Tips Belanja Online Saat Ramadhan agar Tak Mubazir: Susun Wishlist, Prioritaskan Kebutuhan, Bukan Keinginan
–Memasuki Ramadhan, pola belanja masyarakat cenderung meningkat. Kebutuhan bahan pokok, suplemen kesehatan, hingga busana Lebaran biasanya masuk dalam daftar belanja.
Di saat yang sama, berbagai platform e-commerce berlomba menghadirkan promo besar yang dalam hal ini, jelas menjadi godaan tersendiri bagi masyarakat terutama yang senang belanja online. Tanpa perencanaan yang matang, kondisi ini berpotensi memicu belanja impulsif. Padahal, semangat Ramadhan identik dengan pengendalian diri dan hidup lebih sederhana.
Agar pengeluaran tetap terkontrol dan tidak mubazir, berikut sejumlah tips belanja online saat Ramadhan yang bisa kamu terapkan.
- Susun Wishlist Berdasarkan Skala Prioritas
Langkah awal sebelum membuka aplikasi belanja adalah membuat daftar kebutuhan utama. Pisahkan antara kebutuhan pokok dan keinginan tambahan.
Kebutuhan prioritas selama Ramadhan umumnya meliputi stok bahan makanan untuk sahur dan berbuka, produk kesehatan untuk menjaga stamina, meperluan ibadah, anggaran berbagi seperti zakat, infak atau paket sembako. Dengan wishlist yang jelas, kamu lebih terlindungi dari godaan flash sale atau diskon besar yang sering muncul menjelang Lebaran.
- Dahulukan Kesehatan dan Kebutuhan Rumah Tangga
Perubahan jam makan dan istirahat saat puasa membuat tubuh perlu adaptasi. Bila diperlukan, suplemen atau nutrisi tambahan bisa dipertimbangkan. Namun, tetap beli sesuai kebutuhan.
Jangan menimbun hanya karena promo. Begitu juga dengan bahan makanan, hitung estimasi konsumsi agar tidak berlebihan dan berakhir terbuang. Belanja bijak juga berarti meminimalkan food waste, sejalan dengan nilai kesederhanaan yang ditekankan di bulan Ramadhan.
- Tetapkan Anggaran Khusus Ramadhan
Banyak orang lupa memisahkan anggaran rutin bulanan dengan pengeluaran musiman Ramadhan dan Lebaran. Idealnya, kamu membuat pos khusus untuk konsumsi sahur dan berbuka, kebutuhan mudik (jika ada), busana Lebaran, zakat dan sedekah dan hampers atau bingkisan.
Dengan batas anggaran yang jelas, kamu bisa memanfaatkan promo tanpa khawatir kondisi keuangan terganggu setelah Lebaran.
- Manfaatkan Promo Secara Rasional
Beragam kampanye diskon kerap bermunculan menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. Salah satunya program Pay Day yang digelar sejumlah e-commerce, termasuk Blibli.
Head of Campaign Blibli Indra Perdana mengatakan, kebutuhan pelanggan selama Ramadhan biasanya lebih beragam dalam waktu bersamaan.
”Selama Ramadhan, pelanggan biasanya memiliki kebutuhan yang lebih beragam dalam waktu bersamaan. Melalui program Pay Day, kami ingin memastikan mereka dapat memenuhi kebutuhan tersebut dengan pengalaman belanja yang praktis dan nyaman,” ujar Indra Perdana di Jakarta.
Meski begitu, konsumen tetap perlu selektif. Promo akan benar-benar menguntungkan jika barang sudah masuk wishlist, harga setelah diskon memang kompetitif dan produk memiliki ulasan dan reputasi baik. Diskon besar tidak selalu berarti hemat jika barangnya tidak benar-benar dibutuhkan.
- Berbagi dengan Tepat Sasaran
Ramadhan identik dengan semangat berbagi. Kini, pembelian paket sembako atau hampers secara online menjadi pilihan praktis.
Agar tidak mubazir, pastikan isi paket sesuai kebutuhan penerima, hindari kemasan berlebihan dan periksa tanggal kedaluwarsa produk. Beberapa platform juga menghadirkan program donasi atau pengumpulan pakaian layak pakai yang bisa menjadi alternatif berbagi lebih berkelanjutan.
- Belanja Busana Secukupnya dan Multifungsi
Keinginan tampil baru saat Lebaran adalah hal wajar. Namun sebelum checkout, cek kembali isi lemari kamu.
Pilih busana yang modelnya timeless, bisa dipakai untuk berbagai acara dan mudah dipadupadankan. Pendekatan ini membantu kamu tetap tampil percaya diri tanpa konsumsi berlebihan.
Kesimpulannya, kemudahan belanja online memang membantu memenuhi kebutuhan Ramadhan dengan cepat. Namun tanpa kontrol, kemudahan itu bisa berubah menjadi pemborosan.
Dengan menyusun wishlist, menetapkan anggaran, serta memanfaatkan promo secara rasional, kamu bisa menjalani Ramadhan dengan lebih tenang, tanpa pengeluaran yang sia-sia.
Pada akhirnya, esensi Ramadhan bukan tentang seberapa banyak yang dibeli, tetapi bagaimana kita mengelola rezeki dengan bijak dan penuh kesadaran.
Tag: #tips #belanja #online #saat #ramadhan #agar #mubazir #susun #wishlist #prioritaskan #kebutuhan #bukan #keinginan