Kasus Baru Pangeran Andrew: Diduga Selewengkan Uang Pajak untuk Pijat Pribadi
Pangeran Andrew saat tiba di Kapel St George, Kastil Windsor, untuk menghadiri Easter Mattins Service pada 31 Maret 2024.(AFP/JUSTIN TALLIS)
20:36
23 Februari 2026

Kasus Baru Pangeran Andrew: Diduga Selewengkan Uang Pajak untuk Pijat Pribadi

Mantan anggota keluarga kerajaan Inggris, Pangeran Andrew Mountbatten-Windsor, dituduh membebankan biaya pijat kepada pajak negara ketika menjabat sebagai utusan dagang Inggris.

Tuduhan ini mencuat di tengah penyelidikan polisi Inggris terkait dugaan dirinya membagikan dokumen perdagangan rahasia kepada terpidana pelaku kejahatan seksual, Jeffrey Epstein.

Sejumlah mantan pegawai negeri sipil mengaku terkejut dengan kebiasaan pengeluaran Andrew saat menjalankan tugas luar negeri.

Baca juga: Bocorkan Rahasia Negara ke Epstein, Pangeran Andrew Dibebaskan Usai Sehari Ditangkap

Meski demikian, Andrew belum didakwa atas pelanggaran terkait tuduhan biaya pijat tersebut, dan belum ada bukti langsung yang menguatkannya.

Klaim biaya pijat saat kunjungan Timur Tengah

Dilansir New York Post, Senin (23/2/2026), seorang mantan pegawai negeri yang bekerja di departemen perdagangan Inggris pada 2000-an mengeklaim bahwa ia sempat mempertanyakan pengeluaran biaya pijat Andrew dalam sebuah perjalanan ke Timur Tengah.

Namun, menurut laporan pertama yang diungkap BBC, keberatannya disebut-sebut dikesampingkan.

Sejumlah pensiunan pegawai negeri sipil dilaporkan menyesalkan tidak mengangkat isu tersebut ke pejabat pemerintah yang lebih tinggi.

“Saya tidak bisa mengatakan, itu akan menghentikannya, tetapi kami seharusnya menandai bahwa ada sesuatu yang salah,” kata salah seorang kepada BBC.

Andrew, yang dijuluki “Air Miles Andy” karena frekuensi perjalanan internasionalnya yang tinggi, memang tidak menerima gaji untuk perannya sebagai utusan dagang. Namun, sebagian besar kegiatan tersebut dibiayai oleh uang pajak.

Biaya perjalanannya disebut sulit dilacak karena ditanggung oleh berbagai pos anggaran yang berbeda.

“Saya tidak percaya… rasanya seperti itu bukan uang sungguhan, mereka tidak membelanjakan uang mereka sendiri,” ujar seorang pegawai negeri anonim.

Para pegawai negeri juga menyebut bahwa laporan pengeluaran Andrew tidak diperiksa secara ketat.

Meski tudingan itu ramai dibicarakan, BBC melaporkan, belum melihat bukti bahwa Andrew benar-benar membebankan biaya pijat pajak negara.

Departemen Bisnis dan Perdagangan Inggris disebut tidak membantah klaim tersebut ketika dimintai tanggapan.

Hubungan dengan Jeffrey Epstein

Foto tanpa tanggal ini yang dirilis dan disunting oleh Departemen Kehakiman AS sebagai bagian dari berkas Jeffrey Epstein, menunjukkan Andrew Mountbatten-Windsor, yang sebelumnya dikenal sebagai Pangeran Andrew.US DEPARTMENT OF JUSTICE via ABC INDONESIA Foto tanpa tanggal ini yang dirilis dan disunting oleh Departemen Kehakiman AS sebagai bagian dari berkas Jeffrey Epstein, menunjukkan Andrew Mountbatten-Windsor, yang sebelumnya dikenal sebagai Pangeran Andrew.

Ketertarikan Andrew terhadap layanan pijat sebelumnya memang telah banyak diberitakan.

Dalam dokumen pengadilan yang diajukan oleh kepala pelayan Epstein, Juan Alessi, disebutkan bahwa Andrew menghabiskan waktu berminggu-minggu di kediaman Epstein di Palm Beach dan rutin menerima pijat.

“Saya akan mengatakan, dia pijat setiap hari. Mereka memiliki pijat harian,” kata Alessi, menurut transkrip deposisi tahun 2009.

Pangeran Andrew menghabiskan waktu berminggu-minggu bersama kami.”

Baca juga: Terungkap, Pangeran Andrew Coba Kenalkan Epstein dengan Presiden UEA MBZ

Tuduhan terbaru muncul setelah Andrew ditangkap atas dugaan pelanggaran jabatan publik.

Ia dituduh meneruskan dokumen perdagangan kepada Epstein saat masih menjabat sebagai utusan dagang.

Mantan Menteri Keamanan Inggris, Tom Tugendhat, bahkan menyerukan penyelidikan atas kemungkinan pengkhianatan, sebagaimana dilaporkan media Inggris.

Andrew ditangkap polisi lalu dibebaskan

Andrew ditangkap di kawasan Sandringham, wilayah timur Inggris, tempat ia kini tinggal, sebelum akhirnya dibebaskan di hari yang sama.

Kepolisian juga melakukan penggeledahan di Sandringham serta di kediaman lamanya, Royal Lodge, yang berlanjut hingga pekan ini.

Jika terbukti bersalah dalam kasus kejahatan tersebut, Andrew terancam hukuman maksimal penjara seumur hidup dan ia akan menjadi anggota kerajaan pertama yang ditangkap sejak era Charles I pada 1647.

Adapun Andrew masih berada dalam garis suksesi takhta Inggris dan saat ini menempati urutan kedelapan meski gelar kerajaannya telah dicopot oleh sang kakak, Raja Charles III.

Pemerintah Inggris dilaporkan tengah mempertimbangkan legislasi untuk mencabut posisinya dari daftar suksesi tersebut.

Baca juga: File Epstein Seret Nama Sultan Ahmed bin Sulayem, Ada Email soal Video Penyiksaan

Tag:  #kasus #baru #pangeran #andrew #diduga #selewengkan #uang #pajak #untuk #pijat #pribadi

KOMENTAR