Asisten Pelatih Timnas Putri U17: MLSC Lahirkan Bibit Potensial
Juara baru lahir dari ajang MilkLife Soccer Challenge Bandung & Yogyakarta Seri 2 2025–2026.
Di Bandung, SDN 035 Soka keluar sebagai juara Kategori Usia (KU) 10, sementara SDN 036 Ujungberung meraih gelar kampiun KU 12.
Tim debutan SDN Nglarang menjuarai KU 10 dan SD Muhammadiyah Sapen tampil sebagai yang terbaik di KU 12 dalam turnamen yang digelar di Yogya.
Pelatih Kepala MLSC, Timo Scheunemann, menilai lahirnya juara baru tak lepas dari hasil latihan intensif para pemain, baik di sekolah maupun Sekolah Sepak Bola (SSB), serta motivasi kuat untuk meraih hasil maksimal.
“Kita bisa melihat hasil juara ini membuktikan bahwa mereka sudah semakin rutin berlatih, ada rasa tidak ingin kalah dan mendapat hasil lebih baik dari seri sebelumnya."
"Mereka sekarang juga sudah lebih paham posisi dan penguasaan bola. Tentu ini menjadi angin segar dari segi iklim kompetisi. Persaingan di setiap seri justru semakin sengit, juara tidak didominasi oleh satu tim saja,” ujar Timo.
Baca juga: Timo Scheunemann Bicara Target Besar Sepak Bola Putri, 2031 Harus Tembus Piala Dunia
Pelatih berlisensi UEFA A Pro di Koeln, Jerman sejak 2007 tersebut juga terkesan dengan peningkatan performa peserta MLSC Bandung 2025–2026.
Menurutnya, kualitas para pemain memiliki prospek besar untuk berkembang ke level lebih tinggi.
“Jika dilihat dari hasil MLSC Bandung Seri 2 2025 - 2026, All-Star Bandung nanti termasuk salah satu yang punya kans untuk juara."
"Tapi saya harus melihat terlebih dulu dan kumpulkan pemain-pemain yang kita pilih, kita bandingkan. Karena mereka di MLSC All-Stars sebelumnya bermain dengan pemain-pemain yang kurang bagus. Nanti kalau sudah dikumpulkan sama pemain yang lumayan bagus, kita pilih lagi,” ucap Timo.
MLSC All-Stars 2025–2026 Digelar Juni 2026 di Kudus
Setelah dua seri MLSC rampung digelar di seluruh kota penyelenggaraan, rangkaian turnamen akan ditutup dengan MLSC All-Stars 2025–2026.
Ajang ini akan mempertemukan talenta terbaik dari setiap kota hasil kurasi sepanjang turnamen, yang sebelumnya mengikuti MilkLife Soccer Extra Training.
Pada edisi kali ini, format pertandingan MLSC All-Stars mengalami perubahan dari 7 vs 7 menjadi 9 vs 9.
Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, dengan setiap tim mewakili kota masing-masing untuk memperebutkan podium juara.
Baca juga: Piala Pertiwi 2025: Dari Kudus untuk Sepak Bola Putri Indonesia
Asisten Pelatih Timnas Putri Indonesia U-17 tahun 2025, Dian Nadia Mutiara, menilai MLSC berperan strategis dalam pembinaan dan pembibitan pesepak bola putri sejak usia dini, mulai dari KU 8, KU 10, hingga KU 12.
Turnamen yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife ini menjadi talent pool penting bagi calon penggawa Timnas Putri Indonesia di masa mendatang.
“Dari turnamen ini bibit-bibit pesepak bola potensial bermunculan. Jadi kompetisi ini sangat membantu para staf pelatih di timnas Indonesia untuk mencari potensi-potensi baru yang akan menjadi regenerasi pemain timnas selanjutnya. Kami melihat mereka sangat antusias dan cukup menguasai teknik dasar bermain bola,” ujar Dian.
MLSC Bandung Seri 2 2025–2026 diikuti oleh 2.154 siswi dari 94 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Bandung dan sekitarnya.
Sementara MLSC Yogyakarta Seri 2 2025–2026 melibatkan 1.548 peserta dari 88 SD dan MI.
Pada final MLSC Bandung Seri 2 2025–2026, SDN 035 Soka menjuarai KU 10 usai menaklukkan SDN 091 Cibeureum Kota Bandung dengan skor 2-0. Gol kemenangan dicetak oleh Mikhayla Putri Ferdiansyah (4’) dan Allya Khaira Rahman (14’), sekaligus memastikan gelar juara pertama bagi SDN 035 Soka.
Di KU 12, SDN 036 Ujungberung memastikan titel kampiun setelah mengalahkan SDN Citrasari melalui adu penalti 2-1, usai bermain imbang tanpa gol selama 2 x 15 menit.
Sementara itu, final MLSC Yogyakarta Seri 2 2025–2026 menyajikan laga sengit. SDN Nglarang sukses menjuarai KU 10 setelah menundukkan SD Muhammadiyah Sapen dengan skor 4-2. Dua gol dicetak Danisa Anindya Nuha Zahira (20’, 29’) dan dua gol lainnya disumbangkan Azra Alesha Qaireen Alkatiri (9’, 30’).
Pada KU 12, SD Muhammadiyah Sapen keluar sebagai juara usai mengalahkan SD Muhammadiyah Karangploso dengan skor tipis 3-2. Shima Putri Larasati tampil gemilang dengan mencetak hattrick pada menit ke-6, 9, dan 19.
Tag: #asisten #pelatih #timnas #putri #mlsc #lahirkan #bibit #potensial