6 Rutinitas Pagi yang Meningkatkan Peluang Panjang Umur
- Banyak orang mendambakan umur panjang dan tubuh yang tetap bugar di masa tua.
Selain faktor genetik, kebiasaan yang dilakukan segera setelah bangun tidur di pagi hari, ternyata memegang peranan krusial dalam menentukan kualitas kesehatan jangka panjang.
Dilansir dari Real Simple, Minggu (8/2/2026), cara seseorang menjalani pagi juga memiliki pengaruh yang besar terhadap kesejahteraan jangka panjang. Bagaimana penjelasannya?
Baca juga: Kebiasaan Sarapan Pagi Bisa Bikin Panjang Umur, Begini Penjelasan Ahli
Rutinitas pagi dan umur panjang
Menurut Dr. Jeffrey Egler, MD, aktivitas yang dilakukan setiap pagi memiliki peran yang jauh lebih penting daripada yang sering kita sadari, karena membantu mengatur ritme sirkadian.
"Ritme sirkadian sangat penting bagi berbagai fungsi tubuh, termasuk produksi hormon, metabolisme, serta siklus tidur dan bangun,” jelas dia
“Kebiasaan pagi yang konsisten dan sehat dapat memperbaiki fungsi-fungsi tersebut, sehingga berdampak positif pada kesehatan fisik dan mental dalam jangka panjang,” lanjut Egler.
Meski memulai hari dengan semangat bukan hal yang mudah, tindakan kecil yang dilakukan sejak pagi, meskipun dilakukan dengan berat hati, tetap membentuk arah keseluruhan hari Anda.
Minum air putih penting untuk hidrasi kulit, tapi bukan otomatis bikin glowing. Ini penjelasan dokter tentang cara kulit sehat dan bercahaya alami.
Co-CEO NEUROFIT Andrew Hogue, menggambarkan kaitan antara rutinitas pagi dan umur panjang, dengan analogi sistem saraf sebagai sebuah kapal.
Baca juga: Cukup Tidur Nyenyak Jadi Peluang Hidup Panjang Umur, Ini Penjelasannya...
“Anggap saja seperti menentukan arah kapal di tengah laut. Jika sejak awal sudah diarahkan ke jalur yang tepat, akan jauh lebih mudah untuk tetap berada di jalur tersebut sepanjang hari," terang Hogue.
1. Minum air putih setelah bangun tidur
Hampir semua orang tahu bahwa menjaga hidrasi itu penting. Namun, kenyataannya, banyak yang melewati hari tanpa cukup minum air.
“Minum segelas air segera setelah bangun membantu pencernaan dapat mendukung metabolisme dan membantu tubuh membuang racun,” kata dr. Egler.
Cara sederhana agar kebiasaan ini terlaksana adalah dengan menyiapkan segelas air di samping tempat tidur sebelum tidur.
Saat bangun pagi, minumlah air tersebut terlebih dahulu dan perhatikan bagaimana pengaruhnya terhadap energi tubuhmu.
Hogue menambahkan, air juga berperan dalam menjaga keseimbangan emosi, bahkan bisa meningkat hingga 26 persen.
“Banyak orang tidak menyadari bahwa dehidrasi semalaman merupakan penyebab utama kabut otak dan menurunnya fokus di pagi hari,” ujar dia.
Ilustrasi sarapan.
Sedikit saja kekurangan cairan sudah bisa berdampak. Sebab, hidrasi yang cukup dapat mendukung fungsi sistem saraf dan proses metabolisme yang penting untuk umur panjang.
2. Mengonsumsi sarapan padat gizi
Ada alasan mengapa sarapan kerap disebut sebagai waktu makan terpenting dalam sehari, terutama sarapan yang padat gizi, kaya serat, dan berfokus pada protein nabati sangatlah penting,”
Menurut ahli gizi dan ilmuwan medis Dr. Frederica Amati, jenis sarapan seperti ini membantu memenuhi kebutuhan nutrisi penting.
"Serta mendukung energi dan menyumbang sekitar 20 persen dari asupan kalori harian, sehingga menjadi kesempatan besar untuk meningkatkan kualitas pola makan," tutur dia.
3. Meregangkan tubuh
Aktivitas fisik harian tidak selalu berarti harus pergi ke gym setiap pagi. Kata Amati, gerakan apapun, baik itu peregangan, yoga, atau jalan cepat, juga bisa dilakukan karena bermanfaat.
Baca juga: Hampir Berusia Seabad, Ini Rahasia Hidup Panjang Umur Mahathir Mohamad
Ilustrasi stretching
"Penting untuk melancarkan sirkulasi, meningkatkan fleksibilitas, serta membantu mengatur ritme sirkadian, terutama jika dilakukan di luar ruangan dengan cahaya alami,” ujar dia
Luangkan lima sampai sepuluh menit di sela-sela rutinitas pagi untuk bergerak, misalnya dengan meregangkan kaki, melengkungkan punggung, atau berjalan santai di sekitar rumah.
4. Aktifkan sistem saraf
Mengaktifkan sistem saraf tidak cukup hanya dengan membuka mata. Hogue menyarankan untuk melakukan latihan somatik singkat selama tiga menit, seperti mengetuk tubuh dengan kepalan tangan.
“Latihan ini membangunkan sistem saraf untuk memulai hari dan membantu meningkatkan tonus vagal yang sehat, yang berperan dalam ketahanan terhadap stres dan kesehatan sel," jelas dia.
Selain itu, latihan ini juga membantu meningkatkan kesadaran tubuh, yang menurut Hogue penting untuk mendukung umur panjang.
Kesadaran tubuh berarti mampu mengenali area tempat stres dan ketegangan menumpuk, misalnya leher yang kaku atau bagian tubuh lain yang sering menahan tekanan.
“Pengecekan diri secara sadar ini membantu mengenali pola stres sejak awal, sehingga regulasi dapat dilakukan secara proaktif, bukan reaktif,” kata Hogue.
Ilustrasi journaling. Berikut 50 kutipan reflektif yang dapat dipakai untuk status media sosial, caption foto akhir tahun, atau sekadar pengingat untuk diri sendiri bahwa setiap bab yang ditutup selalu membuka ruang bagi bab baru.
Menurut dia, membangun kesadaran internal juga dapat membantu menurunkan tingkat stres dengan sendirinya.
5. Melatih mindfulness
Setelah memeriksa kondisi fisik, langkah berikutnya adalah memperhatikan kondisi emosional.
Amati menyarankan untuk melatih mindfulness dan rasa syukur, seperti menulis jurnal, menarik napas dalam-dalam, atau bermeditasi sejak pagi sebagai bagian dari rutinitas harian.
“Praktik-praktik ini tidak hanya meningkatkan kejernihan mental dan kesejahteraan emosional, tetapi juga melindungi tubuh dari dampak buruk stres kronis yang berkaitan dengan berbagai penyakit,” jelas dia.
Latihan mindfulness tidak perlu lama atau melelahkan, cukup lakukan dengan cara yang terasa nyaman dan ringan.
Baca juga: Apa Saja Makanan yang Harus Dihindari untuk Hidup Panjang Umur?
6. Menetapkan niat untuk hari itu
Meski sudah mengetahui daftar tugas yang harus diselesaikan, menetapkan niat dapat membuatmu lebih sadar terhadap cara menjalani aktivitas tersebut.
“Meluangkan waktu sejenak untuk menetapkan tujuan dan prioritas harian dapat meningkatkan fokus dan produktivitas, serta menumbuhkan rasa tujuan,” kata Egler.
Kamu bisa melakukannya secara mental atau menuliskannya di kertas dan membawanya sepanjang hari. Kebiasaan sederhana ini berpotensi menjadi rutinitas yang terus berulang.
Tag: #rutinitas #pagi #yang #meningkatkan #peluang #panjang #umur