Studi Ungkap Tidur Berkualitas Sama Pentingnya dengan Makan Sehat
Menjalani gaya hidup sehat tak cukup hanya dengan menjaga pola makan dan rutin berolahraga.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa tidur berkualitas juga memiliki peran yang sama pentingnya dalam menjaga kesehatan tubuh dan mental.
Berbagai studi mengungkap, kurang tidur dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko peradangan kronis.
Salah satunya berkaitan dengan produksi sel-sel imun yang berperan dalam proses peradangan.
Filip K. Swirski, PhD, penulis senior studi sekaligus Direktur Institute for Cardiovascular Research di Icahn School of Medicine at Mount Sinai, New York, menjelaskan bahwa pembatasan tidur dapat memicu perubahan pada sel punca yang berperan dalam sistem imun.
“Sel punca dapat berubah di bawah pengaruh kurang tidur. Perubahan ini memang tidak bersifat permanen, tetapi sel-sel tersebut terus bereplikasi pada tingkat yang lebih tinggi selama berminggu-minggu,” kata Swirski, dikutip dari National Institutes of Health (NIH), Minggu (1/2/2026).
Baca juga: Benarkah Tidur 7 Jam di Malam Hari Sudah Cukup? Ini Kata Dokter
Tidur berperan penting bagi fungsi otak
Tak hanya itu, dikutip dari Healthline, tidur yang cukup membantu otak memproses informasi, memperkuat daya ingat, serta meningkatkan konsentrasi dan kemampuan mengambil keputusan.
Kurang tidur membuat fungsi kognitif menurun, sehingga seseorang lebih mudah lupa, sulit fokus, dan kurang produktif.
Kondisi ini juga memengaruhi kinerja sehari-hari, baik di tempat kerja maupun dalam aktivitas sosial.
Membantu menjaga berat badan tetap ideal
Tidur berkualitas berkaitan erat dengan pengaturan hormon yang mengendalikan rasa lapar dan kenyang.
Saat tidur terganggu atau durasinya kurang, hormon lapar cenderung meningkat, sementara hormon kenyang menurun.
Akibatnya, seseorang lebih mudah merasa lapar dan terdorong mengonsumsi makanan tinggi kalori.
Tak heran, berbagai studi mengaitkan kurang tidur dengan peningkatan risiko berat badan berlebih dan obesitas.
Berpengaruh pada kesehatan jantung dan metabolisme
Durasi dan kualitas tidur yang buruk dalam jangka panjang dikaitkan dengan meningkatnya risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, serta gangguan metabolisme.
Tidur cukup membantu menjaga kestabilan tekanan darah dan mendukung kerja sistem metabolik tubuh.
Selain itu, tidur juga berperan dalam menjaga sensitivitas insulin, yang penting untuk mengontrol kadar gula darah dan mencegah diabetes tipe 2.
Baca juga: Bangun Tidur Tanpa Stres dengan Latihan Pernapasan Ini
Memperkuat sistem kekebalan tubuh
Saat tidur, tubuh memperkuat respons imun untuk melawan infeksi dan peradangan.
Orang yang kurang tidur cenderung lebih mudah sakit karena sistem kekebalan tubuhnya tidak bekerja optimal.
Karena itu, tidur yang cukup sering dianggap sebagai salah satu cara alami untuk menjaga daya tahan tubuh tetap kuat.
Tips tidur nyenyak di malam hari.
Menjaga kesehatan mental dan kestabilan emosi
Journal of Epidemiology and Public Health menyebut hubungan erat antara kualitas tidur dan kesehatan mental.
Kurang tidur dapat memicu perubahan suasana hati, meningkatkan rasa cemas, serta membuat seseorang lebih mudah stres dan emosional.
Dalam jangka panjang, gangguan tidur yang terus berlanjut bahkan dikaitkan dengan meningkatnya risiko gangguan kesehatan mental, seperti depresi dan kecemasan.
Mendukung performa fisik sehari-hari
Tidur yang baik membantu proses pemulihan otot, menjaga koordinasi tubuh, serta meningkatkan stamina.
Manfaat ini tidak hanya dirasakan oleh atlet, tetapi juga oleh siapa saja yang menjalani aktivitas fisik sehari-hari.
Tanpa tidur yang cukup, tubuh akan lebih cepat lelah dan sulit berfungsi secara optimal.
Tidur, makan sehat, dan olahraga saling berkaitan
Para ahli menekankan bahwa tidur, pola makan, dan olahraga merupakan satu kesatuan dalam gaya hidup sehat.
Kurang tidur dapat memengaruhi pilihan makanan dan menurunkan motivasi berolahraga.
Sebaliknya, kebiasaan hidup sehat juga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.
Karena itu, memperbaiki pola tidur sebaiknya menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan secara menyeluruh.
Berapa lama tidur yang dianjurkan?
Secara umum, orang dewasa dianjurkan tidur sekitar 7–9 jam per malam. Namun, kualitas tidur sama pentingnya dengan durasinya.
Tidur yang nyenyak, jarang terbangun di malam hari, dan terasa segar saat bangun pagi menjadi indikator tidur yang baik.
Tag: #studi #ungkap #tidur #berkualitas #sama #pentingnya #dengan #makan #sehat