. Peralatan Makan Berlapis Emas atau Motif Ramai

Set peralatan makan dengan sentuhan emas sering dikaitkan dengan kemewahan klasik. Kilau dan detailnya memang menarik perhatian.

Namun, dalam praktik sehari-hari, peralatan seperti ini jarang digunakan. 

Fungsinya lebih sebagai pajangan, sehingga kemewahannya terasa simbolik tanpa nilai kegunaan yang nyata. Pilihan ini sering terbaca sebagai status-oriented, bukan kebutuhan.

4. Gorden Tebal dengan Lapisan Bertumpuk

Gorden tebal berlapis-lapis dahulu menjadi penanda rumah besar dan eksklusif. Kesan megah muncul dari volume dan teksturnya.

Kini, tren bergeser ke arah pencahayaan alami dan desain ringan. Gorden berat justru membuat ruangan terasa tertutup dan kurang segar, sehingga memberi sinyal preferensi lama yang belum beradaptasi.

5. Peralatan Elektronik Berukuran Terlalu Besar

Televisi raksasa atau sound system besar sering dianggap sebagai simbol kemampuan finansial. Ukurannya mencolok dan mudah menarik perhatian tamu.

Namun, perangkat yang tidak proporsional dengan ukuran ruang sering menunjukkan fokus pada pamer teknologi, bukan pengalaman menikmati fungsi sebenarnya. Status sosial pun menjadi mudah ditebak dari pilihan ini.

6. Karpet Tebal dengan Motif Klasik Berat

Karpet bermotif rumit dan warna gelap dulu identik dengan rumah mewah. Teksturnya tebal dan tampilannya formal.

Dalam konteks sekarang, karpet semacam ini sering terasa membebani ruangan. 

Desain yang terlalu ramai membuat ruangan kehilangan kesan bersih dan modern, sehingga kemewahannya terasa kurang relevan.

7. Aksesori Dekorasi Berlebihan dengan Logo Terlihat Jelas

Dekorasi rumah dengan logo merek terkenal sering digunakan sebagai simbol status. Label yang mudah terlihat dianggap menambah nilai prestise.

Namun, pendekatan ini justru membuat status sosial pemiliknya mudah terbaca. 

Gaya hidup modern lebih menghargai selera personal dibanding penonjolan merek secara eksplisit.

8. Set Kamar Tidur Seragam dan Terlalu Formal

Tempat tidur, lemari, dan meja rias dengan desain seragam dan berat sering diasosiasikan dengan kemewahan hotel atau rumah besar.

 

Sayangnya, kesan ini sering terasa kaku dan kurang hangat. Kamar tidur seharusnya menjadi ruang personal, bukan etalase status. 

Pilihan yang terlalu formal membuat kemewahan terasa dingin dan berjarak.

 

***

Editor: Novia Tri Astuti

Tag:  #benda #dalam #kehidupan #rumah #tangga #yang #dianggap #sebagai #simbol #kemewahan #padahal #justru #mudah #terbaca #statusnya

KOMENTAR