Real Racing 3 Masuk Tikungan Terakhir, Gamer Indonesia Tak Rela...
Poster game Real Racing 3.(IMDB)
11:06
1 Februari 2026

Real Racing 3 Masuk Tikungan Terakhir, Gamer Indonesia Tak Rela...

- Kabar pensiunnya game simulasi balap mobil buatan Electronic Arts (EA), Real Racing 3 memicu gelombang curhatan dan kesedihan dari para pemain setianya.

Hal ini bisa dilihat dalam ratusan curhatan pengguna yang memenuhi kolom komentar posting Facebook KompasTekno tentang berita penutupan game tersebut.  

Sebagian besar pengguna menyayangkan mengapa game ini ditutup setelah berjalan selama kurang lebih 12 tahun.

Beberapa dari mereka bahkan meminta game ini dibuat offline saja seperti kebanyakan game lainnya. Ini bertujuan agar Real Racing 3 tetap bisa dimainkan tanpa mode multiplayer atau pembaruan (update)

Baca juga: Game Balap Real Racing 3 Disuntik Mati, Tutup Sepenuhnya Maret 2026

Selama ini, pemain Real Racing 3 harus memiliki koneksi internet agar bisa masuk (login) ke dalam game dan memainkannya dengan normal.

Artinya, jika tak ada koneksi internet, game tersebut tak akan bisa dimainkan.

“Sayang banget kalau dihapus dari Play Store, padahal kan mending di-offline-in saja,” tulis penggemar bernama Saputra Agy.

"Waduh, harusnya bisa dijadikan offline saja," tambah pengguna lain bernama Fahrul Rozy. 

Permintaan serupa juga disampaikan pengguna lain. Mereka bahkan rela membayar jika Real Racing 3 menjadi game berbayar, asal bisa terus memainkannya meski hanya offline

"Gamenya bagus, harusnya dibuat berbayar aja. Biar main bebas sesuka hati, mode offline atau online," kata pengguna bernaam Elca Rubio.

"Sayang banget, kenapa ga dijadiin offline berbayar aja yah," imbuh pengguna bernama Rian Setiaji.

Banyak yang nostalgia main pakai HP jadul

Gameplay Real Racing 3.Eurogamer Gameplay Real Racing 3.

Selain minta game jadi offline, tak sedikit penggemar Real Racing 3 yang curhat dan bercerita bagaimana game rilisan 2013 ini menjadi teman setia mereka sejak masa sekolah hingga gonta-ganti ponsel.

Sejumlah pengguna mengenang perjuangannya memainkan Real Racing 3 di ponsel lawas dengan spesifikasi terbatas jika dibandingkan saat ini, atau biasa disebut sebagai "HP kentang". 

“Dulu main ini pas HP Android masih RAM 512 MB. Grafiknya paling ciamik di zamannya,” ungkap pengguna bernama Ady Suryo.

“Dulu bahkan saya main tahun 2017 pakai HP merek Evercoss 'kentang' 2/16 GB. Game ringan tapi kualitasnya bagus banget,” tambah pengguna lain bernama Mardha Mdh.

Baca juga: Game Balap Forza Horizon 6 Dipastikan Rilis 2026, Berlatar di Jepang

Beberapa pengguna juga cerita bagaimana mereka memainkan game ini di ponsel yang populer pada era 2013-an, salah satunya seperti ponsel flagship Samsung Galaxy S4. 

Ada juga yang pakai ponsel kelas bawah dan menengah macam Asus Zenfone 3, Samsung J1  Ace, dkk.

Saya, sebagai penulis artikel ini, juga sempat memainkan game tersebut di tahun 2013-2014-an menggunakan ponsel Android bermerek Mito, Andromax dari Smartfren, hingga berbagai ponsel Xiaomi.

Kecewa karena sudah punya banyak mobil

Dalam Real Racing 3, efek visual yang dihasilkan zenfone nyaris sekelas console. Sayangnya masih terdapat pinggiran bergerigi alias jaggyness pada obyek-obyek 3D dalam gameGunawan/ Kompas.com Dalam Real Racing 3, efek visual yang dihasilkan zenfone nyaris sekelas console. Sayangnya masih terdapat pinggiran bergerigi alias jaggyness pada obyek-obyek 3D dalam game

Di luar keinginan agar game dibuat offline dan nostalgia memakai ponsel jadul, sebagian pengguna mengaku turut kecewa karena progres permainan mereka akan hilang sepenuhnya setelah server ditutup.

Padahal, banyak dari mereka sudah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk membuka kelas balapan, mengumpulkan uang virtual, hingga mengoleksi mobil-mobil berlisensi resmi dari berbagai merek ternama.

“Turut sedih karena saya salah satu pemain lama. Nggak mudah (main game) selama belasan tahun (mengumpulkan mobile) dengan lisensi mobil ternama kayak Lamborghini dan lain-lain,” tutur pengguna bernama Anto Saputra.

Keluhan serupa juga datang dari pemain yang mengaku sudah memiliki banyak mobil langka dan kendaraan VIP.

Baca juga: Logitech Rilis RS Wheel Hub, Setir untuk Game Balap Mobil Xbox dan PC

“Progress sudah banyak, masa ditutup sih. Mana sudah punya mobil VIP (mewah) lumayan banyak,” jelas pengguna lain bernama Devaundra.

Ada pula pemain yang baru kembali bermain setelah lama vakum, namun mendadak harus menerima kenyataan pahit.

“Baru dua bulan main lagi, lagi misi dapet mobil Porsche, eh udah mau bubar aja gamenya,” jelas pengguna bernama Gugun Gracia.

Dinilai kalah bisnis, bukan kualitas

Ilustrasi. Ilustrasi.

Mayoritas pengguna mengatakan bahwa kualitas grafis Real Racing 3 sebenarnya sangat bagus dibanding game simulasi balap mobil lain. 

Karenanya, mereka mencoba melihat penutupan game ini dari sudut pandang bisnis, dan EA dinilai kalah dari segi ini, bukan kualitas game.

Sebab, biaya pemeliharaan server dan lisensi mobil dari merek-merek besar diduga terlalu tinggi, sementara pemasukan dari pemain tidak lagi sebanding.

“Pendapatan tidak nutup biaya buat maintenance server dan lisensi brand mobilnya,” ujar pengguna bernama Rian Kamilov.

Sebagian pengguna juga menilai rendahnya pemasukan dipicu oleh model game gratis (free-to-play). Ini bisa membuat banyak pemain yang menikmati game tanpa membeli item atau mata uang premium di dalamnya.

Di sisi lain, model gratis tersebut juga dianggap rentan terhadap praktik kecurangan (cheat), yang pada akhirnya bisa membuat pemain enggan melakukan pembelian dan semakin menekan potensi pendapatan pengembang.

"Selamat jalan Real Racing 3, Rest in Peace (RIP)," tutup pengguna bernama M Ridwan.

Menuju "garis finish" sesungguhnya

Poster game Real Racing 3.IGN Poster game Real Racing 3.

Seperti diberitakan sebelumnya, game simulasi balap besutan EA ini resmi dihentikan setelah berjalan sekitar 12 tahun.

Real Racing 3 telah dihapus dari toko aplikasi, sementara server-nya akan dimatikan total pada 19 Maret 2026.

Bisa dibilang, game balap mobil ini akan menyentuh "garis finis" sesungguhnya sekitar dua bulan dari sekarang.

Hingga tanggal tersebut, pemain lama yang masih memiliki aplikasi Real Racing 3 masih bisa memainkan game tersebut dan menikmati bonus perpisahan (1.000 koin).

Namun setelah server benar-benar ditutup, seluruh progres, koleksi mobil, dan akun pemain akan hangus dan tidak dapat dipulihkan.

Bagi banyak penggemarnya, termasuk saya, Real Racing 3 bukan sekadar game balap, melainkan bagian dari perjalanan panjang dunia game mobile yang meninggalkan banyak memori.

Selamat tinggal Real Racing 3!

Tag:  #real #racing #masuk #tikungan #terakhir #gamer #indonesia #rela

KOMENTAR