5 Tanda Terlalu Banyak Minum Air dan Dampaknya bagi Kesehatan
- Menjaga tubuh tetap terhidrasi membantu berbagai sistem tubuh bekerja optimal, serta mencegah dehidrasi yang bisa memicu kelelahan, kram otot, hingga sakit kepala jika dibiarkan.
Di sisi lain, konsumsi air yang berlebihan juga bisa menimbulkan masalah. Dalam kondisi tertentu, seseorang bisa mengalami kelebihan cairan tubuh.
“Overhidrasi adalah ketika asupan air berlebihan dibandingkan jumlah air yang hilang dari tubuh,” ujar Natasha Trentacosta, M.D., spesialis kedokteran olahraga dan ahli bedah ortopedi di Cedars-Sinai Orthopaedics, Los Angeles, Amerika Serikat (AS), dikutip dari Prevention, Minggu (1/2/2026).
Baca juga: 4 Penyebab Batu Ginjal, dari Infeksi Saluran Kemih Berulang hingga Jarang Minum
Ada berbagai tanda overhidrasi yang penting diketahui, agar konsumsi air tetap berada dalam batas sehat, sekaligus siapa saja yang berisiko mengalaminya. Apa saja?
Tanda-tanda overhidrasi yang perlu diketahui
Kata dokter spesialis ginjal dari WMCHealth di Hawthorne, New York, AS, Michael Klein, M.D., kelebihan cairan ringan sering kali tidak menimbuklan gejala.
Meski begitu, ada beberapa tanda yang bisa mengindikasikan adanya gangguan dalam cara tubuh memproses cairan. Gejala yang paling umum meliputi:
Gangguan keseimbangan saat berjalan atau hilangnya koordinasi.
- Lebih sering terjatuh.
- Pusing.
- Kebingungan.
- Lesu.
- Mual atau muntah.
Siapa saja yang bisa mengalami overhidrasi?
Sebagian besar orang sehat umumnya tidak perlu terlalu khawatir soal kelebihan cairan.
“Tubuh manusia sangat efektif dalam menyesuaikan diri. Begitu kadar air sudah cukup, tubuh akan membuang kelebihannya dengan sangat efisien, selama kondisi kesehatan normal," ucap dr. Klein.
Baca juga: Tips Sehat Saat Cuaca Panas di Indonesia, Minum Cukup Air
Kemampuan ini juga menjelaskan mengapa seseorang tidak langsung sakit ketika kurang minum sesekali, karena tubuh mampu beradaptasi terhadap perubahan asupan cairan.
Namun, ada kelompok tertentu yang harus lebih berhati-hati agar tidak minum air berlebihan.
Pengidap penyakit ginjal tertentu
Pertama adalah orang-orang dengan penyakit ginjal tertentu, terutama mereka yang memproduksi hormon antidiuretik (ADH) secara berlebihan, yang juga dikenal sebagai vasopresin.
“Orang yang memiliki kelebihan ADH memiliki pembatasan air yang ketat dan air bisa mematikan. Mereka harus sangat berhati-hati,” ungkap dr. Klein.
Pada kondisi yang disebut sindrom sekresi hormon antidiuretik yang tidak sesuai alias syndorme of inappropriate antidiuretic hormone secretion (SIADH), hormon ADH memberi sinyal pada tubuh untuk terus menahan air, terlepas dari seberapa banyak seseorang minum. Hal tersebut bisa menyebabkan keracunan air jika tidak dikendalikan.
Penderita penyakit hati dan gagal jantung kongestif
Situasi serupa juga dapat terjadi pada penderita penyakit hati dan gagal jantung kongestif.
“Pada gagal jantung, ginjal mengira bahwa kamu mengalami dehidrasi, lalu mereka akan mengeluarkan hormon-hormon ini. Dan jika kamu minum air, kamu bisa mengalami keracunan air berat,” ucap dr. Klein.
Atlet
Kata dr. Trentacosta, atlet juga berisiko mengalami overhidrasi jika minum air dalam jumlah sangat besar setelah aktivitas fisik berat.
“Ini mengencerkan natrium dalam tubuh mereka dan menyebabkan hiponatremia,” jela sdia.
Hiponatremia adalah kondisi ketika kadar natrium turun ke tingkat berbahaya.
Kelompok berisiko lainnya
Kondisi overhidrasi juga bisa muncul pada orang yang mengonsumsi obat diuretik atau antidepresan, penderita gangguan kelenjar adrenal atau kadar hormon tiroid rendah, serta mereka yang mengalami muntah atau diare berat dan kronis.
Meski demikian, bagi kebanyakan orang, tubuh masih mampu mengatur keseimbangan cairan dengan baik.
Baca juga: Terlalu Banyak Minum Matcha Bisa Hambat Penyerapan Zat Besi, Ini Kata Ahli
“Biasanya, minum air dalam jumlah besar, bahkan hingga sekitar 22 liter, masih dapat dikelola oleh kemampuan alami tubuh untuk mengatur pembuangan cairan melalui kerja sama kelenjar pituitari, ginjal, hati, dan jantung,” ujar dr. Trentacosta.
“Akan tetapi, jika salah satu organ ini tidak berfungsi dengan baik, batas aman tersebut bisa menurun," sambung dia.
Overhidrasi memang jarang terjadi, tetapi tetap mungkin dialami. Dalam beberapa kasus, kondisi ini bisa menjadi tanda masalah kesehatan serius yang perlu ditangani.
Jika kamu sering mengalami gejala seperti pusing, kebingungan, mual, atau gangguan keseimbangan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut.
Tag: #tanda #terlalu #banyak #minum #dampaknya #bagi #kesehatan