Gas Tertawa N2O Ramai Dipakai, Dokter Ingatkan Risiko Kematian Mendadak
Ilustrasi Whip Pink. Meski legal dan dijual bebas, penyalahgunaan gas tertawa N2O dapat memicu henti napas dan henti jantung secara tiba-tiba.(freepik)
08:06
1 Februari 2026

Gas Tertawa N2O Ramai Dipakai, Dokter Ingatkan Risiko Kematian Mendadak

Penyalahgunaan gas nitrous oxide atau N2O kembali menjadi perhatian publik setelah produk Whip Pink ramai diperbincangkan di media sosial.

Meski dijual bebas dan digunakan secara legal di industri makanan dan medis, N2O menyimpan risiko serius jika dihirup untuk tujuan rekreasi.

Badan Narkotika Nasional (BNN) dan para ahli kesehatan mengingatkan bahwa efek “senang sesaat” dari gas ini dapat berujung fatal.

Kasus ini menyoroti bahaya zat legal yang kerap disalahartikan sebagai aman.

Baca juga: Efek Penyalahgunaan Gas Tertawa Rusak Saraf hingga Picu Ketergantungan

Apa itu N2O dan mengapa banyak disalahgunakan?

Diberitakan Kompas.com, Jumat (30/1/2026), Whip Pink merupakan tabung berisi gas nitrous oxide (N2O) yang secara resmi digunakan sebagai gas pendorong untuk membuat whipped cream.

Dalam praktiknya, gas ini juga dipakai secara legal di dunia medis sebagai anestesi ringan serta di sektor otomotif untuk meningkatkan performa mesin.

Masalah muncul ketika N2O dihirup secara langsung demi mendapatkan efek euforia singkat, relaksasi, dan sensasi melayang, sehingga dikenal luas sebagai “gas tertawa”.

Baca juga: Bukan Sekadar Tabung Whipped Cream, Ini Bahaya Gas Tawa jika Digunakan Sembarangan

Tabung whipped cream mengandung gas tawa nitrous oxide. Meski legal dan dijual bebas, penyalahgunaan gas tertawa N2O dapat memicu henti napas dan henti jantung secara tiba-tiba.freepik Tabung whipped cream mengandung gas tawa nitrous oxide. Meski legal dan dijual bebas, penyalahgunaan gas tertawa N2O dapat memicu henti napas dan henti jantung secara tiba-tiba.

Dokter dan epidemiolog Dicky Budiman, B.Med, MScPH, PhD, menegaskan bahwa status legal N2O sering menyesatkan persepsi masyarakat.

“Aman di fasilitas medis tidak berarti aman jika disalahgunakan tanpa pengawasan,” ujar Dicky dalam keterangannya yang diterima Kompas.com, Sabtu (31/1/2026).

Ia menekankan bahwa banyak zat legal tetap bisa berbahaya ketika digunakan di luar fungsi dan dosis yang semestinya.

Baca juga: 4 Bahaya Menghirup Gas Helium yang Perlu Anda Waspadai

Empat mekanisme bahaya N2O bagi tubuh

Menurut Dicky, terdapat empat mekanisme utama yang membuat penyalahgunaan N2O berisiko tinggi.

Pertama, N2O dapat menyebabkan hipoksia karena menggantikan oksigen di paru-paru, sehingga otak dan jantung kekurangan oksigen dan berisiko henti napas atau henti jantung secara mendadak.

Kedua, gas ini dapat mengganggu sinyal listrik jantung dan memicu aritmia fatal, bahkan pada orang muda yang tampak sehat.

Ketiga, N2O menonaktifkan vitamin B12 yang berperan penting bagi sistem saraf, sehingga penggunaan berulang dapat menyebabkan kesemutan, gangguan berjalan, hingga kelumpuhan permanen.

Keempat, risiko tambahan seperti jatuh akibat pusing serta radang paru akut bisa terjadi, terutama jika gas dihirup langsung dari tabung.

Baca juga: 15 Dampak Gas Air Mata yang Berbahaya Bagi Kesehatan

Ancaman kesehatan publik yang sering luput

Dicky menyebut penyalahgunaan N2O sebagai ancaman kesehatan publik yang sunyi atau silent public health threat.

Gas ini tidak berbau menyengat, tidak terdeteksi dalam tes narkoba standar, dan dijual sebagai produk rumah tangga.

Di media sosial, N2O kerap ditampilkan tanpa konteks risiko, sehingga banyak orang menganggapnya ringan dan tidak berbahaya.

Tanda bahaya yang harus diwaspadai

Masyarakat diminta waspada jika melihat seseorang pingsan atau hampir pingsan setelah menghirup gas.

Tanda lain meliputi napas melambat atau tidak teratur, bibir dan kuku membiru, tidak responsif, serta keluhan kesemutan dan lemas.

“Kondisi ini termasuk kedaruratan medis dan harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan,” kata Dicky.

Baca juga: 4 Efek Gas Air Mata pada Kesehatan yang Perlu Diwaspadai

Langkah darurat yang bisa menyelamatkan nyawa

Jika menemukan kasus dugaan penyalahgunaan N2O, langkah pertama adalah menghentikan paparan dan menjauhkan korban dari sumber gas.

Pastikan jalan napas terbuka, longgarkan pakaian, posisikan miring jika tidak sadar, dan jangan ditinggalkan sendirian.

Bantuan medis harus segera dihubungi karena keterlambatan penanganan dapat berujung fatal.

Pesan penting bagi publik

Hingga kini, N2O belum termasuk dalam daftar narkotika, sehingga masih dijual bebas sebagai produk industri.

Namun, BNN dan para ahli menegaskan bahwa bahaya suatu zat tidak ditentukan oleh status legalitasnya.

“Yang membuat suatu zat berbahaya bukan ilegalitasnya, tetapi dampaknya pada otak, jantung, dan sistem saraf,” tegas Dicky.

Efek euforia N2O hanya berlangsung beberapa detik, sementara risikonya bisa bertahan seumur hidup.

Baca juga: Kandungan Gas Air Mata yang Efeknya Bisa Sebabkan Kematian

Tag:  #tertawa #ramai #dipakai #dokter #ingatkan #risiko #kematian #mendadak

KOMENTAR