Iran Beli Rudal Supersonik China, Diklaim Bisa Tenggelamkan Kapal Induk AS
Ilustrasi rudal.(SHUTTERSTOCK)
14:18
25 Februari 2026

Iran Beli Rudal Supersonik China, Diklaim Bisa Tenggelamkan Kapal Induk AS

- Iran dikabarkan hampir mencapai kesepakatan dengan China untuk membeli rudal anti-kapal supersonik yang canggih. 

Langkah ini muncul di tengah konsentrasi besar kekuatan angkatan laut Amerika Serikat di dekat Iran

Dikutip dari Reuters, Selasa (24/2/2026), negosiasi untuk pembelian rudal CM-302 buatan China kini telah hampir selesai. 

Baca juga: Netanyahu Disebut Sangsi pada Sikap AS soal Iran: Apakah Trump Masih Bersama Kita?

Menurut pabrikannya, China Aerospace Science and Industry Corporation, roket-roket ini dapat melaju hingga empat kali kecepatan suara, membawa seperempat ton bahan peledak, dan melakukan manuver menghindar zig-zag pada fase akhir penerbangan untuk membingungkan pertahanan kapal.

Rudal supersonik ini dirancang khusus untuk menembus sistem pertahanan kapal induk dengan terbang sangat rendah dan cepat.

Dengan jangkauan mencapai 290 kilometer, pengerahan rudal ini dinilai akan meningkatkan kemampuan serangan Iran secara signifikan dan menimbulkan ancaman nyata bagi armada tempur AS di kawasan Teluk.

Baca juga: Trump Tuding Iran Kembangkan Rudal yang Bisa Menjangkau AS

Negosiasi sejak 2 tahun lalu

Negosiasi dengan China untuk membeli sistem senjata rudal, yang dimulai setidaknya dua tahun lalu, meningkat tajam setelah perang 12 hari antara Israel dan Iran pada Juni lalu. 

Saat pembicaraan memasuki tahap akhir musim panas lalu, pejabat militer dan pemerintah senior Iran melakukan perjalanan ke China, termasuk Massoud Oraei, wakil menteri pertahanan Iran. 

“Ini akan mengubah segalanya jika Iran memiliki kemampuan supersonik untuk menyerang kapal di wilayah tersebut,” kata Danny Citrinowicz, mantan perwira intelijen Israel dan sekarang peneliti senior Iran di Institut Studi Keamanan Nasional Israel. 

“Rudal-rudal ini sangat sulit untuk dicegat,” sambungnya.

Reuters tidak dapat memastikan berapa banyak rudal yang bakal dibeli Iran dalam kesepakatan potensial tersebut, berapa banyak yang telah disetujui untuk dibayar, atau apakah China akan melanjutkan kesepakatan tersebut sekarang.

“Iran memiliki perjanjian militer dan keamanan dengan sekutunya, dan sekarang adalah waktu yang tepat untuk memanfaatkan perjanjian-perjanjian ini,” kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Iran.

Baca juga: 12 Jet Tempur AS Mendarat di Israel, Ada Armada Paling Canggih di Dunia

Kemenlu China tidak mengetahui negosiasi

Dalam komentar yang dikirim setelah publikasi, Kementerian Luar Negeri China mengatakan, mereka tidak mengetahui adanya pembicaraan tentang potensi penjualan rudal yang dilaporkan.

Kementerian Pertahanan China tidak menanggapi permintaan komentar.

Rudal-rudal tersebut akan menjadi salah satu perangkat keras militer tercanggih yang akan ditransfer ke Iran oleh China.

Ini sekaligus akan melanggar embargo senjata PBB yang pertama kali diberlakukan pada 2006. 

Sanksi tersebut ditangguhkan pada 2015 sebagai bagian dari kesepakatan nuklir dengan AS dan sekutunya, kemudian diberlakukan kembali pada September lalu.

Baca juga: Teheran Dikepung, AS Siap Gempur Iran Akhir Pekan Ini

Tunjukkan kedekatan Iran-China

Ilustrasi rudal.iStockphoto/Ewg3D Ilustrasi rudal.

Potensi penjualan tersebut akan menggarisbawahi semakin eratnya hubungan militer antara China dan Iran di tengah meningkatnya ketegangan regional.

Hal ini akan mempersulit upaya AS untuk membendung program rudal Iran dan mengekang aktivitas nuklirnya. 

Kesepakatan ini juga menandakan meningkatnya kesediaan China untuk menegaskan dirinya di wilayah yang telah lama didominasi oleh kekuatan militer AS.

Baca juga: Menhan AS Sebut Militer Siap Jika Negosiasi Iran Gagal, Sinyal Perang?

Saat menjamu Presiden Iran Masoud Pezeshkian untuk parade militer di Beijing pada September lalu, Presiden China Xi Jinping mengatakan bahwa negaranya mendukung Iran dalam menjaga kedaulatan, integritas wilayah, dan martabat nasional.

China bergabung dengan Rusia dan Iran dalam surat bersama pada 18 Oktober untuk menyatakan bahwa mereka percaya keputusan untuk memberlakukan kembali sanksi itu keliru.

“Iran telah menjadi medan pertempuran antara AS di satu sisi dan Rusia serta China di sisi lain,” kata salah satu pejabat yang diberi pengarahan oleh pemerintah Iran tentang negosiasi rudal tersebut.

Baca juga: 4 Prediksi Waktu AS Serang Iran, Terdekat Besok Saat Perjanjian Nuklir Gagal Lagi

Perkuat persenjataan Iran yang menipis

Pembelian CM-302 akan menjadi peningkatan signifikan dalam persenjataan Iran yang menipis akibat perang tahun lalu.

Perusahaan milik  China, China Aerospace Science and Industry Corporation (CASIC), memasarkan CM-302 sebagai rudal anti-kapal terbaik di dunia, yang mampu menenggelamkan kapal induk atau kapal perusak. 

Sistem senjata ini dapat dipasang pada kapal, pesawat terbang, atau kendaraan darat bergerak, serta bisa menghancurkan target di darat.

CASIC tidak menanggapi permintaan komentar.

Iran juga sedang dalam diskusi untuk mengakuisisi sistem rudal permukaan-ke-udara buatan China, yang disebut MANPADS, senjata anti-balistik, dan senjata anti-satelit, kata enam orang tersebut.

China merupakan pemasok senjata utama bagi Iran pada 1980-an, tetapi transfer senjata skala besar menurun pada akhir 1990-an akibat tekanan internasional. 

Tag:  #iran #beli #rudal #supersonik #china #diklaim #bisa #tenggelamkan #kapal #induk

KOMENTAR